Brickshelf RSS feed by teikjoon

Brickshelf RSS feed by teikjoon

RSS Feed. Sebuah pedang bermata dua.

RSS Feed membuat aktifitas membaca konten menjadi lebih mudah. Feed membuat anda tidak perlu lagi terus bulak – balik mengunjungi blog favorit anda hanya untuk menantikan upadte entri terbaru. Cukup langganan Feednya di Feed Reader anda, dan setiap kali blog tersebut mengupdate konten, anda dapat membacanya di Feed Reader anda.

Di satu sisi, Feed membuat segalanya menjadi mudah. Di sisi lain, membuat segalanya menjadi sulit. Terutama untuk blog yang “menjual” banner. Logika sederhana : Jika konten di cukup diakses melalui feed, siapa yang akan mengunjungi blog dan “melihat” banner? Siapa yang akan memasang banner?

Feed Setting : Sebagian dan Semuanya

Dua sisi feed tersebut akhirnya menciptakan dua golongan : Mereka yang menyediakan feed penuh ( Full Text ) untuk kontennya, dan mereka yang hanya menerbitkan feed “separuh” ( Parsial ) saja.

Mengapa Sebagian ( Parsial )?

Terbitkan feed sebagian, dengan harapan pelanggan feed mengetahui ada upadate terbaru dan akan mengunjungi blog ketika mengetahui ada update terbaru.

Masalahnya adalah, tidak sesederhana itu. Tidak semua “preview” blog anda yang terbitkan via feed akan membuat pelanggan feed mengunjungi blog anda demi membaca keseluruhan feed. Sederhananya, hal ini dilakukan demi pageviews. Namun hampir dapat dipastikan bahwa setiap pengguna feed reader men-subscribe banyak feed. Kondisi tersebut membuat mereka hanya membaca topik yang menarik untuk mereka, atau yang menyediakan full feed sekalian.

Untuk anda yang menerbitkan feed secara parsial, coba lihat stat blog anda. Berapa banyak yang di refferer via Feed Reader?

Mengapa Semuanya ( Full Text )?

Alasan saya disini sangat subjektif. Saya percaya satu prinsip sederhana : You get what you give. Anda dapat apa yang anda beri. Semakin banyak anda memberi, semakin banyak anda menerima. Orang yang takut memberi, rezekinya agak seret. :P

Dalam pandangan saya, menerbitkan feed secara parsial dapat diartikan bahwa kita takut kehilangan pageviews karena adanya feed : Orang tidak akan mengunjungi lagi blog kita karena mereka sudah membaca konten via feed. Well, takut memberi mengakibatkan tidak memberi. Tidak memberi mengakibatkan tidak menerima.

Padahal jika diperhatikan, memberi feed secara sebagian saja juga tidak membuat pengunjung SELALU datang kembali HANYA untuk membaga keseluruhan post anda kan? Kecuali post anda sangat menarik. Selanjutnya, perhatikan kenyataan bahwa KEBANYAKAN blog dengan feed reader banyak selalu memberikan keseluruhan konten di feednya.

Coba pertimbangkan : Anggaplah anda mendisitribusikan feed secara separuh, lalu di saat anda menerbitkan feed, ternyata topik anda SEDANG kurang menarik bagi pelanggan feed anda. Efeknya? Sudah tentu mereka tidak akan melihat keseluruhan tulisan anda di blog. Tidak menghasilkan pageviews juga. Mengapa tidak terbitkan secara full feed saja sekalian? Sama – sama tidak menghasilkan pageviews, namun setidaknya tulisan anda dibaca oleh pelanggan feed anda.

Setidaknya tulisan anda ada yang membaca kan? ;)

Kesimpulan : Berikan Feed Sebagian Atau Semuanya? Kali ini saya memilih semuanya.

Yap, terbitkan saja semuanya. sebelumnya konten feed bloggingly hanya parsial. Dan hasilnya? sekitar 50 subscriber setelah 4 bulan update setiap hari. Sekarang mari kita rubah kebijakan dan lihat hasilnya.

Tertarik Menerapkan Hal Serupa?

Untuk anda pengguna wordpress, pastikan setting feed anda full text.

