Apa itu Permalink?

Permalink merupakan singkatan dari Permanent Link. Yaitu alamat permanen dari suatu halaman web. Kalau kita berbicara dalam lingkup blog, maka permalink merupakan alamat URL (Uniform Resource Locator ) dari tiap – tiap post dan page blog kita.

Perhatikan :

  • http://bloggingly.com –> alamat halaman utama dari blog
  • http://bloggingly.com/perbedaan-blog-dan-website-menurut-yaro-starak/ –> alamat halaman post dari blog.

Mengapa Struktur Permalink harus Di Setting?

Karena setting permalink berpengaruh terhadap SEO ( search engine optimization ). Menurut Google, struktur permalink yang baik adalah struktur permalink yang mendeskripsikan konten halamannya. Sederhananya, struktur permalink blog akan berpengaruh terhadap posisi halaman blog anda di mata mesin pencari. Blog dengan struktur permalink http://namablog.com/judul-post/ akan memiliki posisi lebih baik di halaman hasil pencarian daripada blog dengan struktur permalink http://namablog.com/?cat=123&page=987

Sebentar, apa pengaruhnya posisi blog saya di hasil pencarian mesin pencari?

Traffic. Pengunjung. Semakin baik posisi anda di hasil pencarian mesin pencari (istilah kerennya SERP, Search Engine Result Page), mestinya, semakin banyak pengunjung datang ke blog anda. Mengapa? Karena pengguna internet dewasa ini mendatangi suatu halaman web dengan cara ‘mencari’ halaman tersebut melalui Mesin Pencari seperti Google.com atau Yahoo Search. :D

I see. Sekarang, bagaimana caranya membuat setting Permalink blog saya bagus?

Jika blog anda berada di blogspot.com atau wordpress.com, tidak ada yang perlu di khawatirkan karena permalink anda sudah di setting agar SEO friendly secara otomatis. Jika blog anda merupakan blog yang di host sendiri menggunakan engine wordpress dari wordpress.org, anda perlu mensettingnya sekarang.

Struktur default dari mesin wordpress adalah http://namablog/?p=32. Yep, struktur ini kurang baik di mata search engine. Cara menggantinya?

Masuk ke Dashboard > Settings > Permalinks

ada 5 pilihan disana :

  • Default http://namabloganda/?p=123
  • Day and name http://namabloganda/2008/11/30/sample-post/
  • Month and name http://namabloganda/2008/11/sample-post/
  • Numeric http://namabloganda/archives/123
  • Custom Structure (setting sendiri)

Yang baik dari sisi SEO adalah yang Day and Name dan Month and Name. Mengapa? Karena struktur permalinknya membuat judul post menjadi bagian dari struktur permalink. JJudul post cukup mewakili suatu halaman web, dan ini bagus untuk SEO.

Namun ada satu pilihan lagi yang menurut kami menarik : Setingan Custom Structure. Day and Name dan Month and Name sudah cukup baik, namun Day dan Month tidak mendeskripsikan konten halaman dengan baik. Jadi untuk apa diadakan? ;)

Bloggingly sendiri memilih menggunakan setting Custom Structure, lalu pada kolom tersebut kami isi dengan :

/%postname%/

lalu Save Changes.

Hasilnya? Permalink bloggingly menjadi http://bloggingly.com/contoh-judul-post/ . Well, judul post cukup mendeskripsikan konten halaman bukan? ;)

Bagaimana menurut anda?

Enjoy! :D

3 komentar untuk post ini

Oh well. TIdak seperti biasanya, kemarin hari bloggingly tidak mempublikasikan tulisan. Malas? C’mon, hari gini sudah tidak zamannya malas – malasan mengupdate konten. Kemarin kami meluangkan waktu. Evaluasi. Are we blogging on the right track?

Setiap blogger pasti menginginkan blog yang dipublikasikannya sukses. Parameter sukses untuk sebuah blog? Kita definisikan secara sederhana saja : Traffic. Jumlah unique visitor tinggi, pageviews tinggi, komentar banyak, subscriber RSS banyak. Berbagai kesenangan di dunia blogging, mulai dari tersebarnya informasi hingga earn money datang dari traffic.

Sekarang, sudah jelas traffic tinggi tidak akan datang secara tiba – tiba. Butuh proses. Butuh waktu.

Poin pentingnya adalah, apakah blog kita sudah berada di proses yang benar menuju traffic tinggi?

Are we blogging on the right track?

Sebuah pertanyaan yang menggelitik bukan?

Untuk menjawab pertanyaan ini, kami membuka kembali sebuah e-book yang pernah kami download dan sempat kami baca ( Namun belum di hayati :P ) : Blog Profits BluePrint ( Kami rekomendasikan anda untuk membacanya juga. Dalam beberapa post kedepan mungkin akan ada beberapa poin penting yang akan kami ’sinopsis’ kan juga disini. It’s really rocks :D ) dari Yaro Starak, seorang blog trainer yang menghasilkan US$ 20,000 dalam sebulan, dari blogging saja. :D

Ketika kami membaca halaman ke 10, ada satu hal yang sangat “menyentuh” kami :

Successful blogs all have one thing in common – They Improve People’s lives

Semua blog yang sukses memiliki satu kesamaan – Mereka meingkatkan satu kualitas hidup seseorang.

Atau bisa juga kita artikan bahwa blog yang sukses memberikan informasi yang membantu / dibutuhkan pembacanya. Kalau bahasanya Tung Desem Waringin, sudahkah blog anda memberikan nilai tambah untuk pengunjungnya?

Pertanyaan ini membawa kita untuk berfikir. Traffic sudah jelas ingin tinggi. Tapi sudahkah blog kita mempublikasikan informasi yang meningkatkan kehidupan pembaca kita?

Atau hanya mengejar update harian? ;)

Kalau anda merasa sudah mempublikasikan informasi yang meningkatkan taraf hidup pembaca, pertanyaan selanjutnya adalah apakah sudah cukup?

Well well well. Bagaimana menurut anda?

Enjoy :D

19 komentar untuk post ini

Redesign lagi? Oke, konsistensi sebuah blog dalam design memang sebuah keharusan, karena hal ini terkait dengan aspek branding : Bagaimana blog anda akan di asosiasikan oleh pembaca. Contohnya, TechCrunch yang setia dengan hijau gradasinya.

