Arsip Untuk Post Dengan Kategori ‘Out Of Blogic’

Indonesia Unite

Indonesia Unite

Tanggal 17 Juli yang lalu tepat 1 bulan sebelum hari kemerdekaan, lagi-lagi aksi teror bom menggemparkan Jakarta, ibukota Indonesia. Mega kuningan kembali menjadi sasaran kekejian para terorist yang ingin menimbulkan kekacauan di tanah air. Tapi kali ini aksi teror ini tak hanya mengundang reaksi dari pihak berwajib. Seluruh rakyat Indonesia khususnya mereka yang bergerilya melalui dunia maya pun bereaksi dengan aski ini.

Tepatnya di dunia twitter Indonesia, tweeple (istilah lain untuk sebutan pengguna Twitter) Indonesia langsung bereaksi dengan cepat. Entah siapa yang memulai hashtag #indonesiaunite untuk pertama kalinya yang jelas sang creator yang tak mau disebut namanya menyebutkan bahwa #indonesiaunite adalah milik semua orang. Gerakan ini mengajak warga Indonesia untuk tidak takut “We are not affraid” kepada aksi teror ini. Dan terus memberi tahu dunia bahwa Indonesia tetap aman untuk dikunjungi melalui twitter. Betapa cepatnya penyebaran berita melalui media twitter ini konon sampai mengalahkan cepatnya media cetak dan lainnya meliput berita ini. Tweeple indonesia dengan cepat merespon hashtag ini baik dengan update status maupun ReTweet yang mengandung hashtag #indonesiaunite.

Kekuatan media social seperti twitter inilah yang juga dengan cepat memberi informasi kepada seluruh orang di dunia dengan menjadi #1 trend di twitter. Layaknya sms, pesan 140 karakter twitter pun segera menjelma menjadi alat komunikasi dunia yang sangat efektif untuk memberi tahu aksi teror ini. Menjadi trend pertama di twitter selama beberapa hari ini juga lah yang menyebabkan banyak mata dunia yang tertuju ke Indonesia meski karena aksi teror bom. Sebab pengguna twitter menjadi aware dengan adanya twitter trend ini. Beberapa artis ternama Amerika juga diberitakan memberi simpati dan dukungan terhadap gerakan #indonesiaunite ini melalui twiiternya. Dan juga banyak media cetak dan elektronik dari berbagai negara yang melaporkan berita hashtag #indonesiaunite ini. Sampai-sampai marketer juga memanfaatkan hashtag @indonesiaunite ini untuk memasarkan produk mereka. Yah yang penting masih berbau Indonesia lah :D

Fakta #indoneisaunite

  • Lagu Pandji, Kami Tidak Takut yang menurut penuturannya sudah dia ciptakan dan rekam jauh hari sebelum kejadian teror bom ini. Andai saja lagu ini dapat menyadarkan sang pelaku sebelum kejadian terjadi, mungkin bisa saja jadi lain cerita :)

  • Joel Madden personil band asal Amerika Good Charlotte memberi dukungan #indoneisaunite melalui twitternya. @JoelMadden Posting this for #indonesiaunite seriously my favorite place in the world http://bit.ly/Eyhqq got to support
  • Michelle Branch asrtis asal Amerika juga memberi dukungannya melalui twitter. @michellebranch I’m part Indonesian on my mother’s side. So sad what happened there. Such a beautiful culture and country #indonesiaunite
  • Twitter #1 trend. Lihat disini dan disini.
  • Auto Twitter Overlay + Post. Dukungan juga muncul dengan mengganti avatar twitter dengan overlay bendera Indonesia.
  • Muncul nyata offline dengan kaos support Kami Tidak Takut – Indonesia Unite –

Yang kami tekankan disini adalah penggunaan media twitter sebagai alat untuk propaganda atau ajakan kepada seluruh orang untuk mendukung Indonesiaunite. Jadi, kekuatan social media seperti twitter ini sebenarnya juga tidak dapat diremehkan. Dengan pengguna yang begitu banyaknya twitter juga dapat dimanfaatkan sebagai alat untuk mendriving kekuatan massa untuk tujuan yang baik. Ini juga bisa anda manfaatkan untuk keperluan blog anda ataupun komunitas tertentu. Terakhir tak lupa beri dukungan anda sebagai warga Indonesia meluli Indonesia Unite. Bersatu lah Indonesia!

P.S.
Tulisan ini kami buat sebagai bentuk peduli Bloggingly untuk mendukung gerakan #indonesiaunite supaya tidak hanya menjadi gerakan di dunia maya semata tetapi kami berharap agar pemerintah juga mendukung gerakan ini menjadi gerakan di dunia nyata juga. Hidup Indonesia!

2 komentar untuk post ini
Web 2.0 by Daniel F. Pigatto

Web 2.0 by Daniel F. Pigatto

Gegap gempita web 2.0 mungkin sudah lewat, namun ada baiknya juga kita memahami satu era dalam world wide web bernama web 2.0 yang tengah berjalan ini. Tulisan ini merupakan follow up dari tulisan mengenai Era perkembangan internet yang telah di publikasikan di sini.

Jadi, apa itu web 2.0?

Web 2.0 adalah generasi/wajah baru dari world wide web: world wide web yang lebih partisipatif.

Istilah web 2.0 menjadi terkenal semenjak O’Reilly Media Web 2.0 Conference di tahun 2004. Web 2.0 tidak merujuk kepada teknologi baru dalam world wide web, meskipun web 2.0 memiliki kecenderungan tertentu dalam design dan penggunaan teknik AJAX.

Secara historis, web 2.0 adalah come back dari bisnis web semenjak tragedi dotcom bubble burst di tahun 2000. Sementara secara teknis, web 2.0 adalah satu pengklasifikasian “wajah baru dari web” dimana karakteristik pertukaran data many-to-many terjadi.

Di era sebelum web 2.0 (sebelum tahun 2000, ada juga mengklasifikasikannya sebagai web 1.0), hanya mereka yang memiliki pengetahuan mengenai web (programming n design, or geek) atau para pemilik modal yang mampu menghire programmer yang mampu menyediakan konten (teks, gambar, musik) di web. Sehingga pertukaran data yang terjadi adalah one-to-many atau sedikit-ke-banyak.