SETTINGS > READING > for each article in a feed, show : Full Text

Pengguna Blogspot :

Pengaturan > Feed Situs > Izinkan Feed Blog : Penuh

Bagaimana pendapat anda?

Enjoy! :D

P.S :

IMHO, sebenarnya menerbitkan feed dengan Full tetap berpotensi menghasilkan pageviews, jika postingan anda cukup menarik untuk di komentari atau di bookmarks ;)

5 komentar untuk post ini
Gambar oleh Musigny

Gambar oleh Musigny

Kemarin saya “menjelajah” lebih dalam ke dalam facebook. Dan semakin di perhatikan, facebook dengan berbagai application-nya serasa mengcover berbagai layanan yang telah di cover oleh Google, namun dalam “kemasan” yang berbeda.

Well, Pada entri kali ini, saya mencoba membuat beberapa komparasi :

1. Facebook Status Vs Jaiku

layanan short message / update / status yang bisa ditimpali oleh comment.

2. Video Application Vs YouTube

Layana upload dan streaming / watch video. Di satu sisi Video Applicationnya facebook bahkan lebih “menarik” karena fitur tagging yang membangun kedekatan user terhadap video tersebut. belum lagi fitur publish video from mobile, dan recordnya. Tapi YouTube masih menang di brand, fitur embedd dan keterbukaannya.

3. Photo Application Vs Picasa

Saya belum terlalu akrab dengan picasa sih. Tapi setahu saya, keduanya masih punya “area kelebihan” tersendiri. Picasa bisa diintegrasikan ke Google Maps / Earth, sementara Photo Application Facebook dengan fitur tagging dan integrasi ke news feednya sangat mengasikkan

4. Events Application Vs Google Calendar

Pada cakupan ini, saya lebih senang facebook. Google Calender tidak bisa memberitahukan notifikasi ulang tahun teman – taman anda secara otomatis kan?

5. Notes Application Vs Blogger.com

Pada dasarnya, blog adalah entri yang bisa dikomentari. Well, notes lebih ke penggunaan personal sih. Blogspot lebih terbuka.

6. NetworkedBlogs Application Vs Google Reader

Jika di gunakan secara maksimal. But honesty, Google Reader lebih simple sih.

7. Facebook itself Vs Orkut

Sudah jelas kan? komparasi antar social network site :D

8. Facebook Chat Vs Google Talk

Sama – sama fasilitas chatting, tapi rasanya lebih potensial facebook chat deh. Orang berlama – lama membuka facebook untuk bersenang – senang dan keep connected. Di lain pihak, untuk apa berlama – lama membuka Google Account?

9. Facebook Targeted Ad Vs Google Adwords

Tidak bisa terlalu banyak komentar karena belum berpengalaman disini. Any comments?

10. Facebook Bookmarklet Vs Google Bookmarks

Idem dengan yang diatas.

11. Facebook Connect Vs Google Friend Connect

Sudah dibahas disini.

Overall, semua fitur “similar” yang terdapat di facebook memang berbeda cakupan dengan fitur – fitur Google sih. Saya pribadi mendefinisikannya dengan dunia luar – dunia dalam. Facebook sukses membuat mengkoneksikan orang – orang di “dunia dalam” jejaring pertemanan yang diciptakannya, sementara Google menghubungkan orang – orang di “dunia luar” web yang sangat luas. Maka dari itu, berbagai fitur “dunia luar” Google seperti Alerts, Translate, Search, Gmail dll mungkin belum bisa di padankan dengan fitur yang ada di facebook.

Meskipun begitu, pernahkah terpikir oleh anda apa yang terjadi jika facebook menelurkan browser? Seperti Google yang mentaskan chrome. Okelah, bukan browser mungkin. Tapi aplikasi yang dioptimasi untuk pengaksesan facebook saja. Well, it would be interesting. :D

Dilain pihak, bagaimana jika Google men-social networking-kan Google Account nya? Wah wah, it would be interesting too. LOL

Pendapat anda? Ada yang mau menambahkan?

