Saat menuliskan komentar, atau saat proses registrasi ke suatu layanan berbasis web, selalu ada satu hal yang harus di tentukan :
Untuk identitas, gunakan nama asli, atau atau nick name y?
Satu hal sederhana yang terkadang memusingkan.
Identitas merupakan satu hal yang krusial. Lupakan ucapan terkenal Shakespeare “Apalah arti sebuah nama”. No way, name matters. Seorang bernama Andi pastilah ingin dipanggil dengan nama Andi, bukannya Anto. Seorang bijak bahkan mengatakan satu hal yang bagus mengenai pentingnya nama : Nama merupakan kata - kata terindah untuk seseorang, dalam bahasa apapun.
Begitupula dalam aktifitas blogging / aktifitas online anda. Anda memerlukan identitas. Identitas untuk dikenali saat berkomentar pada blog lain, identitas untuk di gunakan sebagai display nama pada situs social network, identitas untuk digunakan sebagai username layanan microblogging, bahkan identitas untuk digunakan sebagai domain blog dan alamat e-mail.
Kembali kepertanyaan emas hari ini : Untuk identitas online, gunakan nama asli, atau atau nick name y?
Well, masing - masing pilihan memiliki kelebihan dan kekurangannya sendiri. Mari kita analisa kedua pilihan ini :
Nama Asli sebagai Identitas Online
Pernah menemukan identitas ini? BudiPutra, Zalukhu, CosaAranda, RadityaDika, Jauhari ? Ke lima identitas ini memiliki satu kesamaan : Menggunakan nama asli sendiri sebagai identitas. Dan menarik. Menggunakan nama asli sebagai identitas online menunjukan keterbukaan : Sang pemilik identitas nyaman dengan dirinya sendiri, dan benar - benar menunjukan “inilah saya”.
Penggunaan nama asli sebagai identitas, jika dikelola secara tepat, dapat membuat image sang pemilik identitas naik. terutama jika sang pemilik identitas benar - benar menggunakan identitas tersebut dalam “menunjukan kapabilitasnya”. PIlihan ini sangat cocok jika anda berniat melakukan personal branding, atau melekatkan identitas anda kedalam satu hal tertentu.
Perhatikan lah kelima identitas diatas. BudiPutra identik dengan “Indonesian 1st Professional Blogger”. Zalukhu identik dengan “blogger ramah yang kerap berkunjung dan bersahabat dengan blogger lain”. CosaAranda identik dengan “SEO, AdSense, dan make money online”. RadityaDika identik dengan “humor”. dan Jauhari identik dengan “wordpress theme dan blog design”.
Penggunaan nama asli sebagai identitas online (dengan pengelolaan yang tepat) dapat menjadi sangat menguntungkan dari sisi branding. Implikasi dari penggunaan identitas ini? Anda harus lebih hati - hati dalam berinteraksi secara online. Contohnya, berhati - hati dalam merespons suatu topik yang didiskusikan dalam blog. Terutama, jika topik yang dibahas isu yang sensitif dan kontroversial. Salah langkah, reputasi online anda (bahkan bisa merembet ke reputasi offline juga) bisa berantakan.
Kesimpulannya : Menggunakan nama asli sebagai identitas online tepat untuk personal branding. Namun diperlukan perhatian ekstra dalam penggunaannya.
Nick Name sebagai identitas Online.
Beberapa identitas online yang menggunakan nick name : Niwatori, SuamiGila, IstriBawel, TurboDuck, Anangku, TikaBanget, Ndoro Kakung, dll.
Apa yang anda rasakan ketika mendapati identitas seperti itu?
Ekspresif bukan?
Yup. Seringkali, ada “kepribadian lain” dari seseorang yang keluar saat orang tersebut melakukan aktifitas online. Selalu ada sisi lain dari seseorang, yang hanya dapat diekspresikan hanya ketika melakukan aktifitas online. Banyak orang yang nampak begitu ekpresif dalam aktifitas onlinenya, namun begitu kalem dalam kesehariannya. Dan sisi ekspresif tersebut, rasanya tidak cocok jika “dilabeli” dengan “label yang sama” dari kepribadian offlinenya.
Jika demikian, satu Nick Name yang benar - benar sesuai dengan “sisi lain” anda akan menjadi sesuatu yang menarik.
Dan terkadang, Nick Name yang tepat akan menciptakan kesan yang lebih mendalam daripada nama asli anda.
Kesegaran Ndoro Kakung mungkin tidak akan tercapai jika display namenya bukan Ndoro Kakung kan? :D
Jadi Bagaimana? Gunakan Nama Asli, atau Nick Name?
Kembali pada nasihat klasik namun tepat guna : Tentukan sesuai dengan kebutuhan dan tujuan aktifitas online anda. Jika tujuan aktifitas online anda adalah networking, mengenalkan skill dan keahlian anda pada dunia melalui internet, personal branding, menggunakan nama asli sebagai identitas online anda akan menjadi pilihan yang bagus. Jika tujuan aktifitas online anda mengekspresikan diri, dan rasanya nama asli anda kurang “menjelaskan” kepribadian dan perilaku online anda, sebuah nickname yang tepat akan sangat menarik.
Bagaimana menurut anda?
Enjoy! ![]()
------------------------------------------------------------------------------------
Anda merasa post di blog ini bermanfaat untuk anda?
Dapatkan update harian bloggingly GRATIS di RSS Reader anda! Subscribe sekarang RSS FEED BLOGGINGLY !
Apa itu RSS? Kenali RSS di halaman ini
Langganan feed RSS bloggingly disini. GRATIS.
masih pake nama asli.. dan ga pake JaIm juga.. Sekalipun ketika berkomentar pada topik yang agak kontroversial
Wohoo. berarti sudah siap dengan konsekuensinya dong? nice
Pake nama asli lah. There was a time when I thought sebaiknya pakai nickname karena online itu bukan dunia yang aman. Tapi lama2 risih dikenal pakai nama online, akhirnya revert ke nama asli.
Bahkan sampai register ke berbagai macam situspun pakai nama asli. Kalau ga bisa pakai nama depan ya plus inisial. Biasanya manjur. Lagian lebih gampang diinget apalagi kalau waktu perlu login ga repot2 inget “pakai nama yang mana yah untuk situs ini?”.
Ngalamin tuh “pakai nama yang mana yah untuk situs ini?”. Ahaha. Untuk username berbagai situs, saya juga menggunakan combo nama depan + nama belakang agar mudah.
Tapi untuk komentar dan menjelajah blogogsphere, saya menggunakan nick name, meskipun nama aslinya jelas terpampang di blog. Saya rasa “ada diri saya yang lain” saja saat blogging ini. Agak berbeda. Semacam alter ego mungkin? Gaya, seperti Eminem n Slim Shady-nya saja
definitely nama asli, atau paling tidak nama panggilan yang sudah dikenal khalayak ramai

gw hanya pakai nama samaran buat web2 yg gw ga gitu kenal
Hoho, jadi wondering definisi “web2 yang gw ga begitu kenal” versi Bang Hendrik
dulu gue mungkin lebih suka pake nickname.. ntah lah seru ajah..
hheheheheh
dan lama2 kemudian pgn menggunakan nama asli, dan kendala nya begitu gue pgn register nama pasti udah ada yg pake.. terlalu standar kali ya