Sederhananya, web 2.0 adalah klasifikasi dari web (yang kemudian berevolusi menjadi lebih dari sekedar klasifikasi: sebuah era) yang membuat ’semua orang’ yang terhubung ke web mampu menyediakan dan mendistribusikan konten (teks, grafis, dll) di web. Website yang membuat orang dapat berbagi konten di web dengan mudahnya (tidak perlu pengetahuan pemrograman web pun bisa berbagi data di web) adalah web 2.0: Blog, Photo Sharing (flickr), Video Sharing (YouTube), Presentation Sharing (Slideshare.net), Social Networking (facebook, myspace, friendster, linkedIn, etc) dll.

Kemampuan pengguna internet biasa untuk mendistribusikan konten telah merubah wajah web: Bukan lagi web sebagai informasi dimana distribusi data terjadi antara sedikit-ke-banyak, melainkan web sebagai platform di mana distribusi informasi terjadi antara banyak-ke-banyak: many-to-many. Dan inilah esensi dari web 2.0: partisipasi. kolaborasi. many-to-many. contoh spesifik dari web 2.0: Wikipedia, Flickr, dll.

‘Pernak-Pernik’ Web 2.0

Sementara esensi penting dari web 2.0 adalah partisipasi user, web 2.0 sebagai suatu era juga membawa berbagai hal yang menjadi ciri khas dan klasifikasi spesifik web 2.0:

Folksonomy (tagging), bukan taxonomy (category). Tag Cloud adalah salah satu contoh ini. Untuk lebih jelasnya anda bisa baca tulisan saya mengenai perbedaan tagging dan category disini.

Web sebagai platform. Web menjadi platform dimana user berinteraksi dan berpartisipasi. Inilah mengapa cloud computing seperti zoho dan google docs termasuk Web 2.0

Memanfaatkan kecerdasan kolektif. The wisdom of crowd. Partisipasi user dimanfaatkan untuk tujuan bersama. contoh dari poin ini: Ranking artikel di digg (atau lintasberita pada versi indonesia), dan sistem editing wikipedia.

Akhir dari perputaran release software: Software terus di update sesuai dengan kebutuhan user. Sekarang anda tahu mengapa label beta di gmail masih ada hingga detik ini kan? ;)

Model Pemrograman yang mudah untuk di kolaborasikan: Facebook dengan Facebook applicationnya, teknologi RSS Feed, Mashup site seperti housingmaps yang mengandalkan API Google Maps dan data craiglist, dll.

Rich User Experiences : pengalaman penggunaan software yang kaya (susah sekali menemukan padanan katanya. Ada usulan?). Thanks to AJAX, teknik pemrograman kombinasi antara xhtml, css, DOM, XMLHttpRequest, XML yang disatukan oleh JavaScript yang membuat antar muka web menjadi semakin ‘mendekati’ antarmuka desktop. NOTE: penggunaan teknik AJAX ini juga menjadi salah satu ‘trend’ dalam berbagai aplikasi web 2.0. Hal ini dipicu oleh teknik yang dilakukan Gmail.

Design. Ini bukan patokan utama sih, namun penggunaan CSS dan webstandard menjadi ciri utama. Pada level yang sangat ekstrim, bahkan berbagai aplikasi web 2.0 memiliki pola design yang seragam: Font besar, glossy effect, warna cerah yang kontras, rounded corner, dll.

Ketidak setujuan seputar Web 2.0

Tim Barners Lee, sang penemu world wide web menyangkal eksistensi web 2.0 karena ‘aspek partisipasi’ yang menjadi kata kunci web 2.0 memang sudah menjadi aspek world wide web itu sendiri. Dan teknologi yang digunakan di web 2.0 juga memang teknologi world wide web. Jadi, Tim memandang bahwa web 2.0 ya world wide web itu sendiri.

2.0 yang lain

Konsep dasar web 2.0 yang merupakan partisipasi membuat istilah 2.0 menjadi kata sifat yang memiliki makna partisipasi. Dan sebagaimana istilah e- yang bermakna electronic yang dapat melekat pada berbagai kata benda dan berfungsi sebagai kata keterangan (contoh: e-store, e-mail, e-book, dll), begitupun juga istilah 2.0. Dari web 2.0, muncul istilah politik 2.0, Business 2.0, Enterprise 2.0, Goverment 2.0, health 2.0, bahkan porn 2.0.

Bacaan lebih lanjut:

Saya menulis entri ini berdasarkan banyak tulisan yang saya tarik benang merah kesimpulannya. Jika anda masih tertarik lebih dalam mengenai web 2.0, silahkan di jelajahi:

Hey, bagaimana pendapat anda mengai hal ini? ;)

Enjoy!

8 komentar untuk post ini

Web 2.0 Collage logos by premiardiego

Web 2.0 Collage logos by premiardiego

Jika pada tulisan lalu saya mereview perkembangan internet berdasarkan pencapaian-pencapaian teknis, perkembangan internet dapat juga dilihat dari perspektif berbeda. Dan tulisan ini akan mengulas hal tersebut.

1990 – 2000 : Awal mula perkembangan internet.

World wide web pertama kali menemukan bentuknya di November 1990. Hingga tahun 1993, jaringan internet berkembang demikian pesatnya. Perkembangan jaringan internet up to (seperti promosi ISP saja :P ) 341,000%

Layanan yang internet kala itu masih berkisar diantara static website yang saling dihubungkan dengan hyperlink. Umumnya website berformat “brosur online” – website yang menyampaikan informasi satu arah – umumnya berbentuk profile, portal berita, toko online, layanan email, dll. Web kala itu dihuni oleh website-website yang di desain menggunakan table dan flash.

2000 : DotCom Bubble Burst, atau DotCom Crash, atau DotCOm Doom.

Tahun 1998, Google berdiri dan internet menjadi semakin mudah untuk dijamah. di kala itu potensi website dengan format portal berita dan toko online (seperti amazon.com) di lirik besar-besaran oleh investor. Di US, dana jutaan dollar diinvestasikan untuk masuk ke bidang online yang sayangnya, tidak semua website dengan modal jutaan dollar tadi dapat menghasilkan. Pada pertengahan 2000, gelembungan dana (bubble) yang masuk ke internet pecah (burst) juga. Dana yang masuk tidak berputar kembali menjadi keuntungan.

