Arsip Untuk Post Dengan Tag ‘Definisi’

 What is Social Networking? from martin.canchola

What is Social Networking? from martin.canchola

Masih seputar scene blogging, salah satu dampak dari pergerakan scene blogging internasional yang mengarah ke industri media (thanks to fanari untuk masukannya) adalah munculnya blog network.

Apa itu Blog Network?

Yourdictionary.com memiliki tiga definisi untuk blog network:

  1. An organization that hires people to write blogs. It sells advertising and owns the blogs. Examples of such commercial blog networks are www.engadget.com and www.b5media.com.
    Organisasi yang menggaji orang lain untuk ngeblog, sementara blog network menjual iklan dan memiliki blog. Contoh dari blog network komersial seperti ini adalah engadget dan b5media.
  2. An organization that serves as an advertiser intermediary for bloggers. In this case, the bloggers own the blogs.
    Organisasi yang bekerja sebagai perantara antara blogger dan advertiser. Dalam kasus ini, blogger yang memiliki blog mereka masing-masing.
    Klik disini untuk membaca selengkapnya..
5 komentar untuk post ini
Blogging For Dummies by Somewhat Frank

Blogging For Dummies by Somewhat Frank

Kita telah mengetahui apa itu blog. Blog, dalam bahasa inggris -bahasa dimana istilah blog diciptakan, bisa berfungsi sebagai kata benda (yaitu definisi blog itu sendiri) atau sebagai kata kerja (mengutip wikipedia: to blog = “to maintain or add content to a blog” yang artinya kurang lebih “merawat atau menambahkan konten ke blog”).

Secara harafiah (bahasa)

Dalam bahasa inggris (mengingat istilah blogging tercipta dari bahasa inggris), kata kerja (verb) tidak bisa berfungsi sebagai subjek atau objek kalimat. Yang bisa menjadi objek ya kata benda (noun).

Contoh kata kerja (verb) = write. Tidak pernah kita jumpai kalimat write is fun kan? Adanya writing is fun. Kata kerja yang dibuat menjadi kata benda disebut gerunds. Formulanya, verb + ing. Contoh:

Write + ing = Writing.

Jadi secara bahasa, blogging = to blog (kata kerja/verb). Namun bisa berfungsi sebagai subjek/objek.

Note: kalau agak memusingkan, skip saja. ini gaya sharing saya sebagai Mahasiswa Bahasa Inggris saja. hihi :P

What’s the point? Apa pentingnya?

Seperti tidak tepat juga y, membahas aspek gramatikal disini. Tapi ada satu hal ingin saya ingin diskusikan bersama. Jika kita menggunakan definisi wikipedia sebagai acuan, dan kesimpulan diatas bahwa:

to blog = to maintain or add content to a blog yang artinya kurang lebih “merawat atau menambahkan konten ke blog”

blogging = to blog (kata kerja/verb)

Maka yang menjadi rancu disini adalah kata “mantain” atau merawat. Sejauh manakah batasan merawat? Apakah mejawab komentar, mengganti tampilan, menginstall plugin dan dll termasuk kegiatan “merawat” blog? Jika begitu, cakupan blogging akan menjadi luas sekali.

Pendapat saya

Kalau saya pribadi lebih setuju kalau definisi mengenai blogging stuck di adding content. Kalau merawat blog ya mantaining blog. Mengistall plugin ya installing plugin. Mengganti tema ya changing theme.

Jadi, pendapat pribadi saya, blogging itu secara spesifik merujuk kepada kegiatan menambahkan tulisan di blog.

Blogging = Adding blog content.

Ngeblog = Menambahkan tulisan/konten di blog

Agak bingung juga ya mendefinisikan apa itu blogging. Alasan saya menyimpulkan hal diatas, coba anda bayangkan dialog ini:

“sedang apa kang?” tanya seseorang.

“sedang ngeblog (blogging) teh”, jawab anda.

