Judul yang aneh? Terdengar familiar namun janggal? Well, jika ya, maka wajarlah. :P Judul tersebut merupakan kalimat yang kami sesuaikan dari sebuah peribahasa terkenal :

Rumput Tetangga Selalu Tampak Lebih Hijau

Ya, karena kita berbicara dalam lingkup blogging, maka kata rumput kami sesuaikan menjadi Niche Blog. :P

Lalu apa hubungannya?

Ok, hukum proses berlaku pada segala sesuatu, termasuk dalam dunia blogging. Di awal – awal, mungkin beberapa dari anda ( termasuk juga kami ) begitu menggebu – gebunya hendak membangun blog, lalu brainstorming, mencari niche apa yang anda senangi dan hendak anda bahas di blog tersebut. AKhirnya anda menemukannya. niche, satu topik yang anda rasa akan disukai banyak orang, dan akan membuat blog anda dikunjungi banyak orang. Satu topik yang embuat anda bersemangat untuk ngeblog.

Satu bulan, dua bulan, tiga bulan, empat bulan…..

update harian sudah stabil. layout sudah dipilih yang terbaik ( setidaknya menurut anda ), widget sudah disetting seperlunya saja, agar tidak memberatkan, dll, dll.

Kok traffic pengunjung tidak naik naik? Kok tidak ada pengunjung yang mengomentari tulisan yang saya publikasikan?

Traffic anda mentok di angka tertentu, dan bahkan terjun bebas. :D

Hingga anda berkunjung ke blog tetangga, beberapa blog yang menarik perhatian anda. Blog tersebut tampak jauh lebih ramai dari blog anda. Selalu ada pengunjung yang mengomentari postnya. selalu. HIngga akhirnya, anda berkata..

“Aha, saya rasa jika saya menulis topik yang ini, blog saya pasti menjadi ramai!”

Maka anda pun mulai mengganti topik blog, atau bahkan , membangun blog baru dengan topik baru yang anda temukan tersebut.

Tidak cukup, anda merasa masih ada yang kurang. Mungkin gaya penulisan anda. Mungkin tampilan blog anda.

Anda mulai meriru tampilan blog yang terkenal. Meniru gaya tulisannya. Sudah topik meniru, tampilan meniru, hingga gaya tulisan pun, yang notabene merupakan cerminan kepribadian seseorang pun ditiru.

Dan setelah 4 bulan, apa yang anda alami 4 bulan lalu terjadi lagi :

update harian sudah stabil. layout sudah dipilih yang terbaik ( setidaknya menurut anda ), widget sudah disetting seperlunya saja, agar tidak memberatkan, dll, dll.

Tapi kok pengunjung tidak naik naik? Kok tidak ada pengunjung yang mengomentari tulisan yang saya publikasikan?

Traffic anda mentok di angka tertentu, dan bahkan terjun bebas. :D

Ok. Narasinya cukup sampai disini.

Ada di bidang apapun anda, termasuk dalam membangun blog, selalu ada proses. dan proses membutuhkan waktu. terkadang 1 tahun, 2 tahun, tapi dalam kebanyakan bidang, sesuatu yang sukses pasti dibangun dalam waktu diatas satu tahun.

Dalam membangun blog pun, hal yang serupa pasti terjadi. Semua blog yang sekarang menjadi besar, pasti tidak dibangun dalam hitungan bulan. tahunan.

Jadi, jika umur blog anda masih dibawah satu tahun dan pengunjungnya belum banyak, ya memang begitu. umur bloggingly pribadi belum mencapai satu tahun, dan terkadang godaan – godaan berupa “nampak menggiurkannya” niche/topik lain, niche yang nampak lebih mudah dimonetisasi ( jika memang tujuan anda ) atau yang nampak lebih mudah mendatangkan pengunjung begitu menariknya.

Tapi sadarlah, kurang mensyukuri sesuatu itu sifat bawaan manusia. bersyukur atas apa yang kita miliki ( dan yang sedang kita jalani ) merupakan kemampuan yang harus dibangun.

Semut diseberang lautan terlihat, tapi gajah di pelupuk mata tidak nampak, bunyi salah satu peribahasa

Rumput tetangga selalu nampak lebih hijau, bunyi peribahasa yang lain

dan

Niche Blog Tetangga Selalu Tampak Lebih Hijau, begitu post bloggingly hari ini. :P

sebenarnya ini merupakan sindiran untuk diri kami sendiri. Tapi… ada yang merasa tersindir? ahahaha :D

Enjoy! :D

Dapatkan update harian bloggingly GRATIS di RSS Reader anda! Subscribe sekarang RSS FEED BLOGGINGLY !

Apa itu RSS? Kenali RSS di halaman ini