Enjoy! :D

9 komentar untuk post ini
Competition, oleh Danzden di Flickr

Competition, oleh Danzden di Flickr

Gerakan Internet Sehat ( setahu saya ini diprakarsai oleh Pak Donny dari Detik.com deh. Tolong koreksi jika ada yang lebih paham ) membuat kontes blogging : Internet Sehat Blog Award 2009! Yep, selalu saja ada campaign yang membidik komunitas blogger. :)

Overview singkat Internet Sehat Blog Award 2009 :

Cara mengikuti lomba Internet Sehat Blog Award 2009

  1. Pasang Banner Internet Sehat + link ke situsnya
  2. Kirimkan informasi alamat blog ke emailnya
  3. Simple kan? FYI, anda juga bisa merekomendasikan blog orang lain.

Yang Dinilai di Internet Sehat Blog Award 2009 :

  1. Konten.
  2. kreatif
  3. up to date
  4. memberikan manfaat untuk pembaca
  5. bukan copy paste ( jika saduran, sebutkan source nya )
  6. Bebahasa Indonesia
  7. Blog diupdate secara berkala

Tim penilai Internet Sehat Blog Award 2009 :

Hadiah Internet Sehat Blog Award 2009

  1. Hadiah terbagi ke dalam 3 kriteria
  2. Kriteria mingguan ( merchandise + T-shirt )
  3. Kriteria 3 bulanan ( 3G-XL datacard dan Paket Hosting Techscape (50 MB) + Nama Domain )
  4. Kriteria Akhir Tahun ( ponsel Blackberry, Paket Hosting Techscape (100 MB) + Nama Domain )

Untuk lebih jelasnya, silahkan langsung menuju ke halaman officialnya saja. Di sana terdapat informasi lebih lengkap mengenai Internet Sehat Blog Award ini. Termasuk cara klaim hadiah dan pengumuman pemenang. Well, rasanya hanya akan menyesakkan blogosphere saja jika saya publikasi ulang disini :)

Enjoy! :D


DISCLAIMER : Informasi yang tercantum disini bukan informasi resmi dari pihak penyelenggara. Jadi bisa saja terjadi perubahan sewaktu – waktu. Silahkan langsung mengakses informasi yang tercantum di halaman resminya untuk informasi yang lebih akurat

P.S.

Anda menyelenggarakan kompetisi blog? Kontak kami. Kami bisa membantu promosi kompetisi anda secara GRATIS dengan menerbitkan entri mengenai kompetisi anda.

satu komentar untuk post ini
Eureka! oleh Julienne!

Eureka! oleh Julienne!

Jadi ceritanya kemarin saya membaca daftar Ide Blog Unik nya NavinoT yang benar – benar kick ass. sayangnya, ada beberapa yang belum di cantumkan oleh NavinoT. Jadi saya cantumkan disini saja :

1. Blog tentang blog review

Gila blogwalking? kenapa tidak publikasikan apa yang anda temukan di blog orang lain? Ungkap kelebihannya, beri masukan atas kekurangannya. 200 review dalam 100 jamnya zalukhu terbukti sangat diminati loh. Apa lagi jika dieksekusi secara lebih matang. Tambah post rating dan sebagainya. Dibuat ala Crunchbase lah.

NOTE : Ide ini sebenarnya sudah sangat ingin saya eksekusi di bloggingly mengingat kesamaan niche. ( biasalah, inspired by Techcrunch begini ) Namun sumberdaya belum mencukupi sih. :P

2. CityBlogging

Tinggal di satu kota tertentu? mengapa tidak rekomendasikan tempat – tempat yang worth to visit di tempat anda? Budi Putra berkata di talkshow Paperless generation with wordpress bahwa Travelling merupakan salah satu niche yang paling menjanjikan.

NOTE : Yang ini sudah saya eksekusi bersama salah satu sobat dari jaman SMA, Japestinho, namun masih dalam fase “mencari – cari bentuk”. Silahkan kunjungi bandungkeun.com

3. Blog Review Buku + Online book store

Salah satu hobi saya membaca. Ada juga yang hobi membaca? Baca buku, lalu review. Jika orientasinya e-business, combo-kan dengan fitur purchase. In partnership dengan kutukutubuku misalnya? Agar hobi membaca anda menjadi lebih produktif. Kalau perlu, kerjasama dengan toko buku besar sebagai penyedia bukunya.

4. TV Blog

Andaikan saya memiliki sumberdayanya, yang satu ini pasti saya lakukan. Konten video jauh lebih menarik daripada sekedar tulisan. “Semua orang” ( dalam tanda kutip ) bisa menjadi VJ. Jadilah VJ untuk topik yang anda minati.