2001 – Sekarang: Web 2.0

Banyak perusahaan online tumbang di masa DotCom Bubble burst, namun banyak juga yang bertahan. Google, Yahoo, Amazon dan eBay adalah beberapa diantaranya. Kehancuran selalu menyisakan pemain berkualitas yang bertahan. Dari keruntuhan DotCom Bubble burst tersebut, wajah world wide web perlahan mulai berubah.

Di tahun 2001, wikipedia di luncurkan. Apple mendirikan iTunes. Di tahun 2002, friendster di luncurkan. Perlahan, world wide web mulai di huni oleh website – website dengan karakteristik yang berbeda dengan website – website yang eksis sebelum dotcom bubble burst. Website website tersebut memiliki satu ciri mencolok bernama partisipasi sehingga pada tahun 2003, istilah web 2.0 muncul

Istilah web 2.0 tidak mengklasifikasikan world wide web berdasarkan teknologinya, namun berdasarkan karakter website tersetbut. Istilah web 2.0 juga memunculkan istilah web 1.0: Satu istilah untuk era sebelum web 2.0

Pada garis besarnya, web 2.0 berbicara mengenai partisipasi. hubungan komunikasi many-to-many. Jika pada era web 1.0 (era sebelum web 2.0, dari 1990 hingga 2001) pengguna internet dengan mudah membrowse internet, namun pengadaan konten di internet masih ‘dikuasai’ oleh para geek yang menguasai bahasa HTML untuk membuat halaman web. Komunikasi yang terjadi pun hanya satu arah: dari pemilik website ke pengunjungnya. Pada era web 2.0, pengadaan konten di internet tidak lagi dikuasai oleh geek. Website – website yang digolongkan ke dalam kategori web 2.0 (kita akan menuliskan lebih rinci tentang web 2.0 di tulisan selanjutnya) memfasilitasi pengguna internet biasa untuk menuliskan konten mereka sendiri: Website sharing foto seperti flickr, blog service seperti wordpress.com, blogger.com, video sharing seperti YouTube, dll. Komunikasi pun terjadi secara dua arah, dimana pengunjung web juga bisa memberikan informasi.

Kedepannya?
Karena terciptanya web 2.0 (meski beberapa pihak setuju bahwa istilan web 2.0 hanyalah buzzword marketing semata, Web 2.0 tiada ubahnya adalah web itu sendiri) beberapa pihak memandang masa depan internet ebagai web 3.0 atau semantic web. Jika web 1.0 berbicara mengenai komunikasi satu arah, web 2.0 berbicara mengenai partisipasi dan komunikasi 2 arah, web 3.0 diperkirakan akan berbicara mengenai semantic web: web ‘cerdas’ yang memahami kebutuhan user berdasarkan history aktifitasnya di internet.

Pendapat anda?

P.S: special thanks untuk Kang Rama dari DailySocial untuk share referensinya :)

6 komentar untuk post ini
make-money-online by Magnolia Texas

make-money-online by Magnolia Texas

Masih dalam topik dasar mengenai internet. Topik kali ini adalah topik yang sudah sering kita dengar namun tetap banyak dipertanyakan:

Bagaimana sih kita bisa menghasilkan uang melalui internet?

Ada banyak istilah untuk menghasilkan uang melalui internet: Make money online, Monetization, Online Business, dan berbagai istilah lainnya. Metoda untuk menghasilkan uang melalui internet pun ada demikian banyaknya. Namun jika kita runut dan analisa, pada dasarnya hanya ada tiga model dalam menghasilkan uang melalui internet:

Model 1: Menjual Sesuatu

Konsep dasar penjualan:

  1. penawaran
  2. pengunjung merespons penawaran
  3. Kalau pengunjung memutuskan untuk membeli, terjadi transaksi
  4. Terdapat margin antara harga pokok produk dan harga jual dari setiap transaksi. Setelah dipotong biaya operasional, itulah keuntungan anda.

Hal ini sudah sangat lazim kita temukan dalam kehidupan sehari-hari. Contoh sederhana: minimarket. Minimarket men-display barang yang dijual, pelanggan masuk ke minimarket, jika pelanggan menemukan bahwa kebutuhan mereka di tawarkan (dijual) oleh minimarket tersebut, pelanggan membeli di minimarket tersebut.

Hal serupa terjadi di internet:

  1. Pertama kita memiliki satu hal yang bisa dijual: entah barang berupa ebook, buku, t-shirt, software, atau mungkin kemampuan/skill seperti webdesign, content-writing, dll.
  2. Langkah selanjutnya adalah menginformasikan penawaran kita atas ‘produk’ yang kita jual: bisa dengan membuat website (gratisan atau secara professional), satu halaman penawaran, melalui tulisan di blog, memanfaatkan multiply, dll.
  3. Jika ada pengunjung yang datang dan memutuskan untuk membeli, pengunjung mengontak penjual (via sistem checkout, via Y!M, via email, atau apapun modelnya), dan dilakukan transaksi. Uang di transfer, dan barang yang dijual pun dikirimkan oleh penjual ke pembeli.

Model 2: Promosi

Yang dimaksudkan dengan promosi adalah, mereferensikan “produk” orang lain melalui sumberdaya online (website, blog, newsletter, dll) yang kita miliki. Produk yang kita referensikan bisa berupa barang orang lain yang dijual, website orang lain, dll. Metoda referensinya pun bisa beragam: bisa kita mereferensikan “produk” orang lain tersebut melalui banner yang kita pasang, melalui link berbayar, text-link-ads, link affiliate, PPC, paid review, dll. Kita mendapat bayaran dari mereferensikan produk tersebut.

Intinya, jika kita mereferensikan sesuatu yang bukan milik kita kepada pengunjung sumber daya online kita (website, blog, newsletter, twitter follower, dll) dan kita dibayar untuk itu, itu promosi.