Lalu bagaimana dengan bloggingly? Mengapa tiap bulan diredesign? :D

Bloggingly di redesain atas pertimbangan evaluasi. Yep, evaluasi. Untuk menancapkan kesan di benak audience, memang dibutuhkan konsistensi. Tapi kami kira hal ini kondisional. Berlaku dalam kasus kondisi tertentu. Apa kondisi itu? Ketika anda sudah menemukan bentuk yang memang sudah baik. Meskipun kondisi “benar – benar baik” alias sempurna itu idak pernah ada, tapi kami punya pandangan tertentu dalam memandang hal ini : Ketika anda merasa tidak nyaman atas sesuatu dan sesuatu yang tidak nyaman tersebut memang harus dirubah, ya rubah lah. Memang tidak ada hasil kreasi manusia yang sempurna. Yang ada hanyalah hasil kreasi manusia yang menjadi semakin baik karena diperbaiki dan terus diperbaiki. :D

Kesimpulannya? Rubah hal yang perlu di perbaiki, dan konsisten dengan nilai tambah yang sudah ada. Jadi konsisten berlaku secara kondisonal pada hal yang sudah baik adanya. :)

Hmm. Lalu, Perubahan apa saja yang bloggingly lakukan? Mengapa harus di rubah?

Well, mari kita bahas :

1.Penggunaan Kombinasi Warna.

Bloggingly sudah memutuskan untuk stay up dengan kombo utama merah – putih – hitam – abu – abu dengan layout yang simple ( mempermudah proses load dan keterbacaan ), dan sudah kami aplikasikan mulai september lalu. Hanya masalahnya, satu kombinasi warna, dengan penataan yang berbeda menghasilkan kesan yang berbeda. Dan kombinasi warna yang lalu kami rasa menciptakan kesan yang tidak tepat. Maka dari itu, kami sesuaikan : Icon yang tadinya hitam menjadi merah. merah yang digunakan juga menjadi lebih flat : kode heksa #cc0000. Lalu font color pun kami buat lebih gelap. Hasilnya? Kami rasa kesan yang sekarang lebih semangat kan? ;)

2. Tata Letak

Yup, kami merasa perlu penataan tata letak yang lebih tepat. Menu akan lebih nyaman dilihat jika dibuat menu bar, form search yang kami rasa “terlalu lebar dengan efek hover yang tidak perlu” disatukan dengan menu bar, lalu icon RSS nampaknya lebih nyaman dilihat jika diletakkan di space tertentu, tidak digabung dengan pernak – pernik sidebar lainnya.

3. Menanggalkan widget yang memang kurang memberikan nilai tambah

Dalam kasus Bloggingly, widget Google Translate. Fokus kami memang publik berbahasa Indonesia, dan rasanya jarang deh pengguna bahasa lain yang menjadikan konten berbahasa Indonesia sebagai rujukan yang dialih bahasakan. Kecuali jika suatu saat bahasa mendunia tentunya. :D

Sebenarnya Widget Feedjit masuk pertimbangan untuk di remove juga. Namun widget yang satu ini menunjukan pengakses blogingly yang berasal dari berbagai tempat, hingga menimbulkan kesan ramai. Hmm.. bagaimana pendapat anda mengenai feedjit?

4. Menambahkan konten sidebar yang memang perlu diadakan.

To be honest, kami memang berharap dan merencanakan agar suatu saat, bloggingly dapat menjadi sumber pemasukan. Indah sekali jika kita sebagai manusia bisa hidup dari sesuatu yang memang menjadi passion kita. Maka dari itu, kami tambahkan tiga space untuk banner 125 piksel diatas sana. Meskipun belum diisi sih, untuk mendapatkan “Feel” nya saja dulu. Karena untuk monetizing, kami rasa bloggingly masuh perlu meningkatkan kualitas karena traffic masih perlu ditingkatkan. Teringat sabda *halah* pak Nukman Luthfie di PestaBlogger 2008 kemarin : “Ingin menguangkan blog anda? Audit Blog anda! Salah satu syaratnya adalah minimal 1000 unique visitors / day”. Ahaha, siap – siap menuntut ilmu menaikan traffic nih. :D

5. Mengecilkan width halaman blog

Sedikit teknis, tapi kami rasa penting untuk diketahui.

Dalam web design, salah satu faktor yang di pertimbangkan adalah resolusi layar. Kebanyakan dengan lebar 800 piksel, 1024 piksel dan 1440 piksel. Beberapa sumber tempat saya menimba ilmu web design menganjurkan settingan 800 piksel, agar tidak muncul scroll bar ke samping. COntoh design yang seperti ini adalah the old facebook.

Tapi itu dulu.

Sekarang ini pengguna layar dengan lebar 1024 piksel sudah banyak. Dan kebanyakan design web ( contohnya, new facebook ) ditujukan untuk layar dengan resolusi ini. Dan Bloggingly pun mensetting agar designnya fit dengan layar seperti ini.

Esensinya?

Desain bloggingly membuat konten kami teterlalu fit / pas dengan layar 1024piksel. Dan, kami merasa bahwa 1024 piksel terlalu lebar untuk sebuah halaman web. Terlalu lebar untuk ‘difokusi’ maksdunya. 1024 piksel untuk desain sih tidak masalah, tapi 1024 piksel untuk lebar konten mengurangi kenyamanan membaca. Itu yang kami rasakan, mungkin pendapat anda berbeda. Jika berbeda, mohon sampikan pendapat anda melalui form komentar.

Maka dari itu, sisakan kami menyisakan space di sisi kanan dan kiri. TIdak di ‘fit’kan lagi. sekitar 900 hingga 960 piksel lah. :D

6. Mem’bahasa’kan Konten dan Navigasi

Audience kami pengguna bahasa Indonesia. Maka dari itu, sudah seharusnya menggunakan bahasa Indonesia sebaik – baiknya. Meskipun belum maksimal sih. Setidaknya, beberapa sudah mulai kami ‘bahasa’kan lah. Masa kalah oleh facebook. :D

7. Menambahkan Navigasi Tambahan : Take A Tour

Ahaha, agak bernuansa aplikasi web sedikit, meskipun hanya link menuju halaman about. :D

Yup, 5 poin tersebut yang menjadi landasan redesign kali ini. Bagaimana pendapat anda? Apakah tampilan bloggingly menjadi semakin baik? Atau masih adakah hal yang sebaiknya kami benahi?

Enjoy! :D

P.S. :

Teringat akan saran Kang Ivan NavinoT untuk mengecilkan tagline. Yup, kini kami kecilkan, namun dengan mengkontraskan warnanya. Dibuat berbeda. Bagaimana nih yang sekarang? :)

18 komentar untuk post ini

Budaya blogging sebagai jurnalisme publik tumbuh subur. Berbagai macam blog, bahkan dengan niche atau topik yang sangat spesifik bermunculan. Beberapa blog membahas fenomena sosial layaknya majalah migguan favorit anda. Beberapa blog lain membahas IT layaknya majalah IT yang anda baca setiap anda hendak membeli gadget baru. Beberapa blog yang lain membahas gaya hidup seperti majalah yang anda baca di kala senggang. Bahkan beberapa blog yang ada membahas hal – hal yang belum di bahas oleh media mainstream.