5. Blog untuk e-learning

Salah satu ego saya sebagai mahasiswa pendidikan. long distance learning bukan sekedar omong kosong ( Well, namun diperlukan kerja ekstra keras untuk learning model yang efisien sih :P ) . Terlebih dengan berbagai aplikasi web saat ini.

6. Blog tentang Vespa

Blog Tentang Hobi Yang diminati secara fanatik.

7. Blog tentang scene musik indie

idem dengan yag diatas

8. Blog tentang Motor Gede

idem juga.

9. Magazine Blog

Blog yang dikelola secara profesional oleh team dan membahas topik khusus ala Majalah. Twentea bisa jadi contohnya lah. Kombinasi dari konten teks, podcast dan video. Aduh, mengingat yang satu ini selalu membuat saya ingin jadi pemilik modal dengan sumberdaya yang kuat.

10. Blog tentang pengembangan diri

Sudah sangat banyak trainer yang ngeblog. Tapi yang dikelola sangat serius? Saya belum pernah menemukannya. Coba lihat ZenHabits dengan 80,000 feed subscribernya

11. Blog tentang kesehatan

Mengapa banyak MLM dengan produk kesehatan berkembang? Jumlah mahasiswa kedokteran yang terus bertambah? Kesehatan merupakan kebutuhan primer dan memang gelombang yang tengah naik kawan!

12. Blog tentang perawatan Tubuh / Kecantikan

Salon Kesehatan kulit dimana – mana? Spa dan fitness center berkembang? Idem dengan item diatas. Kecantikan merupakan salah satu gelombang yang sedang berkembang. Why don’t you blog it?

13. Blog Leader MLM

Hmm.. yang satu ini pasti menuai banyak kontroversi nih. Terlepas dari kontroversinya, saya yakin potensinya akan sangat besar, mengingat saya “melihat” industri ini secara langsung. Coba open mind, lalu cari data berapa persen penduduk Indonesia yang bergerak di bidang ini, dan lihat karakter “sebenarnya”.

14. Blog Pemimpin

Somehow saya memimpikan hal ini. Pemimpin negara ini menyampaikan pemikiran dan impian mengenai negara ini secara langsung. Tapi dengan sentuhan langsung pada tulisan dan komentarnya y, bukan sekedar “kerjaan asisten”.

15. Blog Tentang Seks

Haha, yang ini agak nakal nih. Bukan blog undercover mengenai dimana mendapatkan wanita y, tapi pembahasan seks dari segi kesehatan, teknik dan yang semacamnya lah. Terbayang dr. Boyke ngeblog dan memberikan wejangannya secara online. Sebenarnya hal ini sudah diangkat oleh Twentea di salah satu category nya, tapi kalau di “gali” lebih dalam rasanya akan lebih canggih deh. Well, seks merupakan kebutuhan primer kan? Terbukti dengan maraknya situs dewasa. :P

NOTE : Wah, topik berbahaya ini, mengingat saya masih single. Gyahahaha.

Sebenarnya, dari dulu saya memiliki ide segar mengenai berbagai ide blog yang siap dieksekusi ini. Namun beberapa saat yang lalu saya masih memiliki perasaan ingin mengeksekusi itu semua dan takut jika ada orang lain yang mengeksekusi ide ini dan berhasil. Singkat kata, Serakah Pencapaian. Namun empat poin sederhana menyadarkan saya :

  1. Rezeki itu sudah diatur oleh yang diatas. Siapa yang sudah saatnya mendapatkannya pasti mendapatkannya
  2. Ide saja tidak cukup untuk membuat blog yang bagus.
  3. Jika kita memudahkan orang lain, somehow kita akan dimudahkan oleh orang lain juga. Ada credit lah :D
  4. Sudah bukan zamannya lagi menutup rapat ide bagus dengan alasan personal. Seperti microsoft saja. :D

Yep, 4 poin sederhana yang menyadarkan saya. Dan jadilah saya bagikan lewat sini :)
Overall, ide canggih bukan apa – apa tanpa eksekusi yang matang. Dalam hal ini, saya setuju dengan apa yang disampaikan Ivan di NavinoT :