Arti dari ngeblog itu merujuk pada menambahkan konten atau menulis di blog kan? Coba ilustrasi ini:

“Sedang apa kang?” tanya seseorang.

“Sedang mengganti desain blog”

-atau-

“Sedang ngebales komentar di blog”

Atau apapun itu. Kita tidak menggunakan istilah “sedang blogging” atau “sedang ngeblog” kan? Kita menggunakan kata lain yang lebih spesifik.

Well, itu menurut saya. Menurut anda?

Enjoy!

satu komentar untuk post ini
Dalam ranah design, atau dalam hal ini kita spesifikkan ke dalam ranah blog design, ada satu hal yang harus kita pahami: Typography (Tipografi)
Apa itu Typography? (Tipografi)
Typography yang berasal dari kata Yunani Typos = bentuk dan graphein = menulis merupakan seni dan teknik mengatur huruf menggunakan gabungan bentuk huruf cetak, ukuran huruf, ketebalan garis, spasi antar huruf, garis pandu dan jarak antar baris.
referensi : Wikipedia/Typography
Mengapa kita perlu memahami typography (Tipografi)?
Karena typography, pengaturan huruf, mempengaruhi banyak hal: mulai dari estetika tampilan blog, kesan yang di tampilkan blog, hingga yang terpenting: keterbacaan blog.
Blog yang typography-nya baik, tingkat keterbacaannya tinggi. Jika tingkat keterbacaannya tinggi, pengunjung akan nyaman dalam membaca konten blog anda dan betah membacanya. Jika typography-nya kurang baik, pengunjung blog anda akan sulit membaca konten blog anda. Pernah nyangkut di sebuah blog di blogspot yang hurufnya besar-besar dan jarak antar barisnya sangat padat? Bagaimana perasaan anda ketika membaca tulisan blog tersebut? Lelah bukan? ;)
Dimana saya dapat belajar Typography?
Ada banyak halaman web yang membahas tentang typography yang dapat anda akses secara gratis. Berikut ini sudah saya pilihkan untuk anda link mengenai hal-hal mendasar tentang Typography:
Definisi Typography oleh Wikipedia (ENglish)
Definisi Typography oleh wikipedia (Malay)
Hal – Hal mendasar tenteng Typography oleh About.com (English)
Istilah-istilah mendasar tentang Typography oleh The Theme Blog (English)
5 Aturan Mendasar Typography oleh eioba.com (English)
16 Typography Yang Menginspirasi berdasarkan Desain Blog oleh DesignReviver (English)
101 Resource mengenai Typography untuk Web Designer oleh VandelayDesign (English)
Blog mengenai Typography: ilovetypography.com! :D
Ada lagi yang anda butuhkan? Please let us know ;)
Enjoy! :D
typography is design by bintek

typography is design by bintek

Dalam ranah design, atau dalam hal ini kita spesifikkan ke dalam ranah blog design, ada satu hal yang harus kita pahami: Typography (Tipografi)

Apa itu Typography? (Tipografi)

Typography yang berasal dari kata Yunani Typos = bentuk dan graphein = menulis yang merupakan seni dan teknik mengatur huruf menggunakan gabungan bentuk huruf cetak, ukuran huruf, ketebalan garis, spasi antar huruf, garis pandu dan jarak antar baris.

Mengapa kita perlu memahami typography (Tipografi)?

Karena typography, pengaturan huruf, mempengaruhi banyak hal: mulai dari estetika tampilan blog, kesan yang di tampilkan blog, hingga yang terpenting: keterbacaan blog.

Blog yang typography-nya baik, tingkat keterbacaannya tinggi. Jika tingkat keterbacaannya tinggi, pengunjung akan nyaman dalam membaca konten blog anda dan betah membacanya. Jika typography-nya kurang baik, pengunjung blog anda akan sulit membaca konten blog anda. Pernah nyangkut di sebuah blog di blogspot yang hurufnya besar-besar dan jarak antar barisnya sangat padat? Bagaimana perasaan anda ketika membaca tulisan blog tersebut? Lelah bukan? ;)

Dimana saya dapat belajar Typography?