NOTE: kalau kita mereferensikan sesuatu yang bukan milik kita kepanda pengunjung sumberdaya online kita dan tidak dibayar untuk itu, kira-kira definisi yang tepat apa y? Promosi yang Ikhlas mungkin? :P

Model 3: Jasa / Layanan Berbayar

Yang dimaksud dengan Jasa / Layanan Berbayar : Kita memiliki jasa / layanan yang dijalankan melalui internet, dan pengguna perlu membayar untuk itu.

Contohnya: Kursus blogging blogmastermind oleh Yaro Starak. Untuk mengakses materi kursus, anda harus membayar sejumlah biaya. Itulah layanan / Jasa berbayar.

Contoh lain: CrazyEgg, Flickr Pro Account, UserVoice versi berbayar, Paypal (mereka menarik $1,5 dari request check from paypal. Well, itu berbayar kan? :P ), kursus internet marketing, dll.

Itu dia 3 model dasar mengenai cara internet menghasilkan uang. Bagaimana pendapat anda? ;)

P.S.

Hal penting untuk di ketahui: i haven’t been an expert yet. Jadi untuk anda yang expert di bidang ini, masukan membangun anda mengenai hal apa yang sebaiknya turut dicantumkan atau tidak dicantumkan sangat berarti untuk bloggingly. :)

Yang belum expert juga tidak apa-apa kok. Mari berdiskusi! :D

Enjoy! :D

2 komentar untuk post ini

Intro:

Blog berdiri diatas satu infrastruktur raksasa bernama internet, world wide web, bahasa pemrograman, content management system, dan banyak lagi hal lain. Sebagaimana kita telah mempelajari operasi matematika dasar sebelum kita mempelajari aljabar, akan menjadi lebih menyenangkan jika kita memahami apa yang menjadi dasar dari sesuatu sebelum kita mencoba memahami bangunan yang berdiri di atasnya.

Saya mempelajari garis besar hal ini di qcollege (Jl. Supratman Bandung) ketika mengambil course web development. Sementara detailnya, World Wide Web masih menjadi andalan :)

Yang saya sampaikan disini bukanlah penyampaian seorang expert mengenai satu konsep teknologi. Ini upaya penyederhanaan konsep yang mendasari konsep lainnya agar kita sama-sama mengerti. Jadi jika anda menemukan sesuatu yang patut dikoreksi, perhatian anda sangat kami apresiasi. :)

Well, Here We Go:

Jan 2005 Map of the Internet by matthewjetthall (Visualization of the various routes through a portion of the Internet)

Jan 2005 Map of the Internet by matthewjetthall (Visualization of the various routes through a portion of the Internet)

Apa Itu Internet?

Internet adalah jaringan komputer yang saling terhubung secara global yang memungkinkan pengguna internet saling bertukar informasi/data melalui jaringan tersebut. Internet adalah sistem komunikasi data berskala global, suatu infrastruktur yang terdiri dari hardware dan software yang menghubungkan komputer yang berada di jaringannya.

So, internet berbicara mengenai jaringan komputer yang terhubung dan saling berinteraksi satu sama lain dalam skala global.

Awal Mula Internet (Sejarah Internet versi singkat)

Ada banyak sekali poin penting dalam sejarah perkembangan internet. Namun pada kesempatan ini saya akan menyederhanakannya menjadi 5 milestone penting dahulu saja, berdasarkan apa yang telah di beritakan oleh CNET Australia. Milestone versi yang lebih kompleks akan saya terbitkan di tulisan selanjutnya :)

Kemunculan internet dimulai pada 1966, oleh ARPA (Advanced Research Project Agency – Salah satu divisi di departemen pertahanan U.S.) dengan ide yang sangat simpel: membuat jaringan komputer militer yang mampu bertukar data dari tempat yang jauh.

Di tahun 1969, ARPA dengan ARPANET-nya berhasil menghubungkan dua komputer di University of California, Los Angeles dan SRI International di Menlo Park, California. Hal ini lah yang menjadi salah satu embrio kelahiran internet.

Di tahun 1974, TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) diperkenalkan dan menjadi sangat populer serta diterima di tahun 80-an. TCP/IP adalah standar komunikasi data yang digunakan untuk proses tukar-menukar data dalam jaringan internet. Sederhananya, TCP/IP adalah protokol/aturan yang digunakan bersama dalam mentransfer data dari satu komputer ke komputer lain dalam jaringan internet.

TCP/IP menggunakan skema pengalamatan yang disebut IP Adress. Satu skema yang memberikan satu alamat kepada satu mesin komputer, yang membuat data yang disimpan di dalamnya dapat diakses oleh komputer lain. Contoh IP Address: 205.116.008.044. Untuk lebih memahami tentang IP Adress, anda bisa artikel mengenai ip address di wikipedia

Pada Oktober 1984, sistem domain name (.com, .org, .gov, .edu, etc) diperkenalkan. Domain name adalah satu cara untuk membuat internet menjadi lebih mudah untuk di jelajahi. Sederhananya begini: Teknologi TCP/IP memberikan satu IP address untuk setiap komputer yang membuatnya dapat diakses oleh komputer lain. IP address ini terdiri dari beberapa deret angka, contohnya: 192.12.12.98 . Nah, domain name adalah satu usaha untuk membuat internet menjadi lebih manusiawi dengan cara menjadikan domain name sebagai “alias” dari IP address. Lebih mudah mengetikkan bloggingly.com daripada 192.12.12.98 kan? ;)

Juni 1987, format gambar gif ditemukan. GIF, atau graphic interchange format adalah salah satu format gambar digital yang relatif lebih efisien (karena ukurannya yang lebih kecil) daripada format gambar lain (misalnya, .JPEG) yang segera membuat internet menjadi lebih berwarna dengan berbagai gambar dalam format .gif.

November 1990, format World Wide Web atau www diperkenalkan oleh Tim Barners Lee, seorang karyawan CERN (Organisasi gabungan negara-negara eropa yang meneliti teknologi nuklir. Sudah baca Deception Point, novel karangan Dan Brown?).

Well, ini hal yang penting namun seringkali pemahaman kita kurang tepat: internet dan world wide web adalah dua hal yang berbeda. Internet adalah jaringan komputer yang terhubung dalam skala global, sedangkan world wide web adalah salah satu layanan internet yang berupa jaringan dokumen atau sumberdaya lain seperti audio, video atau gambar yang saling terhubung oleh hyperlink atau URL (Uniform Resource Locator – alamat web dokumen web yang anda ketikkan di address bar browser) yang ditransfer melalui jaringan internet melalui protokol HTTP (hypertext transfer protocol).