Media Mainstream yang kami maksud : Exciting Media, media yang sudah ada sekarang : Surat kabar, Majalah, Televisi, Portal Internet, Radio, dll.

Kabar baiknya adalah : ( hampir ) semua blog mendistribusikan kontennya secara gratis. It’s all (almost) for free. Cukup PC, koneksi internet dan akses blog yang anda kehendaki. Tidak seperti media cetak yang sudah ada sekarang yang menuntut anda mengeluarkan dana untuk mengakses informasi yang disediakannya

Pertanyaan emasnya: mungkinkah blog menggantikan posisi media mainstream / media yang sudah ada?

Jawabannya? Kami rasa tidak mungkin.

Mengapa? Karena ada perbedaan mendasar yang ada antara blog dan media mainstream yang sudah ada sekarang :

Media mainstream bersifat objektif. Sedangkan blog, bahkan yang berniche / bertopik spesifik pun, tetap bersifat subjektif. Mengapa? karena blog berdiri diatas individu.

Tidak ada yang salah ketika sebuah blog berniche sosial politik menganggapi satu hal dari satu sudut pandang yang mendukung satu pihak dan mengeluarkan alasan dan opini persuasif yang mengajak pembacanya untuk mendukung pendapatnya. Sedangkan apa yang terjadi jika media mainstream mengeluarkan informasi berfasarkan analisa subjektif?

Jadi teringat tagline sebuah koran ibu kota yang bannernya sering kami lihat di jalan tol dalam kota Jakarta : Kebenaran itu seharusnya tidak memihak!

:D

Jadi bagaimana kedudukan blog terhadap media mainstream?

Komplementer. Saling melengkapi. Teringat sambutan salah seorang perwakilan pemerintah dari DEPRISTEK pada Pesta Blogger 2008 kemarin : Blog tidak mematikan media yang sudah ada, blog merupakan komplemen yang saling melengkapi media yang sudah ada.

Blog dan Media Mainstream merupakan media berbeda yang bermain di area permainan dan pemain yang berbeda. Sama ketika surat kabar jaya, lalu ditemukan teknologi radio. Banyak pihak yang mengkhawatirkan radio akan mematikan industri surat kabar ketika itu. Buktinya? hingga kini industri surat kabar memiliki konsumen dan “wilayah”nya sendiri.

Begitu pula ketika radio jaya, dan televisi muncul. dan ketika televisi sudah menjadi hal yang lumrah, internet booming.

Dan kini, media mainstream, dan blog.

:)

Bagaimana pendapat anda?

Enjoy! :D

4 komentar untuk post ini
Pesta Blogger 2008!

Pesta Blogger 2008!

Sabtu kemarin, kami memiliki kesempatan untuk mengikuti hajatan berskala nasional blogger Indonesia : Pesta Blogger 2008! Dan ya, ini dia liputan Pesta Blogger 2008, untuk anda :

05.50 – Berangkat menuju Jakarta.

Melihat susunan acara di blog resmi pestablogger bahwa PestaBlogger 2008 akan dilakukan di Gedung BPPT daerah Thamrin pukul 09.00 hingga 17.30, Bloggingly ditemani oleh Japestinho memutuskan untuk PP mengikuti acara ini. Berangkat pagi pukul 5.30 menggunakan travel, dan langsung kembali seselesainya acara.

Pilihan transportasi jatuh ke Travel. Namun alih – alih menggunakan Cipaganti, kami mencoba Travel baraya yang bermarkas di jalan Lombok. Alasannya? Klasik. Budget cing! ahaha. Jika jasa cipaganti perlu ditebus dengan Rp 70,000 sekali jalan, dengan Baraya cukup Rp 45,000 saja. Perbedaannya? Lupakan pelayanan maksimal cipaganti yang on time dan KIA Travello yang ( agak ) lega. Meski di jadwal tertera berangkat pukul 05.30, kami meluncur pukul 05.51 dari bandung. Menggunakan Mitsubisi ELF 12 kursi.

08.30 – Sampai di Mc D Sarinah.

Berkah Cipularang : Jarak Bandung – Jakarta kini dapat ditempuh hanya dalam 2 jam saja. Jika jalan lancar dan tanpa pemberhentian tentunya. Begitu sampai di Mc D Sarinah, gedung BPPT tempat akan diberlangsungkannya Pesta Blogger 2008 sudah terlihat. Hanya dengan jalan kaki selama 5 menit, kami sudah sampai di tempat acara.

09.00 – Registrasi, dan masuk ke tempat acara.

Sempat sedikit menunggu ( dan kami manfaatkan kesempatan menunggu ini dengan berkenalan ke sesama blogger tentunya ), akhirnya pukul 09.00 kami pintu dibuka dan kami bisa registrasi dengan mulusnya. Syukurlah kami sudah melakukan reservasi online sebelumnya hingga proses registrasi menjadi semakin mudah.

Menggunakan waktu menunggu dengan hal yang bermanfaat, seperti foto bareng (Networking). :P

Menggunakan waktu menunggu dengan hal yang bermanfaat, seperti foto bareng (Networking). :P

11.00 – Akhirnya Pesta Blogger 2008 dimulai juga

Sedikit masalah dengan ketepatan waktu. Masalah klasik. Meskipun begitu, tetap diapresiasi dengan meriah oleh peserta. Acara dibuka dengan sambutan chairman Pesta Blogger 2008, Bapak Wicaksono alias Ndoro Kakung dengan sapaan legendarisnya : Apa kabar kisanak? :D

Setelah sambutan dari Chairman Pesta Blogger 2008, bertubi – tubi sambutan diberikan oleh Dirjen dari 3 departemen pemerintahan yang dengan sukses di bawa ke Pesta Blogger 2008 : DEPRISTEK, DEPBUDPAR & DEPKOMINFO Say thanks to BUBU atas prestasinya membawa berbagai perwakilan dari departemen ini ke Pesta Blogger 2008.