Ada banyak halaman web yang membahas tentang typography yang dapat anda akses secara gratis. Berikut ini sudah saya pilihkan untuk anda link mengenai hal-hal mendasar tentang Typography:

Ada lagi yang anda butuhkan mengenai Typography? Please let us know ;)

Enjoy! :D

6 komentar untuk post ini

Domain Name by piestobis

Domain Name by piestobis

Domain Name adalah nama unik yang digunakan untuk mengidentifikasi server komputer di jaringan komputer yang tergabung dalam internet.

Berdasarkan artikel di wikipedia:

A domain name is an identification label to define a realm of administrative autonomy, authority, or control in the Internet, based on the Domain Name System (DNS).

Pada awal internet di kembangkan, satu sistem bernama IP address digunakan untuk memberikan alamat kepada masing-masing server yang tergabung ke dalam jaringan internet. IP Address ini berupa deretan angka. contohnya: 208.77.188.166. Jadi jika user internet hendak mengakses satu data di satu server, yang dia perli lakukan adalah mengakses server tersebut dengan mengetikkan alamat IP Address tersebut.

Namun seiring dengan laju perkembangan internet yang berkembang dengan sangat pesat, terjadi satu masalah: Pengalamatan dengan menggunakan IP Address dinilai kurang manusiawi. Kebanyakan orang kesulitan menghafal berdigit-digit angka seperti IP Address. Maka dari itu, munculah ide untuk memberikan alias menggunakan alfabet yang lebih manusiawi dan mudah dihafal dari pada pengalamatan menggunakan IP Address yang kurang manusiawi.

Contoh:

IP Address dari satu server adalah 208.77.188.166. karena mengetikkan berdigit-digit angka seperti itu kurang manusiawi, maka dibuatlah domain name www.example.com sebagai alias dari 208.77.188.166. Siapapun yang mengakses www.example.com, secara otomatis akan diarahkan ke server yang beralamat di 208.77.188.166.

Kesimpulannya:

Domain Name (Nama domain) adalah nama unik yang digunakan sebagai alias dari satu alamat IP server. Ketika kita mengakses satu domain name, secara otomatis kita mengakses satu server dengan satu IP Address tertentu yang di alamatkan oleh domain tersebut.

Beberapa Istilah seputar domain:

  • Top Level Domain – bagian paling belakang dari sebuah domain name
  • Second Level Domain – Bagian setelah Top Level Domain
  • Subdomain - domain yang menjadi bagian dari domain yang lebih besar

Untuk ketiga istilah diatas, paling mudah dengan menggunakan contoh langsung:

www.list.bloggingly.com

  • com adalah Top Level Domain
  • bloggingly adalah Second Level Domain
  • list adalah subdomain

Yap, saya rasa demikian dulu perkenalan dengan domain name. Untuk lebih jelasnya, anda bisa membaca halaman wikipedia mengenai domain name:

http://en.wikipedia.org/wiki/Domain_name

Ada yang ingin anda tambahkan? Pendapat? Share pengalaman? Silahkan berdiskusi melalui form komentar.

Enjoy! :D

3 komentar untuk post ini
Britain Going Blog Crazy - Metro Article by Annie Mole

Britain Going Blog Crazy - Metro Article by Annie Mole

Definisi dan pertanyaan “Apa itu blog” adalah pertanyaan sakti dengan berbagai versi. Berikut ini adalah definisi blog menurut bloggingly:

Arti Blog, Secara Bahasa

Blog, secara bahasa merupakan singkatan dari Weblog. Weblog sendiri merupakan singkatan dari “Logging The Web”. Asal-usul dari istilah “Logging The Web” adalah memasuki web dan menuliskan ‘kesimpulan link-link mana yang menarik‘ dan memberikan pendapat tentang link tersebut di jurnal online mereka. Lebih lengkap, silahkan baca sejarah asal usul blog.