Jadi awalnya ada berbagai macam format pertukaran data antar komputer yang eksis di jaringan internet. Sialnya, terkadang antara satu format dengan format yang lain tidak kompatibel. Hal tersebutlah yang mendasari diciptakannya world wide web sebagai platform internet: untuk menyeragamkan format pertukaran data di internet.

FYI, Ada beberapa layanan lain selain world wide web yang “bernaung” di dalam internet: Gopher, E-Mail, IRC, dll.

Kelanjutan dari world wide web? Apa yang tengah anda jelajahi sekarang adalah kelanjutan pengembangan dari world wide web :)

Yap, itu dia tulisan pembuka mengenai blog: internet yang menjadi fondasi berdirinya blog. Pendapat, komentar, masukan, atau koreksi anda? Silahkan sampaikan melalui form komentar.

Enjoy! :D

Rujukan:

http://en.wikipedia.org/wiki/Internet
http://id.wikipedia.org/wiki/Internet
http://www.computerhistory.org/internet_history/
http://www.cnet.com.au/50-significant-moments-from-internet-history-339292301.htm
http://en.wikipedia.org/wiki/IP_address
http://id.wikipedia.org/wiki/Transmission_Control_Protocol/Internet_Protocol

7 komentar untuk post ini

Please Welcome : OnlineProfits.com

Pertanyaan mendasar : Apa itu OnlineProfits?

OnlineProfits adalah kursus online di bidang internet marketing & bisnis online.

Pertanyaan selanjutnya : Apa yang membuat OnlineProfits.com istimewa?

Ada banyak training mengenai bisnis internet dan internet marketing ini. Sebenarnya bukan banyak, tapi SANGAT BANYAK. cenderung TERLALU BANYAK bahkan. Namun ada satu hal yang menjadi kelebihan OnlineProfits : Para narasumber yang terlibat.

Kebanyakan online course bertopik internet marketing didalangi oleh satu orang saja. Pertanyaannya : bagaimana mungkin satu orang saja menguasai SELURUH lingkup materi mengenai internet marketing? Internet Marketing kan mencakup banyak hal? Well, Inilah nilai tambah OnlineProfits. OnlineProfits di fasilitasi oleh beberapa orang yang benar – benar ahli. Beberapa diantaranya :

  • Michael Gray (SEO expert)
  • Neil Patel (Social Media)
  • Tamar Weinberg (Social Bookmarking)
  • Hamlet Batista (SEO)
  • Zac Johnson (Affiliate Marketing)
  • Courtney Tuttle (Keyword Research)
  • Nathan Rice (WordPress Development)
  • Yaro Starak (Email Marketing, author Entrepreneurs-journey.com)
  • Daniel Scocco (Author DailyBlogTips.com)

Sejujurnya, tidak semua trainer kami ketahui reputasinya. Namun kami mengetahui bahwa 2 dari mereka, Yaro Starak dan Daniel Scocco, memiliki portofolio yang mengagumkan di bidang make money online.

Yaro Starak adalah author dari Entrepreneurs-Journey.com, blog mengenai make money online yang memiliki lebih dari 50,000 feed subscriber. Dia menghasilkan 5 digit dollar dari internet, memiliki blogmastermind, coaching program tentang blogging dan merilis beberapa e-book keren mengenai blogging yang pernah kami review : Blog Profits Blueprint dan Roadmap to become a blogger.

Sedangkan Daniel Scocco, founder utama dari OnlineProfits, adalah blogger dari DailyBlogTips, DailyWritingTips dan DailyBits yang memiliki total 500,000 kunjungan per bulan dengan lebih dari 30,000 feed subscriber.

Singkat kata, mereka benar – benar ahli dan terbukti di bidangnya. Bukan sekedar “tahu” tapi sudah “membuktikan” apa yang mereka ketahui.

Pertanyaan Lanjutan : Apa Saja yang disediakan oleh OnlineProfits?

  • Program Pelatihan bisnis internet dan Internet Marketing TERLENGKAP dalam 21 modul training dan 66 pelajaran.
  • Video Tutorial
  • Interview ekslusif dan studi kasus
  • Forum Ekslusif dimana semua pertanyaan akan dijawab
  • Social Club
  • Tools Ekslusif

NOTE : Semuanya dalam bahasa inggris

Penawaran ini dibuka hingga tanggal 16 Januari Saja, dengan biaya $ 48 perbulan. Program ini akan dibuka lagi setelah 6 bulan, namun dengan biaya $ 68 perbulan. Artinya? Untuk termin awal ini Diskon 50%!. Oya, satu nilai tambah lagi : OnlineProfits memberikan garansi uang kembali. Jika setelah mengikuti program selama 30 hari dan ternyata anda kecewa dengan OnlineProfits, anda bisa meminta uang anda kembali.

Lebih lengkap mengenai OnlineProfits, anda bisa lihat di halaman depannya.

Kesimpulannya?

Jika anda sedang mencari – cari informasi berkualitas mengenai bisnis online dan internet marketing, kini anda memiliki kesempatan untuk mendapatkannya. :D

Enjoy! :D

P.S.

Kesimpulannya dan Pertanyaan Personal : Apakah Bloggingly mengikuti program ini?

Yeah, we wish we could. Tapi menimbang bahwa kondisi market dan perinternetan *halah* Indonesia berbeda, sepertinya OnlineProfits belum menjadi resource yang tepat dalam hal ini. Hihi, bilang saja berharap lucky draw win a free membership dari Daniel Scocco. :P

5 komentar untuk post ini
Facebook Pages

Facebook Pages

Jika anda telah menjajal facebook, perhatikan lah profile salah seorang teman anda. Lihat di tab infonya, lalu lihat pages dan groups nya. Coba anda buka satu halaman groups yang diikuti teman anda, dan satu halaman page yang diikuti teman anda.

Pertanyaannya adalah, apa perbedaan antara pages dan groups?

Pada post ini akan kami urai jawabannya.