Ngomong – ngomong, ini ada inti sambutan yang kami tangkap dari ketiga perwakilan departemen ini :

  • DEPBUDPAR : Mendukung Pesta Blogger 2008 sebagai media pertukaran informasi dan Silahturrahim Blogger Indonesia
  • DEPKOMINFO : jangan hanya Blogging For Fun, lakukan juga Blogging For Humanity, bahkan jadilah Bloggerpreneur. Bloggerpreneur? Good term, good idea. :D
  • DEPRISTEK : Blog = Demokrasi. Blog mencakup berbagai lingkup, termasuk teknologi, ekonomi, politik dan kemasyarakatan. Blog sudah diakui, bahkan telah masuk ke dalam dictionary sebagai verb dan noun. Blog bukan mematikan media mainstream, namun menjadi komplemen yang saling melengkapi dengan media mainstream
Diskusi Blogging For Society dengan para pakar yang sayangnya, kurang "dapet"

Diskusi Blogging For Society dengan para pakar yang sayangnya, kurang "dapet"

Setelah sambutan selesai, acara dilanjutkan dengan diskusi singkat dengan tema “Blogging For Society” yang dimoderatori oleh Enda nasution dan di narasumberi oleh berbagai pihak seperti perwakilan dati tunascendikia.org, Tekom, Bubu.com, Oxfam, perwakilan DEPRISTEK, dan satu lagi yang kami lupa dari mana. Diskusi singkat dengan tema yang menarik, namun sayangnya dengan atmosfir diskusi yang kurang “dapat”. Beberapa menyimak diskusi ini, namun banyak juga yang “membuat diskusinya sendiri”. Ahaha. Ada pula yang sibuk berkenalan, bertukar kartunama, update status plurk, hingga live blogging. Dasar Blogger. :D

12.20 – Penghargaan untuk Komunitas Blogger

Acara berlanjut dengan pemutaran video profile komunitas blogger, dan pemberian penghargaan untuk komunitas blogger atas kategori tertentu. Nominasi dimenangkan oleh Bali Blogger Community atas nominasi Most Promising Blogger Community 2008, lalu CAHandong untuk Blogging For Society Award, dan Gege Batubara untuk design logo Pesta Blogger 2008.

12.30 – Diskusi dengan Blogger Internasional, partisipan Pesta Blogger 2008.

Seperti yang anda ketahui, untuk “meramaikan” Pesta Blogger kali ini, Panitia mengundang 5 blogger internasional (Mike Aquino dari Filipina, Jeff Ooi (Malaysia), Mr. Brown (Singapura), Mark Tafoya (Amerika Serikat), dan Anthony Bianco (Australia) ) untuk mengadakan roadshow dari Bali, Jogjakarta hingga Jakarta. Tujuannya? Selain untuk bertukar wawasan mengenai budaya blogging, tentu untuk “memperlihatkan” kekayaan potensi pariwisata Indonesia. Dan setelah acara pemberian penghargaan, kini diadakan diskusi dengan kelima blogger internasional ini.

Untungnya, pada diskusi kali ini panitia sukses menciptakan atmosfir diskusi yang “worth to watch”. Lampu utama dipadamkan, dan lampu panggung dinyalakan. Cukup lah untuk memancing partisipasi peserta. Lucunya, sebelum sesi diskusi dimulai, diadakan terlebih dahulu sesi foto yang agak diluar kebiasaan. Dasar blogger, dokumentasi selalu jadi nomor satu. para blogger internasional yang menjadi narasumber, alih – alih diam untuk diambil gambarnya, malah mengeluarkan kamera masing – masing dan mulai balas memfoto para blogger lokal yang memfoto mereka. What a blogger’s culture : taka a picture. :D

Sebelum diskusi dimulai. Difoto, malah foto balik. dasar blogger LOL

Sebelum diskusi dimulai. Difoto, malah foto balik. dasar blogger LOL

Diskusi dimulai dengan pertanyaan yang sangat klasik : Whaddyathink about Indonesia? and most of the answer is, Indonesia is a warm, exciting and friendly country. Not like what our government have said. Mereka menganggap blogger indonesia mengagumkan, karena blogger Indonesia terhubung antara satu dan yang lainnya dengan sangat baik. Hanya saja ada satu hal yang dikeluhkan : Koneksi internet di Indonesia agak lambat. Hal ini membuat evolusi blog ke videoblog di Indonesia agak sedikti terlambat. ( Ditengah statement “Indonesia’s internet connection is a lil bit slow” seseorang nyeletuk “IT SUCKS!” kontan hadirin tertawa. Kami rasa yang seharusnya tertawa paling keras adalah perwakilan TELKOM yang hadir. Tertawa tersindir maksudnya. :D )

13.00 – Lunch Time

Beres diskusi yang sayangnya harus dibuat singkat itu, saatnya waktu makan siang. Kami bersegera shalat dan makan siang. Beres shalat dan makan siang, saatnya mengelilingi booth yang ada dan agenda terpenting dari sebuah gathering : Networking , alias berkenalan ( Berkenalan atau SKSD y? hehe ) secara langsung dengan blogger lain yang selama ini baru ditemui via diskusi di form komentar. Dan syukurlah, kami diberi kesempatan untuk bertemu dengan beberapa blogger yang selama ini kami kunjungi blognya. Kami berkesempatan menemui Bang Hendrik dari Twentea, Kang Kuswanto – Kang Anggi – Kang Aria dari ruangfreelance, Kang Deon dan beberapa akang – akang yang kami lupa namanya ( punten uy. :P ) dari MakeMac yang kini juga tergabung dalam arusmedia. ( Anyway, thanks pada Kang Aria Rajasa untuk diskusi singkatnya di pagi hari sebelum acara mengenai konsep ArusMedia yang ohyes baby dan logonya yang keren itu. Nanti kita lanjutkan y. Interview untuk audience bloggingly :D )

Dengan teman - teman dari ArusMedia. What a conversation! :D

Dengan teman - teman dari ArusMedia. What a conversation! :D

Dengan Herman Saksono "Ketua Kelas". Meminjam bahasanya Ndoro, ternyata lebih "All Size" dari yang kami kira sebelumnya. :P. Tapi tetap oke kok. Sempat ngobrol - ngobrol mengenai cerpenista.com :D

Dengan Herman Saksono "Ketua Kelas". Meminjam bahasanya Ndoro, ternyata lebih "All Size" dari yang kami kira sebelumnya. :P . Tapi tetap oke kok. Sempat ngobrol - ngobrol mengenai cerpenista.com :D

Dengan Anangku, bukan Anangmu atau Anangnya dan teman - teman dari komunitas blogger surabaya. :D

Dengan Anangku, bukan Anangmu atau Anangnya dan teman - teman dari komunitas blogger surabaya. :D

14.00 – Diskusi Paralel ( Breakout Session ).