Definisi Blog Versi Bloggingly

Blog adalah website dengan konten (konten bisa berupa teks, gambar, link, audio atau video) yang di-update secara berkala serta mewakili dan berdasarkan sudut pandang ‘karakter’ tertentu yang menjadikan kontennya khas (umumnya menggunakan sudut pandang personal). Standarnya, konten blog diurutkan secara kronologis terbalik (konten baru di depan, konten lama di belakang) dan dapat dikomentari.

**********

Sekarang pertanyaannya, mengapa saya menyimpulkan/mendefinisikan blog demikian? Pertama – tama, mari kita simak definisi blog mengenai berbagai sumber terkenal. Blog adalah…

Wikipedia english version (User Generated Encyclopedia)
A blog (a contraction of the term weblog) is a type of website, usually maintained by an individual with regular entries of commentary, descriptions of events, or other material such as graphics or video. Entries are commonly displayed in reverse-chronological order.

Merriam-Webster
Etymology: short for Weblog
a Web site that contains an online personal journal with reflections, comments, and often hyperlinks provided by the writer.

Darren Rowse @ Problogger (Professional Blogger)
a blog is a type of website that is usually arranged in chronological order from the most recent ‘post’ (or entry) at the top of the main page to the older entries towards the bottom.

Wordpress.org On introduction to Blogging (Popular Blog Management System)
“Blog” is an abbreviated version of “weblog,” which is a term used to describe web sites that maintain an ongoing chronicle of information. A blog is a frequently updated, personal website featuring diary-type commentary and links to articles on other Web sites. Blogs range from the personal to the political, and can focus on one narrow subject or a whole range of subjects.

Blogger.com di panduan memulai versi bahasa (Popular Blog Service)
Dalam terminologi sederhana, sebuah blog adalah sebuah situs web, di mana Anda menuliskan hal-hal yang berbasis peristiwa yang sedang berlangsung. Hal yang baru tampil di paling atas, sehingga pengunjung Anda dapat membaca apa yang baru. Kemudian mereka dapat mengomentarinya atau menambahkan link atau mengemail Anda. Atau tidak.

Pitra @ Media-Ide (Web Strategist)
blog adalah website yang isinya berupa tulisan-tulisan yang merupakan opini dari pemilik blog. Biasanya blog disajikan berurutan berdasarkan tanggal. Tulisan terbaru yang dibuat, dimunculkan di paling atas. Ciri lain dari blog adalah adanya komentar. Pembaca blog bisa memberikan tanggapan terhadap isi tulisan. Penulis blog bisa memberikan balasannya pula di bagian komentar itu.

Dari berbagai definisi diatas, kita bisa mengambil berbagai kata kunci mengenai “definisi blog”:

  • Singkatan dari weblog
  • website (sejenis website)
  • Personal journal/online diary
  • Dikelola secara individual
  • Diupdate secara berkala
  • Diurutkan secara kronologis terbalik, dimana tulisan terbaru muncul di awal dan tulisan lama di belakang
  • Dapat di komentari
  • Terdiri dari berbagai link
  • Merupakan Opini pemilik blog (blogger)

Ada satu hal yang perlu kita sadari bersama: berbagai definisi ini dibuat beberapa tahun lalu, yang mana kondisi blogosphere kala itu berbeda dengan kondisi blogosphere kita saat ini, (tahun 2009) sehingga ada beberapa aspek dari definisi tersebut yang terasa tidak relevan untuk kondisi sekarang. Mari kita runut beberapa aspek yang kita perlu kritisi:

Dikelola secara Individual/Personal Journal/Online Diary: di awal kemunculannya, blog memang sebuah kumpulan review akan link yang diterbitkan secara personal oleh pengelolanya. Namun dewasa ini, bukankah banyak apa yang kita sebut dengan corporate blog (ex: GoogleBlog)? atau blog niche yang dikelola oleh dua atau lebih blogger (ex: NavinoT)?