  1. Unik dalam penyajian – Entah dari sudut pandang yang baru atau tambahan opini penulis.
  2. Profesional dalam penampilan – tidak terlalu bingung dengan pendapatan, terutama pada awal mulanya.
  3. Serius dalam pengelolaan – Dengan kata lain, bila memang harian, maka berjanjilah untuk menerbitkan suatu yang baru tiap harinya. Bila tidak mampu? Apa salahnya untuk bekerja sama ala NavinoT?
  4. Mengerti media sosial – Baik manfaat dan pelaksanaannya.
  5. No Personal Crap! – 10% saja cukup, atau hanya sebagai artikel akhir pekan


( Source : Tip – tip lain dari NavinoT )

Oya, jika ada yang tertarik mengeksekusi ide diatas, saya terbuka untuk brainstrorming. Hubungi via comment atau facebook saja. Nanti bisa diteruskan via e-mail atau IM. :)

Enjoy! :D

12 komentar untuk post ini
RSS Reader oleh Domainer Developer

RSS Reader oleh Domainer Developer

Membaca RSS sudah menjadi bagian dari aktifitas rutin harian saya. Bangun tidur, ibadah, lalu nyalakan PC / Laptop, Koneksikan dengan internet, lalu membuka aplikasi web RSS reader pilihan : Google Reader. Awalnya kegiatan ini sangat menakjubkan. Saya dapat mengkonsumsi banyak konten dan keep in touch dengan berita terbaru dari berbagai blog berkualitas. Namun apa yang terjadi kemudian? Seiring dengan berjalannya waktu, semakin banyak blog yang saya subscribe. dan ternyata tidak semua dari mereka selalu memberikan update yang bermanfaat. Somehow, ini mulai menyebalkan dan menyita waktu.

Ya, sangat menyita waktu.

Sebenarnya saya bisa saja mengacuhkan setiap update yang masuk, atau hanya membaca konten yang saya beri tanda bintang. Namun apa daya? Saya, dan mungkin anda juga, bukan tipe orang yang senang mengabaikan tumpukan item yang belum terbaca.

Lebih dari itu, saya cukup beruntung untuk memahami bahwa otak bekerja seperti spons. Otak menyerap semua hal yang diberikan, disadari atau tidak. Hubungannya dengan RSS? Tidak semua RSS yang di subscribe selalu memberikan input positif. Terkadang beberapa feed yang saya subscribe, biasanya yang berbentuk personal blog, memberikan konten kurang positif bernada keluhan. Di luar item bermanfaat yang biasa mereka publikasikan.

Mempertimbangkan hal ini, bagaimana posisi RSS menurut anda? Apakah anda merasa RSS mempermudah hidup anda, atau ternyata malah hanya menyita waktu anda tanpa anda sadari? Dan hal yang lebih penting lagi sebagai orang yang tengah membangun karakter efektif, apa solusi yang telah anda gunakan untuk membuat RSS reader menjadi bermanfaat untuk hidup anda, alih – alih menyita waktu?

Silahkan berbagi dan sampaikan pandangan anda.

Enjoy! :D

2 komentar untuk post ini
I dont want to monetize my blog oleh doughaslam

I don't want to monetize my blog oleh doughaslam

Saya teringat beberapa hari yang lalu ketika blogwalking mengenai wordcamp. Ada satu quotation yang sangat menarik dari Matt Mullenweg yang saya baca dari Media – Ide :

You can make money BECAUSE of your blog. Not FROM your blog.
Matt Mullenweg di Wordcamp Indonesia 2009

Satu sudut pandang yang menarik mengingat banyaknya blogger yang mulai ngeblog karena harapannya akan earn money online, dan juga banyaknya blog dengan tema make money online. Ok, mari kita telaah.

Make money FROM your blog

Make money FROM your blog berarti membuat blog anda menjadi “mesin” uang. Mekanismenya kira – kira seperti ini : Tulis blog dengan tema yang spesifik ( Dalam beberapa kasus, bisa juga berarti Copy Pasting dari souce yang tepat ), serap visitor sebanyak – banyaknya dari topi yang digarap. Traffic yang tinggi tersebut lalu di monetize dengan berbagai skema : Direct Ads, Banner PPC, Paid Review, dll.