Yup. Keterbatasan waktu membuat dipecahnya peserta Pesta Blogger 2008 kedalam 8 diskusi paralel :

A. MELINDUNGI HAK CIPTA SEORANG BLOGGER

  • Ari Juliano
  • Ahmad Zakaria

B. MENJADI PHOTOBLOGGER HANDAL

  • Iman Brotoseno
  • Jerry Aurum
  • Angelie from Canon

C. NGE-BLOG UNTUK YANG BARU MULAI

  • Muhammad Zamroni (matriphe)
  • Anandita Puspitasari (nonadita)

D. BLOG: ALAT MARKETING & MENCARI PENGHASILAN TAMBAHAN

  • Nukman Luthfie

E. KEBEBASAN NGE-BLOG DI DUNIA MAYA – BATASAN DAN ETIKA

  • Budi Putra
  • Pepih Nugraha / Edi Taslim from KCM

F. BLOG DAN TURISME: SEBUAH PERPADUAN MASA DEPAN

  • Nila Tanzil
  • Perucha Hutagaol
  • Anthony Bianco (tentative)

G. MELIHAT DUNIA SOSIAL POLITIK DARI BLOGOSPHERE

  • Martin Manurung
  • Jeff Ooi

H. MARI JADI BLOGGER YANG KREATIF!

  • Yoris Sebastian
  • Raditya Dika

Sialnya, kedelapan diskusi paralel ini sangat menarik dan sayang untuk ditinggalkan. Terutama di Blog dan Turisme, Blog sebagai alat marketing ( make money online. Topik yang SANGAT MENARIK dengan PEMBICARA YANG SANGAT MENARIK PULA ), kebebasan ngeblog ( pesona blogger profesional nih ), dan mari menjadi blogger kreatif ( kambingjantan merupakan “tertuduh” yang menyebabkan kami mengenal blog ).

Phew, pilihan yang sulit. Panitia telah sukses menciptakan pilihan yang sulit. Akhirnya, kami pilih Blog dan Turisme.

Poin penting yang kami dapatkan dari diskusi paralel yang kami ikuti adalah : Blog telah menciptakan perubahan cara “mendapatkan informasi atas satu objek wisata”. Dan kebelumsiapan pemerintah mempromosikan potensi pariwisata secara maksimal merupakan peluang entrepreneurial tersendiri, jika anda dapat melihatnya.

15.30 – Coffee Break!

Lagi – lagi, waktu yang terbatas “memaksa” diskusi yang menarik tersebut diakhiri. Sekarang, Coffee Break! Istirahatkan otak dan kembali pulihkan stamina dengan snack yang disediakan dengan baik oleh panitia. :D

16.00 – Breakout Session Recap.

Beres coffee break, peserta kembali berkumpul di auditorium utama. Lalu diadakan rekap hasil diskusi paralel. Tiap – tiap diskusi paralel mengirimkan perwakilan dan memberikan intisari dari hasil diskusi yang dilaksanakan. Poin – poin penting yang kami tangkap :

A. MELINDUNGI HAK CIPTA SEORANG BLOGGER

  • Hak Cipta merupakan segala perwujudan dari intelektual manusia.
  • Sosialisasi CreativeCommons untuk melindungi hak cipta blogger

B. MENJADI PHOTOBLOGGER HANDAL

  • ngelamun. Photoblog is not a cup of our tea guys. we’re sorry :P . Ada yang hendak menambahkan line ini?

C. NGE-BLOG UNTUK YANG BARU MULAI

  • Isi blog anda. ( Tentu saja :D )
  • Bangun komunitas dengan blogwalking dan meninggalkan komentar di blog orang lain
  • Bangun keunikan
  • Nice Blog = Good Design + Great Content

D. BLOG: ALAT MARKETING & MENCARI PENGHASILAN TAMBAHAN

  • Blog saat ini sangat berpengaruh terhadap pengambilan keputusan seseorang untuk membeli sesuatu ( riset di U.S tahun 2007 ). Bahkan, sudah mengalahkan iklan
  • Agar blog anda pantas dipasang iklan, audit blog anda!
  • Ciri – ciri blog yang sukses ( menurut Pak Nukman ), komentar datang dari pengunjung yang belum kita kenal sebelumnya, dan fokus pada tipik tertentu ( niched! )
  • Syarat minimal membuat uang mengalir keblog anda : 1000 visitors/hari. Visitor dibawah 1000 visitors/hari? Belum pantas di monetize. ( Sekali lagi : Berdasarkan Statement Pak Nukman )

E. KEBEBASAN NGE-BLOG DI DUNIA MAYA – BATASAN DAN ETIKA

  • Damn. ngelamun lagi. Sorry guys. :P Ada yang ingin melengkapi?

F. BLOG DAN TURISME: SEBUAH PERPADUAN MASA DEPAN

  • Blog membuat pariwisata yang notabene abstrak menjadi lebih nyata.
  • Blog membuat komunikasi dua arah dalam hal pariwisata

G. MELIHAT DUNIA SOSIAL POLITIK DARI BLOGOSPHERE

  • Di Malaysia, politisi sudah punya Blog.
  • For Your Info, Jeff Ooi, seorang blogger internasional yang menjadi guest blogger pada Pesta Blogger 2008 merupakan anggota parlemen ( DPR versi Indonesia ) Malaysia. Dan salah satu faktor yang membuatnya menjadi anggota parlemen adalah aktifitas bloggingnya.
  • Di Singapura, kebebasan berpendapat via blog agak dibatasi. Jadi komentar bernuansa politis disampaikan dengan cara joke. Sisi baiknya adalah, blogger singapura lebih kreatif dalam hal sindir menyindir kan? haha.
  • Himbauan agar blogger mulai mereview orang – orang politik yang akan “berpesta” di 2009 nanti.

H. MARI JADI BLOGGER YANG KREATIF!

  • Ingin Blog ramai? Jadilah berbeda!
  • Buat satu pembeda blog anda dengan ratusan ribu blog lain yang ada
  • Dalam blogging, jadilah diri anda sendiri. Apa adanya.