Salah satu kelebihan blog memang tampil menampilkan informasi dari perspektif personal, atau versi lebih manusiawi dari website. Namun dewasa ini blog sudah menjadi lebih dari online diary kan?

Terdiri dari kumpulan link dan berisi opini: Ini aspek dari blog di awal kemunculannya. Namun dewasa ini, banyak juga blog yang tidak berisi opini (namun berisi definisi, how to, share pengalaman, interview, podcast, dll) dan ada juga yang tidak menyertakan link.

Diurutkan secara kronologis terbalik: Meskipun tidak banyak, namun bagaimana dengan blog yang menggunakan tampilan magazine style? -Well, pada dasarnya mereka tetap ditampilkan secara kronologis sih. Hanya penampilannya saja yang berbeda.

Dapat di komentari: Meskipun ini tidak mainstream, perlu kita catat bersama bahwa beberapa blog memilih untuk tidak di komentari karena alasan tertentu.

Merupakan singkatan dari weblog? Sudah tidak perlu diragukan lagi, itu alasan historis. Merupakan website? Ya! Jika bukan berupa website, bagaimana mereka bisa diakses oleh browser? Update berkala? Meskipun banyak juga ‘blog mati’ yang tidak diupdate lagi, namun selama blog tersebut dapat diakses kita masih menyebutnya blog. Namun tidak bisa di pungkiri bahwa satu hal yang membuat blog menjadi blog adalah konten baru yang terus bertambah.

Berdasarkan kata-kata kunci dari berbagai definisi mengenai blog, mengkomparasinya dengan kondisi aktual saat ini (2009) dan mengkritisinya berdasarkan kondisi saat ini, saya menyimpulkan bahwa:

Blog adalah website dengan konten (konten bisa berupa teks, gambar, link, audio atau video) yang di-update secara berkala serta mewakili dan berdasarkan sudut pandang ‘karakter’ tertentu yang menjadikan kontennya khas (umumnya menggunakan sudut pandang personal). Standarnya, konten blog diurutkan secara kronologis terbalik (konten baru di depan, konten lama di belakang) dan dapat dikomentari.

Perubahan yang terjadi di definisi yang saya coba simpulkan:

blog masih merupakan website dengan karakter tertentu (konten bisa dikomentari, urutan kronologis terbalik, update berkala), namun blog bukan lagi hanya mencakup ‘website dengan karakter tertentu‘ yang di kelola secara personal atau perwakilan sudut pandang personal di ranah online.

Blog bisa saja di kelola oleh dua orang atau lebih, namun yang menjadikan blog berbeda dengan website biasa adalah sudut pandang yang disampaikan oleh blog melalui kontennya. Pada umumnya, sudut pandang blog adalah sudut pandang personal.Kondisi ekstrim: Jika blog tersebut mewakili corporate, sudut pandangnya umumnya tetap personal dan humanis. Serasa memanusiakan sesuatu. Itulah kekuatan blog: Dengan blog, sesuatu pun bahkan dapat berkomunikasi dengan ‘karakter‘ personal.

So, itu lah definisi blog menurut bloggingly. Jika ada yang kurang berkenan menurut anda, tidak perlu ragu: Mari berdiskusi via kolom komentar. Sudut pandang anda sangat kami harapkan :)

So? Enjoy! :D

Referensi Tambahan

P.S.

