Arsip Untuk Post Dengan Kategori ‘In Depth’

20,000 a days start a blog

.

“anak sekarang” itu kalo survey/riset ujung2nya selalu lewat internet deh hehehe .

Saya mendapatkan kalimat ini dari seorang rekan yang juga merupakan dosen di salah satu perguruan tinggi swasta di jakarta dalam e-mailnya kepada saya semalam. Kalimat sederhana ini menyadarkan saya betapa bergunanya blog dewasa ini sehingga saya mengatakan bahwa ngeblog dan memiliki sebuah blog merupakan keharusan jika anda ingin era informasi ini membawa keuntungan alih-alih merugikan anda.

Klik disini untuk membaca selengkapnya..

22 komentar untuk post ini

We Value Your Comments by renaissancechambara

Kemampuan untuk mengomentari sebuah post merupakan satu aspek yang membuat blogging menjadi sangat menarik. Dengan fitur komentar, sebuah blog berubah dari ‘sekedar‘ media publikasi digital menjadi kanal media sosial dua-arah: sebuah mendia conversation. Kemampuan komunikasi dua arah inilah yang membuat blog menjadi lebih atraktif dari sekedar website biasa.

Klik disini untuk membaca selengkapnya..

15 komentar untuk post ini

Censorship Censors Sin, Sirs #1 by Hankish

Beberapa hari kemarin, salah satu topik yang sedang ‘memanas’ di ranah social media (dalam hal ini twitter) adalah Rancangan Peraturan Komunikasi & Informormatika. Topik yang tengah memanas ini dapat dipantau melalui hashtag #rpmkonten, #dukungrpmkonten (untuk yang mendukung) dan #tolakrpmkonten (untuk yang menolak). Sekarang, mari kita telaah topik yang sedang menghangat ini karena bagaimanapun, kegiatan blogging di Indonesia akan sangat terpengaruh jika rancangan peraturan menteri ini disahkan.

Klik disini untuk membaca selengkapnya..

9 komentar untuk post ini

Anda sudah memiliki blog. Anda ngeblog secara rutin. Anda sudah berinteraksi dengan warga blogosphere dan mendapatkan semua unique experience dari blogging. Lalu apalagi selanjutnya? Terlepas dari segala macam kenikmatan menulis, berbagi pemikiran dan berinteraksi dengan pembaca yang sangat-sangat menyenangkan, tidakkah satu kegiatan yang tidak memiliki variasi akan menjadi sangat membosankan? Tidakkah anda membutuhkan tantangan baru?
Klik disini untuk membaca selengkapnya..

13 komentar untuk post ini
 Difference from ??LOvED88??

Difference from ??LOvED88??

Blogging bagi saya terkadang menjadi topik yang agak bias juga untuk di bicarakan. Penyebabnya tidak lain adalah perspektif dan cakupan. Di ranah mana kita berbicara mengenai blogging? Apakah ranah lokal, atau ranah internasional? Ada perbedaan yang signifikan di antara keduanya.

Media ekspresi diri Vs Industri

Blogging berawal dari online journal/diary. Namun waktu telah membuat segalanya berbeda: tumbuh, dan berkembang ke berbagai arah. Di ranah lokal (atau target pembaca berbahasa indonesia), blogging merupakan media ekspresi diri, tempat menyuarakan pendapat pribadi. Berbeda dengan blogging di ranah internasional (generalisasi dari U.S atau target pembaca berbahasa inggris, pusat internasionalisasi saat ini), blogging sudah tumbuh menjadi industri (meskipun blog sebagai media ekspresi diri pun masih banyak). Sejumlah uang berputar disana. Profit oriented sebagai alasan mengembangkan blog sudah tidak awam lagi.

Klik disini untuk membaca selengkapnya..

3 komentar untuk post ini
 Day 13 ~ 13JULY07 no more language barrier by Rachel Watford

Day 13 ~ 13JULY07 no more language barrier by Rachel Watford

Beberapa saat yang lalu, satu istilah baru merebak di ranah blogosphere: Narablog. Istilah yang (sepertinya) diusulkan oleh Bapak Blogger Indonesia ini merupakan istilah yang diusulkan menjadi padanan kata dari blogger.