16.30 – Pengumuman pemenang Pesta Blogger 2008’s photoblogging contest, hiburan & Pembagian Doorprize

Beres acara merekap hasil diskusi, kini berlanjut ke acara pengumuman pemenang photoblogging contest yang ternyata dimenangkan oleh seorang ibu yang sukses membawa pulang sebuah kamera DSLR dari canon atas karya fotonya yang sangat menarik :)

Setelah pengumuman, acara dilanjutkan oleh satu hiburan dari seorang violis ( Maylaffayza ) yang cukup memikat seorang ibu untuk bergoyang poco2. Ahaha, satu perpaduan yang kontras dan semarak sekali. Sementara blogger lain? Sebagaimana blogger seharusnya. Merapat ke panggung dengan bekal kamera di tangan. Dokumentasi selalu menjadi nomer satu untuk blogger ya? :D

Acara dilanjutkan dengan pembagian doorprize. Donor dan Well Wishers Pesta Blogger kali ini semangat sekali nampaknya. Berbagai Doorprize, mulai dari kain batik, mp3, ipod shuffle, ipod nano, handphone, blackberry, hingga pc dan notebook sukses dibagikan. Yang menarik dari sesi ini adalah pembacaan nomor doorprize yang agak – agak seperti pembacaan nomor togel. para blogger menarik nafas dan berteriak ketika nomor yang dibaca berbeda dengan milik mereka. Ahaha. :D

18.20 – Closing

Dan akhirnya, Pesta Blogger 2008 resmi ditutup! :D

Well, Thanks to panitia yang telah berjibaku menciptkan gathering ini. Salut juga atas lancarnya koordinasi, lancarnya distribusi konsumsi, kerennya goodie bag dan strategisnya tempat acara. :D

Namun memberi masukan nih, Untuk Pesta Blogger 2009, bagaimana jika name tag, khususnya form identitas nama blog dibuat lebih besar atau sangat besar agar tiap peserta dapat mengenali dengan mudah seorang blogger berdasarkan blognya ( Apa perlu dibuat sebesar papan nomor gerombolan siberat y? hehe. :P ). Yeah, beberapa blogger sempat saya temui sih, namun lebih banyak lagi yang belum sempat ketemu “wujud aslinya”. Terutama yang memang benar – benar belum pernah bertemu dan belum pernah melihat wajahnya ( icon gravatarnya kekecilan / terpotong / menggunakan image lain ). : Ahmad Fathonih Navinot, Niwatori ChickenStrip, Ara mehnings, aminhers, Blogger-Holic, Amzabro, Ipung Gnupi, Aimyaya, Teh Fatma, Oom, dan masih banyak lagi blogger yang selama ini berkomentar di bloggingly dan ingin kami temui.

Meskipun begitu, Salut untuk Pesta Blogger 2008!

P.S.

diluar blogger yang kami baru berkenalan disana : Mbak Indira, Bang Yanuar, Mbak Theresia, Bang Ervan, Bang Andre, Mbak “Kuyus”, Bang Arif, ( Here’s love link from us :D ). Kami baru berkesempatan bertemu dengan bang Hendrik Twentea, Kang Anggi Kang Rajasa RuangFreelance, Bang Kuswanto ( dan Bang deon atau Bang Fauzan y? ) MakeMac, Mas Herman KetuaKelas, n Mas Anangku. Well, yang lain pada kemana y? Kok belum ketemu kita? :D

Anyway, ini halaman resminya Pesta Blogger 2008

Enjoy! :D

Tambahan :18.30 Kembali ke Bandung

Seselesainya acara, kami segera shalat dan meluncur ke Mc D Sarinah. Thanks God begitu kami sampai ke sana, tepat sekali ada dua kursi kosong untuk perjalanan ke Bandung yang berangkat saat itu juga ( Sebelumnya sempet masuk waiting list dulu ). Berangkat dari Jakarta pukul 18.30, dan akhirnya sampai pukul 21.00. dengan kondisi jalan yang agak padat di beberapa titik, jarak Bandung – Jakarta bisa di tempuh dalam 2 setengah jam. Serasa Bandung – Subang saja. Cipularang merupakan anugerah nih :D

15 komentar untuk post ini

Saat menuliskan komentar, atau saat proses registrasi ke suatu layanan berbasis web, selalu ada satu hal yang harus di tentukan :

Untuk identitas, gunakan nama asli, atau atau nick name y?

Satu hal sederhana yang terkadang memusingkan. :D

Identitas merupakan satu hal yang krusial. Lupakan ucapan terkenal Shakespeare “Apalah arti sebuah nama”. No way, name matters. Seorang bernama Andi pastilah ingin dipanggil dengan nama Andi, bukannya Anto. Seorang bijak bahkan mengatakan satu hal yang bagus mengenai pentingnya nama : Nama merupakan kata – kata terindah untuk seseorang, dalam bahasa apapun.

Begitupula dalam aktifitas blogging / aktifitas online anda. Anda memerlukan identitas. Identitas untuk dikenali saat berkomentar pada blog lain, identitas untuk di gunakan sebagai display nama pada situs social network, identitas untuk digunakan sebagai username layanan microblogging, bahkan identitas untuk digunakan sebagai domain blog dan alamat e-mail.

Kembali kepertanyaan emas hari ini : Untuk identitas online, gunakan nama asli, atau atau nick name y?

Well, masing – masing pilihan memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Mari kita analisa kedua pilihan ini :

Nama Asli sebagai Identitas Online

Pernah menemukan identitas ini? BudiPutra, Zalukhu, CosaAranda, RadityaDika, Jauhari ? Ke lima identitas ini memiliki satu kesamaan : Menggunakan nama asli sendiri sebagai identitas. Dan menarik. Menggunakan nama asli sebagai identitas online menunjukan keterbukaan : Sang pemilik identitas nyaman dengan dirinya sendiri, dan benar – benar menunjukan “inilah saya”.

Penggunaan nama asli sebagai identitas, jika dikelola secara tepat, dapat membuat image sang pemilik identitas naik. terutama jika sang pemilik identitas benar – benar menggunakan identitas tersebut dalam “menunjukan kapabilitasnya”. PIlihan ini sangat cocok jika anda berniat melakukan personal branding, atau melekatkan identitas anda kedalam satu hal tertentu.

Perhatikan lah kelima identitas diatas. BudiPutra identik dengan “Indonesian 1st Professional Blogger”. Zalukhu identik dengan “blogger ramah yang kerap berkunjung dan bersahabat dengan blogger lain”. CosaAranda identik dengan “SEO, AdSense, dan make money online”. RadityaDika identik dengan “humor”. dan Jauhari identik dengan “wordpress theme dan blog design”.

Penggunaan nama asli sebagai identitas online (dengan pengelolaan yang tepat) dapat menjadi sangat menguntungkan dari sisi branding. Implikasi dari penggunaan identitas ini? Anda harus lebih hati – hati dalam berinteraksi secara online. Contohnya, berhati – hati dalam merespons suatu topik yang didiskusikan dalam blog. Terutama, jika topik yang dibahas isu yang sensitif dan kontroversial. Salah langkah, reputasi online anda (bahkan bisa merembet ke reputasi offline juga) bisa berantakan. :P

Kesimpulannya : Menggunakan nama asli sebagai identitas online tepat untuk personal branding. Namun diperlukan perhatian ekstra dalam penggunaannya. :D

Nick Name sebagai identitas Online.