Perbedaan antara Facebook Page dan Facebook Groups

Facebook Page :

  • Diperuntukkan untuk “membuat profile” dari sesuatu. Profile produk, artist, public figure, bisnis, dll.
  • Tujuannya memang untuk promosi
  • Dapat menambahkan Facebook Application pada page
  • Pemilik / admin dari page tidak diperlihatkan
  • Status hubungan di page adalah fan. Artinya kedudukan page dan member seperti antara artist dan penggemar
  • Terdapat fitur untuk memonitor traffic page. Seperti wp-stats pada wordpress
  • Page dapat dipromosikan melalui facebook ads, dengan biaya tentunya
  • Terdapat feed activity dari page

Facebook Groups :

  • Diperuntukan sebagai “tempat berkumpul” user facebook dengan kesamaan minat tertentu. Tujuannya untuk gathering
  • Tidak bisa menambahkan application pada group karena group itu sendiri merupakan application
  • Pemilik / Admin page diperlihatkan
  • Status hubungan di groups adalah member. Anda menjadi “bagian” dari komunitas groups
  • Tidak ada fitur untuk memonitor traffic groups
  • Tidak dapat dipromosikan melalui facebook ads
  • Setiap member group dapat mempost kan item di “posted items”

Sementara itu, ada juga kesamaan antara facebook page dan facebook groups :

  • Keduanya memiliki fitur Discussion Board
  • Keduanya memiliki fitur Wall
  • Keduanya memiliki fitur Photo & Video

Yep, that’s it. Enjoy! :D

7 komentar untuk post ini
facebook

facebook

Setelah Paypal, kini Facebook, salah satu situs social network terbesar di dunia, juga sudah mensupport bahasa indonesia.

Hmm.. apakah ini pertanda bahwa pengguna internet di indonesia “mulai diakui” sebagai suatu potensi yang menguntungkan?

Anda dapat menarik kesimpulan versi anda masing – masing. :D

Jadi ceritanya, tadi pagi kami login ke account facebook, dan mendapati ada sesuatu yang janggal. Boks pada kiri atas yang biasanya menampilkan panduan “Welcome To The New Facebook” dan penjelasan mengenai design facebook yang baru, kini berganti : “Facebook is now available in Indonesian”. Disertai dengan penjelasan singkat berbahasa indonesia setelahnya.

Wow. menarik.

hal yang terlintas di benak kami? Oh well, akui saja lah. Banyak istilah english yang padanan kata bahasa indonesianya tidak familiar untuk kita. Terkesan dipaksakan? bisa jadi. Ingat Windows XP versi bahasa indonesia yang beberapa tahun lalu di luncurkan oleh microsoft? Di beberapa bagian, pengguna PC yang terbiasa dengan navigasi GUI + english malah mendapati dirinya dalam kebingungan.

Tapi tetap menarik. Kita lihat seberapa lihai kemampuan berbahasa Indonesia tim developer facebook.

Maka dari itu, kami pun segera merubah pengaturan bahasa kami. dan hasilnya….

Wow! Boleh juga!
Tidak banyak “navigasi hasil terjemahan yang membingungkan” :D

Terjemahan yang ok. contohnya :

  • poke — > colek ( oh yeah, kasual sekali :D )
  • status updates —> status terbaru
  • News Feed –> kabar berita

dan yang paling keren menurut kami adalah, konten kabar berita ( news feed ) pada halaman utama setelah login. Coba lihat ini, natural sekali :

newsfeed versi bahasa

newsfeed versi bahasa

Wah! Kemampuan bahasa indonesia team developer facebook boleh juga. :D

Meskipun begitu, yang rasanya agak kurang nyaman tetap ada sih. seperti home yang menjadi beranda, tagged menjadi ditandai, the wall menjadi dinding, wall-to-wall menjadi lihat antar-dinding, dan beberapa istilah yang merupakan tools : tool People You May Know menjadi alat Orang Yang Mungkin Anda Kenal. Untuk notifikasi okelah. Tapi untuk istilah, agak – agak gimana gitu y?

Menurut kami pribadi, memang ada beberapa hal yang rasanya kurang cocok di tangani oleh Bahasa Indonesia. Struktur Bahasa Indonesia membutuhkan jumlah kata yang lebih banyak untuk mendefinisikan sesuatu. Well, setiap hal di dunia memiliki kelebihan dan kekurangannya masing – masing kan?

Bagaimana menurut anda?

Enjoy! :D

P.S. :

satu pertanyaan yang tertinggal : Anda pilih menggunakan facebook dengan setting English atau Bahasa Indonesia? ;)

6 komentar untuk post ini

beberapa hari yang lalu kami melakukan acara rutin kami blogwalking ke NavinoT, dan ternyata “PR 10 fakta” di tag juga kepada saya. Well, di sela – sela konten mengenai blogging, mari kita berkenalan lebih dekat, agar hubungan antara kita semua semakin erat, dan semakin banyak rezeki yang didapat. ahaha. Ok then, here’s 10 fact about bloggingly’s publisher ( Fikri Rasyid ) :

1.Selalu berfikir ( atau berusaha untuk berfikir ) melalui cara berfikir yang berbeda.

Anda akan lihat maksudnya pada 9 ( + 1 ) fakta selanjutnya. :)

2. Berdomisili di Bandung

Saya 100% orang asli Bandung. Lucunya, saya belum mahir berbahasa Sunda. :D Bukan masalah dalam berkomunikasi. Komunikasi dalam bahasa Sunda bisa, namun belum mahir dalam penggunaan bahasanya secara tepat. Masih agak bingung dengan bahasa halus – kurang halus dan kosakatanya. Pernah suatu ketika, ketika saya dan teman – teman tengah menjunguk salah seorang teman yang tengah berduka, di tengah – tengah pembicaraan salah seorang teman saya yang berada di ruangan yang sama meng-sms saya ( karena jika berbisik kurang sopan ) dan bilang : “Fik, jangan pake bahasa Sunda. Bahasa sunda lu kasar. Les bahasa sunda dulu sini sama gue”. Ahaha, ok dude, i’ll learn it first.