Saya merasa fenomena ini menarik karena istilah teknologi terus muncul dengan cepatnya (seiring dengan lajunya perkembangan teknologi yang kian cepat) sehingga banyak sekali kosakata asing yang masuk dan dengan mentah kita serap. Beberapa gerakan seperti pelokalan istilah asing dengan membuat antarmuka Bahasa Indonesia untuk windows dilakukan, namun penetrasinya terhadap publik saya rasa tidak terlalu maksimal. Kebanyakan orang masih lebih familiar dengan istilah download alih-alih unduh kan? ;)

Klik disini untuk membaca selengkapnya..

9 komentar untuk post ini
Typo by steveleggat

Typo by steveleggat

Apa itu Typo?

Typo, singkatan dari Typographical Error adalah istilah yang dapat kita gunakan untuk mendefinisikan “kesalahan penulisan” atau “salah tulis”.

Typo menjadi penting untuk dihindari karena perbedaan satu kata dalam kalimat dapat merubah keseluruhan makna: perbedaan satu huruf dalam satu kata bisa membuat perbedaan makna.

contoh:

Sayang

dan

Kayang

Lihat betapa lebarnya perbedaan kedua kata kerja yang hanya berbeda satu huruf tersebut? ;)

The other important things about Typo

Gabby123: did you ese her?
Gabby123: you see*

- Marking typos, Wikipedia

Selain membuat perbedaan makna, typo menjadi sangat penting (untuk dihindari, tentunya. Mengingat typo yang ekstrim hingga merubah makna cukup jarang terjadi, we know it) karena typo dapat membentuk persepsi orang terhadap diri anda.

Secara alamiah, kita menilai manusia lain berdasarkan informasi yang kita dapat tentang manusia tersebut. Berdasarkan yang kita rasakan, yang kita dengar, yang kita baca, yang kita cium, dan yang kita lihat mengenainya.

Menulis adalah satu kegiatan yang sangat personal dan merefleksikan kepribadian. Itulah mengapa sering dikatakan bahwa blog merupakan representasi seseorang/sesuatu di ranah maya dan merupakan brand personal dari pemilik blog.

time out chicago typo 02 by lobstar28

time out chicago typo 02 by lobstar28

Itulah mengapa typo matters. Sebuah blog dengan ide yang brilian, penyampaian yang cerdas, desain yang cantik, tapi terdapat typo disana-sini? Seperti melihat Pria berjas italia menyampaikan presentasi jenius ala Steve Jobs tapi lupa meretsleting celananya.

It makes you looks unprofessional.

Dan bukankah kebanyakan dari kita, terutama yang memiliki otoritas dalam membuat kebijakan, menilai sesuatu dari bawah ke atas? Bagaimana hendak mempercayakan hal besar jika hal kecil saja tidak di-handle dengan baik?

Meskipun dalam kebanyakan situasi tidak terjadi hal seekstrim itu, tapi percayalah: kesalahan besar yang tidak tertahankan diawali dari pembiaran kesalahan-kesalahan kecil yang dianggap sepele. Mari renungkan: Apa yang kira-kira orang lain pikirkan mengenai kita ketika melihat typo di sana sini saat membaca blog kita?

Mari mencegah typo

Sekarang pertanyaannya, bagaimana cara mencegah typo yang tidak perlu? Biasakan membaca ulang entri sebelum menekan tombol publish! Untuk mencegah blog kita dari typo yang tidak menyenangkan, mari kita tingkatkan kualitas blog dengan membiasakan proofreading.

Enjoy! :D

P.S.

Selain ditujukan untuk anda semua pembaca bloggingly, entri ini juga saya tujukan untuk diri sendiri dan kami di bloggingly.Aduh, masa hari gini masih typo? Every day is a better day! ;P

6 komentar untuk post ini
Professional blogging by jangelo

Professional blogging by jangelo

Mengacu kepada tulisan E. Kinney Zalesne di Wall Street Journal, di U.S. ada kurang lebih 452,000 warge negara Amerika yang bekerja sebagai professional blogger: Blogger yang mendapatkan penghasilan dari kegiatan ngeblog-nya.

Terdengar menarik bukan? Di bayar karena ngeblog. Lalu seperti apakah Professional Blogging itu?