Beberapa identitas online yang menggunakan nick name : Niwatori, SuamiGila, IstriBawel, TurboDuck, Anangku, TikaBanget, Ndoro Kakung, dll.

Apa yang anda rasakan ketika mendapati identitas seperti itu?

Ekspresif bukan? :D

Yup. Seringkali, ada “kepribadian lain” dari seseorang yang keluar saat orang tersebut melakukan aktifitas online. Selalu ada sisi lain dari seseorang, yang hanya dapat diekspresikan hanya ketika melakukan aktifitas online. Banyak orang yang nampak begitu ekpresif dalam aktifitas onlinenya, namun begitu kalem dalam kesehariannya. Dan sisi ekspresif tersebut, rasanya tidak cocok jika “dilabeli” dengan “label yang sama” dari kepribadian offlinenya.

Jika demikian, satu Nick Name yang benar – benar sesuai dengan “sisi lain” anda akan menjadi sesuatu yang menarik. :D

Dan terkadang, Nick Name yang tepat akan menciptakan kesan yang lebih mendalam daripada nama asli anda. ;)

Kesegaran Ndoro Kakung mungkin tidak akan tercapai jika display namenya bukan Ndoro Kakung kan? :D

Jadi Bagaimana? Gunakan Nama Asli, atau Nick Name?

Kembali pada nasihat klasik namun tepat guna : Tentukan sesuai dengan kebutuhan dan tujuan aktifitas online anda. Jika tujuan aktifitas online anda adalah networking, mengenalkan skill dan keahlian anda pada dunia melalui internet, personal branding, menggunakan nama asli sebagai identitas online anda akan menjadi pilihan yang bagus. Jika tujuan aktifitas online anda mengekspresikan diri, dan rasanya nama asli anda kurang “menjelaskan” kepribadian dan perilaku online anda, sebuah nickname yang tepat akan sangat menarik. :D

Bagaimana menurut anda?

Enjoy! :D

7 komentar untuk post ini

Post kali ini pendek saja: Setelah melewati berbagai hal, jika semuanya berjalan lancar sesuai rencana, Insya Allah Bloggingly akan hadir ke PestaBlogger 2008!

hoho, akhirnya pada H-1 kami dapat mengkonfirmasikan kehadiran kami ke ajang tahunan blogger indonesia berskala nasional ini.

Untuk rekan blogger yang juga hadir ke PestaBlogger 2008, Ketemu disana y! :D

Anyway, tunggu cerita kami tentang event akbar ini di bloggingly.com :D

Enjoy!

P.S.

Beberapa hari yang lalu saya memotong rambut saya. Jadi foto yang disidebar itu mungkin kurang update untuk dijadikan rujukan. Tapi tenang, wajahnya tidak di modifikasi kok. Jadi kalau bertemu dengan seseorang dengan paras seperti yang disamping itu, tapi dengan rambut yang pendek ( sekitar 5 – 10 centi dan berdiri ), sapa saja : “bloggingly.com?” :D

4 komentar untuk post ini

Pagi ini kami “terdampar” di satu halaman web yang sangat menarik, satu halaman milik blog wpwebhost, penyedia jasa hosting khusus blog berengine wordpress. Titlenya “Vote For The Coolest Blog powered by WordPress” – Pilih Blog ( Berengine Wordpress ) Terkeren.

Ok. Satu hal yang patut diperhatikan : Kekerenan ( Coolness ? ) itu relatif. Dan bagusnya, pihak wpwebhost menyadari itu. Definisi keren ( cool ) itu apa sih? kekerenan adalah sesuatu yang abstrak. Bisa jadi dari sisi desain, bisa dari gaya ngeblog, bisa dari gaya penulisan konten, bisa dari pemilihan topik dan pengeksekusian yang rapih, bisa dari apa saja.

“Kekerenan”
itu tidak terukur dan tidak membutuhkan kualifikasi yang harus dipenuhi. Entah apa dan bagaimana pertimbangan anda, yang pasti anda “tiba – tiba tahu” kalau sesuatu itu “keren”.

Dan 20 kandidat blog ( ber-engine wordpress ) terkeren beserta alasan ” mengapa mereka keren” versi wpwebhost adalah :

  1. Jason Cypret – Because browsing his blog is like having a space odyssey.
  2. We Love WP - The largest WordPress showcase site made by the biggest WordPress fans like us.
  3. Branded07 – Probably the best looking blog we’ve seen so far.
  4. Twenty Four Carat – Self proclaimed shopaholic, bookworm, designer, computer geek, hot chick with red silky hair. That’s just too much. -
  5. Kikay.org – When Ericka says “effin col” – it’s effin cool.
  6. lewro’s blog – The big “LEWRO’s CUPPA” with Latte and Cappucino, Starbucks passionate and the apple-zen-like design of the blog. Gotta love it.
  7. The Design Superhero – Because Aravind is the equivalent of Superman in web design
  8. The Hip Hop DemocratHip Hop + Politics = Too Cool For School
  9. Josh Mackey – Eye popping car photography shooting and occasional high definition wallpaper give away of the hot wheels.
  10. DivitoDesign – Simplicity at its finest.
  11. Komodomedia - Because Rogie is giving it all away and we thought that’s the coolest thing to do.
  12. InspiredologyFantastic design (take a look at the header) meets the best inspirational design showcase, and Chad is our favorite customer
  13. WP Engineer - Because we subscribed their rss feed right away. You should too.
  14. ForTheLose.org – Warning. FTL is highly addictive.
  15. WP Candy – This blog wins hands down as the sweetest WordPress blog, probably the coolest too.
  16. Ronin Snowboards – A picture’s worth a thousand words.
  17. Nias Zalukhu – How do you say “There’s No Charge For Awesomeness” in Malay?
  18. Deziner Folio – The Navdeep and Naveen brothers have put together a fantastic design showcase. They even made our banner looks better.
  19. WereWP – Because Jeremy is spreading the same WordPress Love like we do.
  20. Design Shard – Ok. By now you probably realize that we have a weak point over such design and inspiration blog.

Oke, kami pribadi belum sempat mengunjungi blog keduapuluh kandidat blog terkeren ini. Tapi apakah anda menemukan sesuatu yang familiar?

Ya! ada zalukhu.com disana!

Waw, blog Bang Zal, putra Nias ini berhasil menjadi kandidat 20 blog ( berengine wordpress ) terkeren. Wow, setelah Bahasa Indonesia mulai diakui ( dan diimplementasikan ) ke berbagai aplikasi web yang “strategis” seperti Facebook, Paypal, dan Google Translate, kini satu blog indonesia yang menggunakan bahasa indonesia sebagai bahasa pengantarnya masuk ke dalam nominasi 20 blog terkeren ?

