
change by Viv | Seattle Bon Vivant
Saya punya satu pertanyaan untuk anda semua pembaca bloggingly:
Menurut anda, mana yang lebih anda menyenangkan: Blog yang di update setiap hari namun kontennya berkisar di seputar insight dan komentar saja, atau blog yang diupdate sepekan sekali-dua kali atau tiga kali namun dengan konten yang depth (dalam)?
To be honest, beberapa hari ini saya mencoba menganalisa progress bloggingly. Dan hasilnya? Saya rasa belum maksimal.
Satu analisa saya adalah tulisan-tulisan saya di bloggingly yang akhir-akhir ini lebih sering berputar di insight, pemikiran, dan berbagai hal yang lebih personal untuk mengejar One Post Per Day (jadi ingat campaignnya mango addict dulu y?
). Di satu sisi, memang benar bahwa tulisan yang bersifat personal lebih memicu diskusi melalui komentar. Namun disisi lain, mungkin pertumbuhan traffic tidak teralu berbanding lurus y? Yang saya amati dari dashboard wp-stat saya, bahwa beberapa post dengan satu topik tertentu justru menjadi tulisan yang paling sering diakses. Timeeless lagi.
Terlebih lagi, saya terbayang satu poin yang disampaikan oleh Neil Patel di 15 Things I Wish I Had Known When I Started My First Blog. baca poin ini:
Don’t burn yourself out
When I started blogging, I used to blog twice a day. I got burned out and felt that I was writing too much. Blogging shouldn’t seem like a chore, you should enjoy it. I now blog once a week on average and I love doing it. Don’t force yourself to blog to often or else you will get burned out.
Yep, and i think i’ve burned myself out. Belum terlalu burn out sih, tapi saya mulai merasa bahwa meski saya masih sanggup mengejar satu update perhari, hal ini tidak akan selamanya bisa terjadi. Sampai kapan saya bertahan? Terlebih dengan project lain yang membutuhkan perhatian. Memang benar kata Bang Anggi dari RuangFreelance suatu ketika kami chat via facebook: “Coba cari partner fik, akan lebih enak dan ringan kalau ngerjain blognya tidak sendiri”. Dan yeah, benar-benar terasa sekarang.
*NOTE: Kalau tidak salah, beberapa teman blogger lain juga pernah merekomendasikan hal ini y?*
Sekarang pertanyaannya adalah: Dimana dan bagaimana caranya mencari partner yang sevisi dan sehati y? Salut sama Bang Toni yang main tembak saja dan ternyata klop, Hahaha, ajarkan saya cara menmbak yang baik dan benar dong
Anyhow, Ada yang mau menjadi co-author di bloggingly? Not for sake of money y, orang monetisasi saja belum ada
Overall, saya mencoba merangkum apa yang menjadi kegundahan saya, dalam sudut pandang saya dan blog yang masih dikelola seorang diri:
Post Harian
KELEBIHAN: Blog menjadi padat dengan konten. Memungkinkan untuk menjalankan program “minggu hari link, rabu hari review”. Reader disapa setiap hari melalui feed.
KEKURANGAN: Karena “mengejar setoran” kualitas konten tidak menjadi terlalu “dalam”. Implikasinya? Traffic tidak berkembang secara maksimal. Anyway, It will burned myself out someday.
Post Pekanan (2 – 3 kali perpekan)
KELEBIHAN: Ada tenggang waktu untuk membuat satu tulisan yang lebih dalam dan berkualitas. Jika kualitas konten terjaga dengan baik, implikasinya adalah pertumbuhan traffic yang lebih baik.
KEKURANGAN: Subscriber? Logikanya subscriber blog menjadi banyak untuk blog yang rajin di update. Namun kenyataannya adalah malah kebanyakan blog besar dengan ribuan subscriber tidak diupdate setiap hari tuh.
Terjebak lalai. Karena tidak bersentuhan setiap hari, kemungkinan lalai tinggi. Niatnya dua-tiga kali perpekan tapi malah tidak di update2. halah.
Sekarang, pendapat anda bagaimana? Sejujurnya mulai lebih condong ke Post Perpekan, jika saya masih mengelola bloggingly seorang diri sih *halah*. Pendapat anda?
Enjoy!
P.S.
- Resolusi awal tahun baru 2009 saya sepertinya perlu dipercanggih lagi. Bukan update setiap hari, itu kan jalan. Tapi lebih ke meresolusikan hasil. Jalan mah bisa fleksibel kan? Karena terkadang kita belum mengetahui jalan yang terbaik untuk kita. Yang penting hasil tercapai
- Ngomong-ngomong, hari minggu kemarin saya ke studio Metro TV untuk menyaksikan Mario Teguh Golden Ways Live. Dan saya sempat foto-foto di depan lambang media mainstream itu dengan membawa-bawa icon bloggingly. Hanya satu – dua foto sih, tapi coba disimak di Facebook Pages Bloggingly deh. haha, new media on mainstream media office!
- Anyway, yang punya account facebook, join di Facebook Pages Bloggingly y!