Berdasarkan caranya, Professional Blogging dapat kita buat pisahkan menjadi dua jenis:

  1. Menulis Blog
  2. Membangun Blog

1. Menulis Blog

Kita mendapatkan penghasilan dengan cara menulis di blog atau blog network yang bersedia membayar kita. Kurang lebih seperti wartawan. Ada yang berstatus sebagai penulis lepas (freelance), atau sebagai blogger tetap. Bayarannya bervariasi, tergantung kualitas tulisan dan kemampuan membayar blog-nya sendiri. Sebagai gambaran, ProBlogDesign, salah satu blog tentang blog design, menghargai $50 – hingga $75 per tulisan, tergantung kualitas tulisan anda.

Contoh yang sangat terkenal dari metode ini adalah Budi Putra, ex wartawan terkemuka Indonesia yang keluar dari media tempatnya bekerja untuk mejadi professional blogger yang menulis blog untuk blog-blog terkemuka yang membahas tentang Gadget.

Kelebihan dari cara ini:

Bayarannya relatif besar di awal. Jam kerjanya pun relatif lebih sedikit (di awal) dari pada cara no.2

Kekurangan dari cara ini:

Penghasilan anda cenderung terbatas oleh jumlah tulisan yang mampu anda hasilkan, yang mana hal tersebut terbatasi oleh waktu yang anda miliki. Istilahnya, active income. In case suatu saat anda tidak menulis lagi, penghasilan anda tidak lagi datang.

Untuk gambaran lebih lanjut, anda bisa buka halaman ini:

2. Membangun Blog

Kita mendapatkan penghasilan dengan cara membuat blog kita sendiri, lalu membuatnya populer sehingga dikunjungi banyak orang. Ketika blog kita menjadi terkenal dan berpengaruh, kita mendapatkan penghasilan dari pihak lain yang berminat beriklan, mensponsori blog kita, atau melalui berbagai metode monetisasi (intinya sih memasang iklan juga) seperti PPC, berjualan affiliate, text-link-ads, dll.

Cara ini dapat diilustrasikan sebagai “membangun majalah” anda sendiri atau “membangun bisnis” anda sendiri.

Kelebihan dari cara ini:

Scalability. Penghasilan anda bisa jadi tidak terbatas, karena popularitas dapat terus meningkat. Prinsipnya sama dengan memiliki bisnis: semakin banyak penjualan, semakin banyak pemasukan. Pada blog: semakin banyak pengunjung, semakin besar nilai blog anda di mata pengiklan atau semakin besar impresi klik iklan pada blog anda.

Kekurangan dari cara ini:

Membutuhkan waktu dan berat di awal memulainya. Persis seperti bisnis.

Untuk gambaran lebih lanjut, anda bisa buka halaman ini:

Itu dia dua cara menjadi professional blogger. Sekarang, apakah anda berminat menjadi professional blogger? Cara apa yang anda pilih?

Enjoy! :D

P.S.

Satu fakta yang perlu anda garis bawahi jika berminat menjadi professional blogger. profesi professional blogger di Indonesia belum terbentuk, karena marketnya juga memang belum terbentuk. Kebanyakan orang mengatasi hal ini dengan menjadi professional blogger yang ngeblog untuk pasar U.S, yakni blogging in english. Tapi pilihan berbeda bisa saja diciptakan kan? ;)

5 komentar untuk post ini
good morning by stocks photography-away

good morning by stocks photography-away

Untuk semua blogger yang tengah mempromosikan blognya agar traffic blog anda menjadi lebih tinggi lagi dari sebelumnya, ada satu pertanyaan strategis yang perlu anda ketahui jawabannya:

Apa keunggulan blog anda?

Sekarang pertanyaannya, mengapa pertanyaan “apa keunggulan blog anda?” ini menjadi penting?