Lalu apa masalahnya Make Money FROM Blog?

Dalam beberapa kasus, hilangnya sudut pandang. Terutama paid review. Dalam kebanyakan kasus, blogger terpaksa menulis review yang sebenarnya mungkin belum pernah mereka rasakan. Atau merekomendasikan sesuatu yang bahkan mereka sendiri belum coba. Singkatnya, bukankah ini sesuatu hal yang “rancu” jika tidak dibilang kebohongan? ( Kecuali jika blogger memang menulis paid review mengenai sesuatu yang memang sudah dialaminya )

Poin kedua adalah, munculnya banyak blog yang tidak didesain untuk manusia. Yang diutamakan adalah SEO, serap traffic setinggi – tingginya dari Search Engine, lalu arahkan untuk mengklik banner PPC. Setelah itu, selesai. No visitor satisfaction, no quality content. Kemana semangat sharingnya?

Make Money BECAUSE of your blog

Artinya, mempublikasikan keahlian anda melalui blog dengan harapan akan semakin banyak orang yang mengenal kompetensi anda. Dari mana uang dihasilkan? Tetap dari kompetensi anda ( misalnya design, writing, training ) namun blog membantu anda memasarkan kompetensi anda. Singkatnya, Personal Branding

Masalah Make Money BECAUSE of your blog?

Kita sama – sama perlu berempati bahwa kenyataannya memang ada saudara kita yang memang membutuhkan uang dan belum memiliki kesempatan untuk mengasah kompetensinya. ( Anyway, Saya tidak setuju jika dikatakan ada orang yang tidak memiliki kompetensi. Saya termasuk pemercaya “semua orang dilahirkan unik dan memiliki peran masaing – masing” ). Yep, that’s the problem.

Jadi? Make Money FROM your Blog atau Make Money BECAUSE of your blog?

It’s a matter of choice. Semuanya merupakan pilihan, dan kembali kepada anda. Saya pribadi sih mengharapkan keduanya :P . Dua lalat dalam sekali tepuk. Yang menjadi masalahnya kan MASALAHNYA. Jika masalahnya kita atasi tidak menjadi masalah kan?

It’s ok untuk make money from your blog jika subjektifitas dan semangat sharingnya terjaga, dan it’s ok untuk make money because of your blog jika menghasilkan dengan cepat.

Well, Itu yang saya tangkap dari quotationnya Matt sih . :P

Menurut anda?

Mari berdiskusi disini. Semoga menjadi diskusi yang menarik di awal pekan anda :)

Enjoy! :D

6 komentar untuk post ini
notes. image by caryn74

notes. image by caryn74

Enam hari yang lalu saya sempat membagikan link ke berbagai posting mengenai Wordcamp Indonesia. Namun sayangnya belum ada yang menulis review yang menyeluruh mengenai Hajatan pengantusias wordpress tersebut, hingga saya hinggap di blog Nona ( eh, benar nona kan? ) yang lahir di Malang ini : PinkParis a.k.a. Risna.

Jadi mana catatan lengkapnya? ini dia :

Link Catatan lengkap ( complete notes ) wordcamp indonesia 2009 oleh PinkParis

Yep, standing applause untuk PinkParis yang sudah berbagi pengalamannya mengikuti wordcamp secara lengkap :D !

4 komentar untuk post ini

Seperti biasa, pagi ini saya membaca RSS reader, dan blogwalking sana – sini. Mulai dari membaca lengkap beberapa Feed, hingga entah mengapa terdampar di Wordpress.org. Dan saya menemukan sesuatu yang cukup mengagetkan di halaman bagian notifikasinya :

Wordpress is also available in Basa Sunda? What a magic of Open Source :D

Wordpress is also available in Basa Sunda? What a magic of Open Source :D

Wordpress dalam basa sunda?

Ahahaha, sangat mengagetkan sekali :D
Wordpress dalam bahasa Indonesia itu sudah biasa. namun dalam bahasa sunda?