Yang notabene diadakan bukan oleh orang Indonesia, yang entah apakah mereka mengerti Bahasa Indonesia atau tidak :P

Wow.

Selamat untuk Bang Zalukhu! :D

2 pesan moral dari post ini :

  1. Blog dengan bahasa indonesia juga bisa menjadi blog keren di mata blogger internasional
  2. Ingin blog anda keren? Belajar pada Bang Zal.

Hehe, Enjoy! :D

P.S. :

Hmm… meskipun begitu, menurut anda, apakah ada blog “keren” lain yang sepatutnya masuk kedalam nominasi ini?

P.S. ( Lagi ) :

Sebentar. Setelah membaca P.S. diatas, pasti ada beberapa pembaca yang tergerak untuk menominasikan blognya disini ( Narcism mode : *On :D ). To be honest, narsis legal disini. There’s no problem with it. Ahaha. Some narcism are good, but too much narcism will kill you ( Ok. Will not kill you. But kill the others. ahaha :D ).

So? be wise with it! :D

7 komentar untuk post ini
facebook

facebook

Setelah Paypal, kini Facebook, salah satu situs social network terbesar di dunia, juga sudah mensupport bahasa indonesia.

Hmm.. apakah ini pertanda bahwa pengguna internet di indonesia “mulai diakui” sebagai suatu potensi yang menguntungkan?

Anda dapat menarik kesimpulan versi anda masing – masing. :D

Jadi ceritanya, tadi pagi kami login ke account facebook, dan mendapati ada sesuatu yang janggal. Boks pada kiri atas yang biasanya menampilkan panduan “Welcome To The New Facebook” dan penjelasan mengenai design facebook yang baru, kini berganti : “Facebook is now available in Indonesian”. Disertai dengan penjelasan singkat berbahasa indonesia setelahnya.

Wow. menarik.

hal yang terlintas di benak kami? Oh well, akui saja lah. Banyak istilah english yang padanan kata bahasa indonesianya tidak familiar untuk kita. Terkesan dipaksakan? bisa jadi. Ingat Windows XP versi bahasa indonesia yang beberapa tahun lalu di luncurkan oleh microsoft? Di beberapa bagian, pengguna PC yang terbiasa dengan navigasi GUI + english malah mendapati dirinya dalam kebingungan.

Tapi tetap menarik. Kita lihat seberapa lihai kemampuan berbahasa Indonesia tim developer facebook.

Maka dari itu, kami pun segera merubah pengaturan bahasa kami. dan hasilnya….

Wow! Boleh juga!
Tidak banyak “navigasi hasil terjemahan yang membingungkan” :D

Terjemahan yang ok. contohnya :

  • poke — > colek ( oh yeah, kasual sekali :D )
  • status updates —> status terbaru
  • News Feed –> kabar berita

dan yang paling keren menurut kami adalah, konten kabar berita ( news feed ) pada halaman utama setelah login. Coba lihat ini, natural sekali :

newsfeed versi bahasa

newsfeed versi bahasa

Wah! Kemampuan bahasa indonesia team developer facebook boleh juga. :D

Meskipun begitu, yang rasanya agak kurang nyaman tetap ada sih. seperti home yang menjadi beranda, tagged menjadi ditandai, the wall menjadi dinding, wall-to-wall menjadi lihat antar-dinding, dan beberapa istilah yang merupakan tools : tool People You May Know menjadi alat Orang Yang Mungkin Anda Kenal. Untuk notifikasi okelah. Tapi untuk istilah, agak – agak gimana gitu y?

Menurut kami pribadi, memang ada beberapa hal yang rasanya kurang cocok di tangani oleh Bahasa Indonesia. Struktur Bahasa Indonesia membutuhkan jumlah kata yang lebih banyak untuk mendefinisikan sesuatu. Well, setiap hal di dunia memiliki kelebihan dan kekurangannya masing – masing kan?

Bagaimana menurut anda?

Enjoy! :D

P.S. :

satu pertanyaan yang tertinggal : Anda pilih menggunakan facebook dengan setting English atau Bahasa Indonesia? ;)

6 komentar untuk post ini

Blog. Sebuah fenomena. dahulu, blog, diambil dari kata web log, merupakan istilah untuk “online diary”. Sekarang? blog telah berkembang, menjadi lebih dari sekedar itu. Blog, dari sebuah kata benda ( noun ), telah menjelma menjadi kata kerja ( verb, blogging ), subjek ( blogger ), dan bahkan, kata keterangan ( adjective, bloggingly. Eh, apa nama blog y? ahaha. )

Well, menurut kami, bahkan lebih dari itu.

Blog bahkan sudah menjadi gaya hidup.

Tidak percaya? coba perhatikan, berapa jam dalam sehari / sepekan anda gunakan untuk blogging? blogwalking? membaca RSS blog favorit anda di Google Reader? Diskusi atau bahkan berdebat dalam satu post yang kontroversial?

Sebentar, sebentar.JIka difikir – fikir, untuk beberapa orang, Blog bahkan lebih dari gaya hidup. Blog sudah menjadi “sumber penghidupan.”

Ayo ngaku, untuk yang blognya dimonetisasi, berapa persen blog sumbangan blog dalam pendapatan bulanan anda?

:D

Hmm, Justin Hall, salah satu orang yang mengawali blogging di zaman online journal pada 1994 mungkin tidak akan pernah mengira blog akan menjadi seperti itu.

Well well, maka dari itu. mengamati jam yang kami gunakan untuk blogging dalam sehari, membuat kami berfikir, seberapa blogoholic kah kami?

dan kami menemukan satu quiz sederhana yang menyenangkan di matchspecial.com. satu quis tentang Are You Blogogholic? ( Apakah anda blogoholic? )

Satu quiz dengan 14 pertanyaan sederhana. Disampaikan dalam bahasa inggris sih. Namun bahasa inggris sederhana yang mudah dimengetrti.

Kami mengikuti quis ini, dan hasilnya :

85%

This quiz was provided by Match Special
Free Online Dating

Ahaha, 85% Addicted To Blogging!

Bagaimana dengan anda?

Berminat mengikuti quiz ini? segera mendarat ke halaman ini.

Kalau sudah, share hasilnya via comment y :D

Enjoy! :D

P.S. :

Seharusnya ditambah y, blog sebagai ketergantungan? ( Blogoholic. Ahaha :D )

11 komentar untuk post ini