Ketika anda mengetahui jawaban dari pertanyaan ini, anda tahu apa yang kemungkinan menjadi alasan mengapa pengunjung datang ke blog anda. Ketika anda tidak mengetahui jawaban dari pertanyaan ini, kemungkinan besar anda belum tahu mengapa pengunjung datang ke blog anda. Manfaatnya? Ketika anda tahu apa yang menjadi keunggulan anda dan menyadari bahwa pengunjung datang karena keunggulan tersebut, anda dapat meningkatkan performa blog anda dengan meningkatkan kualitas keunggulan anda.

simpel kan? ;)

Keunggulan suatu blog bisa jadi berbeda-beda. Mungkin sapaan khasnya, mungkin kotennya yang kritis, mungkin topik bahasan yang spesifik dan unik, mungkin sudut pandang kepenulisan yang khas, mungkin frekuensi posting yang demikian sering, bisa jadi sikap ramahnya dan care-nya dengan membalas semua komentar yang masuk, dan bisa jadi kombinasi dari semuanya :D

Sekarang, back to the topic, satu pertanyaan kontemplatif untuk anda, saya dan kita semua:

Apa keunggulan blog anda?

;)

P.S.

  1. Kalau mencari keunggulan diri sendiri itu agak sulit karena faktor subjektifitas (beberapa orang mengalami kesulitan menilai dirinya sendiri dan itu wajar), mungkin bisa mulai dengan menanyakannya kepada orang terdekat anda dan menanyakannya? ;)
  2. Oke, biar saya contohkan: Apa yang menjadi keunggulan bloggingly menurut anda?
    Nanti kita berbalas menunjukan keunggulan masing-masing :D
5 komentar untuk post ini
Toy Story .. ! by BieRHoFF Q8

Toy Story .. ! by BieRHoFF Q8

Blogging memberikan pengalaman tersendiri terhadap hidup saya. Banyak sekali hal menarik terjadi dipicu oleh pemikiran-pemikiran saya yang saya tuangkan melalui blog. Beberapa diantaranya:

Teman-teman baru. Malah banyak juga yang terus meng-add saya di facebook karena menyukai tulisan-tulisan yang saya tulis di blog saya. Banyak dari mereka membangun hubungan baik dengan saya mulai dari berbagi pemikiran, bahkan sampai ada yang curhat segala :D

Di undang sebagai pembicara workshop “praktek penggunaan wordpress” oleh Bandung Blog Village di acara Lomba Mading Online “Paperless Generation With Wordpress” yang bertempat di Comlabs ITB. Wow, gara-gara blog, saya jadi pembicara workshop! :D

Mendapatkan berbagai “Oooh, jadi ini toh…. “. Jika anda diketahui sebagai blogger dan bertemu dengan blogger lain yang membaca blog anda, anda akan tahu apa maksud saya: Tatapan seseorang yang mengetahui siapa kita :)

Identitas. Tulisan saya berjudul “Mark Zuckerberg: Pemuda di balik kesuksesan Facebook” di muat di media massa (Harian Umum Pikiran Rakyat) dengan identitas saya sebagai blogger :)

Sebenarnya masih banyak lagi cerita menarik yang terjadi karena blogging. Tapi jika berpusat pada saya, saya rasa entri ini menjadi kurang menarik. Berikut ini cerita dari teman-teman blogger mengenai berbagai pengalaman tak terlupakan yang di dapat karena blog:


Raditya Dika

Pengalaman pribadinya di cetak menjadi buku best seller, komik, dan bahkan film. Blogger indonesia yang spektakuler :D

Amril T. Gobel:
Membuat seorang pasangan tidak jadi bercerai. OMG, dahsyat sekali :D baca selengkapnya disini.

Tulisan-tulisan yang dipublikasikannya menjadi sebuah buku. Beberapa cerpennya yang di publikasikan melalui blog juga di jadikan skenario sinetron. Rocks! Baca selengkapnya disini

Terry Terikoh
Bertemu teman baru yang sudah seperti teman lama. Baca selengkapnya disini

Wijaya Kusuma
Mendapatkan berbagai order menjadi pembicara dan pengajar di seminar tingkat nasional. Selengkapnya, silahkan baca disini

Ditulis Oleh Robert Manurung
Saudara sepupu semarga yang akhirnya dapat bertemu lagi. Yah, meskipun di pekuburan sih ;) Baca selengkapnya disini

Dan masih banyak lagi “keajaiban” lain yang terjadi karena di picu oleh blog :)

Bagaimana dengan pengalaman ngeblog anda? Jika anda blogger dan memiliki “kenangan tersendiri” yang terjadi karena blog, silahkan berbagi pengalaman nyata anda mengenai blog melalui fitur komentar. ;)

Enjoy! :D

3 komentar untuk post ini