Saya langsung menginspeksi halaman Wordpress dalam bahasa sunda ini, dan menemukan frontpage wordpress, namun dalam bahasa sunda. :D :

Frontpage wordpress dalam bahasa sunda

Frontpage wordpress dalam bahasa sunda

Haha, sebagai orang sunda asli saya merasa tersanjung juga. Ternyata bahasa sunda tidak hanya eksis di Fupei dan wikipedia saja. Tapi di Wordpress juga! Hehe. :D

Ngomong – ngomong, jadi belajar banyak kosakata baru nih ( Saya termasuk ke dalam urang sunda asli namun tidak mahir berbahasa sunda. Terlebih lagi, kosakata ini tidak dipelajari di pelajaran muatan lokal saya dulu :P ) :

  • Download = Unjal
  • Link = Panumbu
  • Comment = Panumbu
  • Right Now = Danget Ieu
  • Pages = Kaca
  • Quick Press = Pedal Pintes
  • View Site = Longok Situs
  • Home = Tepas
  • and so much more…

Well, jika anda menemukan kosakata lain, silahkan berbagi via comment :)

Enjoy! :D

P.S. :

Spertinya saya sudah menemukan siapa “pelaku” dari wordpress dalam Bahasa Sunda ini : Dadan Nasrullah. Seorang blogger yang konten blognya berbahasa Sunda. Sayangnya halaman about beliau kosaong. Tak apalah, saya akan berusaha meng interview belau di lain kesempatan :D

7 komentar untuk post ini
foto oleh si1very

foto oleh si1very

Bagaimana sih cara membuat traffic blog tinggi?

Siapa sih yang tidak ingin blognya ramai? Ingin pelanggan feednya banyak? Ingin pageview-nya gila – gilaan? Ingin ratusan komentar di setiap posting?

Semua blogger menginginkan hal tersebut. Hanya masalahnya adalah, mengapa hal tersebut tidak kunjung tercapai?

Pertanyaan yang penting : mengapa Blog tidak kunjung ramai, dan saya ingin menyumbangkan pandangan saya mengenai hal ini. Dan kali ini, saya tidak berbicara mengenai aspek teknis.

Prinsip dasar : Semua manusia ingin untung, tidak ada manusia yang ingin rugi. Adakah diantara anda yang menginginkan kerugian dalam hidup? Satu pertanyaan retoris yang tidak perlu di jawab. Berangkat dari satu prinsip sederhana ini, pertanyaan universal berwujud “Bagaimana cara membuat traffic tinggi” terjawab :

Berikan keuntungan sebesar – besarnya bagi mereka yang mengunjungi blog anda. “Keuntungan” disa berwujud berbagai hal : Informasi yang sangat dibutuhkan, tutorial yang membantu, jawaban atas pertanyaan, conversation yang berkualitas, dll

Prinsip sederhana yang berlaku di berbagai aspek kehidupan. Jika anda sedang mencari – cari cara membuat traffic blog anda tinggi, coba tanyakan hal mendasar ini kepada diri anda : Keuntungan apa yang saya berikan untuk pengunjung blog saya? Apakah pengunjung saya merasa mendapatkan keuntungan dengan mengunjungi blog saya?

Satu pertanyaan sederhana yang bisa membuat banyak hal berbeda. Pertanyaan yang selalu saya tanyakan kepada diri saya.

Bagaimana dengan anda?

Enjoy! :D

16 komentar untuk post ini
Lorem Ipsum by rage_art

Lorem Ipsum by rage_art

Hari ini saya menemukan hal yang menarik dari wpcandy, blog mengenai wordpress : Dummy Content untuk wordpress yang dapat anda download secara gratis

Memang apa gunanya dummy content?

Dummy content akan sangat berguna untuk anda yang mendesain wordpress theme. Jika anda membuat theme wordpress yang dirilis untuk publik, theme anda harus siap untuk berbagai kemungkinan konten : ordered list, unordered list, blockquote, floating image, dll. Maka dari itulah, anda akan membutuhkan berbagai post yang mencakup berbagai karakter konten tersebut, agar anda dapat mengetahui tampilan setiap konten di theme anda. Jadi ketika theme anda digunakan oleh orang lain, tampilan kontennya akan maksimal.

Ok deh, silahkan langsung meluncur ke TKP untuk men download dummy content wordpress gratis:

http://wpcandy.com/articles/easier-theme-development-with-the-sample-post-collection.html

Enjoy! :D

satu komentar untuk post ini