3. Berkarakter Melankolis – Koleris.

Karakter berdasarkan buku Personality Plus. Melankolis : kecenderungan banyak berfikir dan menganalisa, menginginkan segala sesuatu sesempurna mungkin. Koleris : Kecenderungan untuk memimpin. Sering kali merasa kurang puas terhadap sesuatu dan berfikir ” Ah, sepertinya akan lebih baik jika di beginikan…” Sekarang anda tahu alasanya mengapa bulan – bulan terakhir, bloggingly terus berganti design tiap awal bulan.

4. Gemar berfikir, berimajinasi dan menganalisa sesuatu

Entah Ayah saya tepat menamai saya atau nama yang diberikan memberi pengaruh sangat besar terhadap saya ( karena nama adalah do’a ), yang pasti adalah saya senang berfikir mendalam terhadap sesuatu. Jika anda merasa Post bloggingly sering kali agak panjang, dan terkadang agak imajinatif pada categoy In Depth, sekarang anda tahu jawabannya. :)

5. Lulusan program Web Developer Qcollege ( setingkat D1 ), tapi lebih senang mengutak atik CSS dan XHTML.

Minat bawaan saya sebenarnya design. Namun ketika hendak mengikuti program web design, intuisi saya mengatakan lebih baik saya mempelajari layer terbawah dari Website : pemrograman websitenya itu sendiri. Pertimbangan saya adalah saya bisa otodidak dalam design, namun saya crap dalam pemrograman dan sulit untuk men-otodidaki-nya ( menurut pribadi ). Hasil dari pilihan tersebut, meski saya belum berdayakan kemampuan web developingnya, namun saya jadi memahami logika website, implementasi struktur template, koneksi script – database, dan hal – hal mendasar mengenai web. Final Project saya ketika itu, sejenis situs Social Network mini. Ketika itu saya sedang tergila – gila pada kenyataan bahwa facebook membuat Mark Zuckerberg sukses luar biasa. :D dan untuk Web Design? Otodidak CSS dan anda bisa lihat hasilnya pada design bloggingly, blog pribadi saya, dan bagian Made In Bloggingly di sini.

6. Berbisnis dan membangun jaringan produk kesehatan berbasis Multi Level Marketing : K-Link.

Y, MLM. mungkin ini akan menjadi bagian paling kontroversial. MLM sudah sedari dulu menjadi kontroversi dan diperdebatkan, dan ini menjadi menarik untuk saya. Saya putuskan untuk menelisik lebih jauh dari apa yang diperdebatkan oleh orang, dan mempelajari banyak hal dan juga menemukan banyak minat disana. MLM yang tepat dengan grup yang tepat dan produk yang tepat memberi saya banyak pelajaran : harga sebuah kesehatan, komunikasi yang persuasif, kepribadian yang ideal, kepemimpinan, public speaking, logika bisnis, paradigma masyarakat, dan lain lain. Apapun pandangan anda mengenai MLM, itu hak anda. Yang saya yakini, cari ilmunya langsung dari sumbernya, bukan dari opini publik. karena opini publik belum tentu benar. :) Well, untuk anda yang memiliki masalah kesehatan Insya Allah saya bisa bantu. peluang finansial? Insya Allah bisa bantu juga. Diskusi tentang MLM, silahkan lakukan di bagian khusus di blog pribadi saya saja y. Lakukan sesuatu sesuai dengan tempatnya. Niche blog ini tentang Blogging :)

7. Berminat terhadap Manusia, berbagai hal mengenai manusia dan perilaku manusia.

ini hasil dari berbagai training dan buku yang saya baca. Setengahnya referensi dari grup di MLM yang saya jalankan, setengahnya minat saya pribadi. Financial Revolution, Marketing Revolution, Life Revolution, Awakening The Dahsyat Within ( saya penggemar Tung Desem Waringin anyway :) ), Hypnotic Wiriting ( Joe Vitale ), Ternyata Akhirat tidak kekal dan ternyata adam di lahirkan ( Agus Mustofa ), The Secret ( Rhonda Bhryne ), The Richest Man Who Ever Lived ( Steven K. Scott ), How To Win people and Influence People, dll.

8. Senang Mengajar

Saya senang mengajar. Entah faktor gnetis bahwa kedua orangtua saya pengajar, atau memang beginilah adanya. Berhadapan dengan orang lain, entah sekelompok kecil atau sekelompok besar dan membimbing mereka untuk memahami sesuatu yang baru merupakan hal yang menarik. Semua pengajar akan setuju bahwa terdapat kesenangan tersendiri ketika anda berdiri di depan orang dan membuat mereka memberikan tatapan terpana dan berkata “Oohh… begitu y…”. Itulah alasan berbagai tindakan yang saya lakukan : Melanjutkan pendidikan di Jurusan Pendidikan Bahasa Inggris UPI ( mempelajari pendidikan secara sistematis ), blogging ( mempelajari “cara” mengajari apa yang saya pelajari melalui media tulisan ), Multi Level Marketing ( mendidik konsumen dan grup distributor ), dan banyak hal lain. Jika anda membutuhkan seseorang untuk membawakan materi ( menyampaikan pengajaran ) dan kesempatan, kemampuan, serta waktu saya cocok dan sesuai, dengan senang hati saya akan membantu. :)

9.Impian yang menurut sebagian besar orang tidak masuk akal

Y, saya memiliki berbagai impian yang menurut sebagian besar orang ( Sebagian besar, bukan semua orang ) aneh dan tidak masuk akal. Penghasilan Rp 500 juta/bulan, sedekah Rp 50 juta/bulan, Honoris Causa, Ph.D, kebangkitan Indonesia, travelling keliling Indonesia dan Dunia, MBA, mengarang buku, unique visitor bloggingly 10,000 orang per hari, dan sedaftar panjang impian dan permohonan yang akan mengundang decak aneh anda. ( Decak aneh, bukkan decak kagum. ahaha :D ). Pandangan saya terhadap orang yang menganggap impian saya aneh kadang aneh juga. Terutama jika orang tersebut beragama. Saya pun beragama, dan semua orang beragama saya yakin meminta Surga pada Tuhan yang diyakininya. Kalau dibandingkan, semua daftar impian saya yang berkenaan dengan dunia ( ada juga yang berkenaan dengan akhirat ) jika dibandiingkan surga JAAAAAAAAAAUUUUUUUUUUUUUUH lebih tinggi surga levelnya. Jika yang level tinggi saja di minta dikabulkan, masa yang level nya tidak setinggi itu tidak minta dikabulkan? Minta kepada Tuhan itu wajib, saudara.

