Ini wacana saja, jika suka silahkan diambil, tidak suka juga diambil. *loh?
Pengguna internet mana yang tidak tahu Google? perusahaan yang di dirikan oleh Larry Page dan Sergey Brin ini merupakan diakui maupun tidak, merupakan raksasa terbesar di dunia internet. Sebuah perusahaan dengan service awalnya yang sangat simple - search engine. Sebuah perusahaan yang dengan dramatisnya merubah cara orang memahami dan menggunakan internet. Mencari definisi kata tertentu? “Googling aja!”. Mencari informasi tentang produk tertentu? “Googling aja!”.Mencari tahu bagaimana melakukan sesuatu ( How to’s )? “googling aja!”. how come.
Tentunya banyak orang, ( termasuk saya tentunya
) sangat menikmati kemudahan yang di berikan oleh Google ini. secara cuma2 lagi. Apa lagi dengan spirit perusahaannya yang begitu idealis : “Do No evil”, makin banyak orang yang terkagum2 dengan Google. Setelah orang2 mengetahui betapa out of boxnya budaya perusahaan dan Googlepexnya? Google menjadi tempat paling diinginkan untuk bekerja. Wow.
Apalagi setelah persaingan dengan Microsoft. Sebuah persaingan yang bisa dibilang aneh, namun nyata : search engine versus Operating System. Google mulai memperbesar perusahaannya, merekrut banyak karyawan baru, menambah servicenya, produknya, cakupannya.
Nah, disinilah permasalahnnya.
Saya akui, meskipun tidak semua produk Google sukses di pasaran, namun hampir kesemua produk google memiliki pola dengan standar seperti ini : inovatif, lebih mudah di gunakan, lebih kaya fitur, tampilan simple, gratis, dan lain lain. saya akui itu dari produk2 google yang saya coba. Gmail, Google reader, Analytics.
belum lagi produk2 google hasil akuisisi. Seperti blogger, youtube, feedburner. kesemuanya berpola sama : inovatif, lebih mudah digunakan, simple, gratis, dan digunakan banyak orang.
- Search Engine? Google.com
- Blogging? Blogger.com
- Video? youtube.com
- email? gmail.com
- menganalisa traffic website? Google Analyitcs
- Advertising? Adsense, Adwords, Adbrite
- Kamus? knol
- photo sharing? picasa. meskipun lebih populer flickr sih, syukurlah.
- online office? Google Docs
- Blog search? blogsearch.google.com
- Feed RSS? feedburner.com
- Social networking? orkut.com Tapi tidak sepopuler facebook dan myspace sih.
bayangkan ekspansinya. Satu Google seperti gabungan Altavista + Wordpress.com, + metacafe + sitemeter + technorati + wikipedia + flickr + zoho + facebook + dll. untung belum ada layanan cerpen gotong royong. kalau ada, bisa jadi + cerpenista. ![]()
Lalu apa masalahnya? Google mulai ( atau mungkin sudah? ) menjadi raksasa tunggal di dunia internet. Sebenarnya tidak ada masalah dengan menjadi raksasa. yang menjadi masalah adalah raksasa tunggal. seperti Uncle Sam yang menjadi raksasa tunggal di dunia saat ini, Uncle Google menjadi raksasa di dunia internet. Dan anda lihat berbagai krisis yang terjadi di berbagai belahan dunia karena hanya ada satu raksasa.
kita memerlukan raksasa yang lain. sebagai penyeimbang.
phew.
hal ini bukan berarti saya anti-Google y. saya sangat berterima kasih pada google yang telah berpartisipasi “menata” internet menjadi tempat yang lebih nyaman untuk dijelajahi. Saya pun menggunakan banyak service yang diberikan Google. Salut deh untuk uncle yang satu ini. Namun, seperti yang sudah - sudah, lebih baik ada lebih dari satu raksasa. Agar tercipta kestabilan yang lebih stabil lagi.
Well, bagaimana menurut anda?
------------------------------------------------------------------------------------
Anda merasa post di blog ini bermanfaat untuk anda?
Dapatkan update harian bloggingly GRATIS di RSS Reader anda! Subscribe sekarang RSS FEED BLOGGINGLY !
Apa itu RSS? Kenali RSS di halaman ini
Langganan feed RSS bloggingly disini. GRATIS.
Saya juga mengkhawatirkan yang sama.
Raksasa tunggal tidak melulu negatif, tapi merugikan juga ketika konsumen jadi tidak punya pilihan lain.
@ Herman Saksono
ya, itu juga yang saya khawatirkan. penyedia berbagai layanan terbaik saat ini masih “the only Google” kan?