10. mempertimbangkan kesembilan faktor diatas, anda tidak akan menyangka bahwa saya kelahiran 1990.

Y, umur saya 18 tahun. Beberapa orang mengatakan kepribadian dan pola pikir saya tumbuh sangat cepat. Semua pembaca dan teman saya keliru manaksir umur saya. beberapa bilang, saya “boros tampang”. ahaha, lucu juga. :D Bagi saya, umur bukan parameter kedewasaan dan tolak ukur seseorang. Orang bijak bilang, Tumbuh tua itu pasti, tapi kedewasan itu pilihan. Saya memilih untuk dewasa, ketimbang memilih untuk tua. :)

11. RingTone Handphone saya Indonesia Raya

satu hal lagi yang terlewat. Meskipun yang diminta sepuluh fakta, saya berikan bonus satu. :P

Ok. lihat kembali poin nomer satu dan anda telah menemukan bukti dari poin nomer satu. Ketika kebanyakan orang memberikan jawaban pendek saya buat sepanjang dan sedeskriptif mungkin. Efek membaca Laskar Pelangi mungkin. :)

Well then, tugas selanjutnya adalah, melanjutkan estafet PR mengenai 10 fakta ini kepada blogger lain. Dan dengan senang hati saya persilahkan pembaca & pemberi komentar Bloggingly yang terhormat untuk melanjutkan.

  1. Rizal Akbar dengan review teknologi informasinya :)
  2. Halim Setio dengan Blog berisi tips memelihara Anjingnya
  3. Pak Guru dengan blog bernuansa pendidikannya
  4. Andre dengan blog barunya
  5. Riri Satria, Konsultan dan Dosen dengan tulisan mengenai ekonominya yang mengagumkan
  6. Firman Firdaus dengan blog personalnya, sejak 2002
  7. Afwan Auliyar dengan yang menulis berbagai hal yang menginspirasinya
  8. Okta Endy yang sedang berbahagia :D

Enjoy! :D

4 komentar untuk post ini
Friendster

Friendster

Jadi ceritanya kami membaca satu post yang menarik mengenai mungkinkah Friendster bertahan di Asia? oleh Navinot. Post yang sangat menarik, mengingat Friendster yang sedari dulu hanya mengandalkan fitur yang itu – itu saja namun masih bisa survive hingga detik ini. melihat hal ini, kami jadi tergelitik untuk membayangkan, kira – kira perubahan atau fitur apa yang jika dilaksanakan, akan membuat Friendster menjadi lebih baik dan lebih menarik lagi. ( berharap ada tim developer friendster yang membaca post ini dan mengaplikasikannya ) :) .

OK, Here We Go :

Form Post a Comment dibuat berada di halaman profile.

bayangkan penghematan klik yang terjadi jika form komentar di buat berada di halaman profile. Tidak bisakah di buat seperti sistem komentar pada blog?

Efesiensi layout

layout friendster yang di set dengan width 820 px ( support resolusi 800 X 600 piksel ) menjadikannya tampilan website dengan 2 kolom. Efeknya? halaman profile menjadi panjaaang sekali. Terutama untuk mereka yang meng-add berbagai aplikasi. kejadiannya persis seperti layout lama facebook. mengapa tampilan layout friendster tidak diset untuk resolusi 1024 piksel saja? tampilan fit pada layar, dan penambahan width digunakan untuk membuat layout 3 kolom. bukankah penggunaan layar resolusi 1024 piksel sudah menjadi mayoritas?

Fitur Chat antar user

Ok, satu hal yang membuat friendster bertahan adalah banyaknya jaringan / teman / kenalan kita disana. sayangnya, fitur yang mengakomodir potensi luar biasa ini hanya sebatas comment, private message, network activity yang tidak teralu membantu, dan bulletins yang mengalami peregseran fungsi. kami membayangkan, dengan jumlah user yang sedemikian banyak, jika friendster menambah aplikasi chat antar user, wow. dengan daftar “My Friend” yang berjibaku sedemikian banyak, bukan tidak mungkin jika popularitas yahoo! messenger di Indonesia terlewati. :D

Penambahan field baru pada Personal Information : Display Name

Satu hal yang sangat mengganggu dari FS adalah, kita tidak bisa menemukan kenalan kita karena kebanyakan user Friendster menggunakan nickname sebagai user namenya. oke lah, nick name itu menunjukan personaliti user. tetepi hal ini bertabrakan dengan fungsionalitas, terutama pada penggunaan fitur search. Mengapa tidak membuat field Personal Information yang Harus diisi dengan nama Asli yang bisa di hidden dan Display Name yang akan ditampilkan di profile?

Well, kami rasa 4 hal ini saja sudah cukup untuk membuat Friendster menjadi lebih menarik lagi. Tadinya terfikir berbagai hal seperti status update, ajaxed page, confirmation box yang lebih fancy, dan aplikasi – aplikasi yang menarik. Tapi hey, ini friendster, bukan facebook. Dan menjadikannya berbeda itu penting juga :D

lalu, bagaimana dengan customized CSS yang terkadang membuat user tanpa skill CSS yang mumpuni membuat tampilan profile nya berantakan? Well, disatu sisi Customized CSS ini sangat mengganggu, namun disisi lain hal ini juga lah yang membuat banyak orang betah menghabiskan waktu berjam – jam dengan session friendster di browsernya. :) . Well, biarkan lah user berkreasi. :D

Satu hal, sebenarnya kami pribadi sangat berharap tim developer Friendster membaca post ini dan mengaplikasikannya sehingga friendster menjadi lebih baik. Alasannya? meskipun facebook sangat powerfull dengan fungsionalitasnya yang wah, jaringan kam di frindster masih cukup banyak dan ternyata “agak” sulit juga “mempengaruhi” mereka agar berpindah ke aplikasi yang lebih baik lagi :D

Enjoy! :D

4 komentar untuk post ini