  • Untuk memahami mengapa definisi blog ini menjadi serasa tidak tepat lagi, ada baiknya jika terlebih dahulu mengetahui sejarah asal usul blog.
  • Mungkin ada anggapan memangnya-kamu-siapa-kok-mendefinisikan-sesuatu? Hey, kita berada di era wisdom of crowds yang memunculkan potensi setiap orang. Tidak bolehkah saya mengeluarkan pendapat saya? ;)
6 komentar untuk post ini

Seperti yang telah kami publikasikan kemarin, kami baru saja membaca (kembali) satu e-book berjudul Blog Profits Blueprint karya Yaro Starak dan menemukan banyak sekali informasi menarik yang membuat kami ingin sedikit men”sinopsis”kannya disini. Salah satunya merupakan hal yang sangat mendasar dan banyak ditanyakan oleh banyak orang :

Apa bedanya blog dan website?

Setiap narasumber emiliki definisi berbeda mengenai blog. Namun apa yang dijelaskan oleh Yaro Starak sangat menarik. Here we go :

Perbedaan Blog dan Website Menurut Yaro Starak ( Blogging Trainer ) :

Pada dasarnya, sebuah blog merupakan website. Ya, blog merupakan website dengan beberapa perbedaan :

1. Artikel diurutkan secara kronologis dengan artikel terbaru di depan.

Hal ini merupakan warisan dari aspek jurnal / diary online untuk blog. Sebelum menjadi bentuk yang sekarang ini, blog merupakan online diary, tempat publisher memajang aktifitasnya. Dan diary, sudah barang tentu diurutkan berdasarkan urutan waktu.

2. Mudah dalam menambahkan konten baru

Pada umumnya blog memiliki “dashboard”/back-end untuk mengelola artikel yang mudah digunakan, oleh pengguna internet awam sekalipun. Hal ini membuat pengguna internet awam dapat mempublikasikan tulisannya dengan mudah, dan mendorong penyebaran blog.

3. Konten diupdate secara berkala

Dalam hal ini, untuk sebuah blog yang dirawat dengan baik. Hal ini membuat pengunjung selalu kembali untuk mendapatkan konten terbaru

4. Blog memungkinkan pengunjung untuk meninggalkan komentar

Hal ini memciptakan banyak perbedaan. Jika website biasa hanya menyediakan “komunikasi satu arah”, pengunjung hanya menerima apa yang diberikan publisher secara gamblang, blog memberikan “komunikasi dua arah” pada pengunjung. Konten yang di publikasi dapat diberi komentar, dan komentar dapat dibalas dengan komentar lain, sehingga tercipta diskusi disana.

5. Yang membuat Blog lebih dipercaya dari website biasa : Blog merupakan “percakapan”.

Yep, berkaitan dengan semua poin diatas. Blog tidak hanya sedekedar “memberikan informasi” pada pengunjung. Blog melakukan “percakapan” menggunakan media tulisan. Ide dari banyak orang bercampur di blog. Dan percakapan via blog ini mendorong lebih banyak hal, dan salah satunya merupakan “membangun hubungan antar manusia”.

Yup, itu tadi 5 hal yang membedakan blog dengan website menurut Yaro Starak. Dan ya, hal ini merupakan “sinopsis”nya saja. Untuk lengkapnya, anda dapat mendownload e-booknya (dalam bahasa inggris tentunya), Blog Profits Blueprint secara gratis disini. Cukup memberikan alamat e-mail anda, lalu anda akan mendapatkan link downloadnya. Yep, anda akan dikirimi newsletter dalam jangka waktu tertentu. Namun kabar baiknya adalah newsletter yang dikirimkan ke alamat e-mail anda bukan penawaran, melainkan tips – tips ngeblog (keren) lainnya. Dan jikapun anda mau, anda dapat meng unsubscribe-nya dengan mudah.

Enjoy! :D

12 komentar untuk post ini
Web 2.0 by Daniel F. Pigatto

Web 2.0 by Daniel F. Pigatto

Gegap gempita web 2.0 mungkin sudah lewat, namun ada baiknya juga kita memahami satu era dalam world wide web bernama web 2.0 yang tengah berjalan ini. Tulisan ini merupakan follow up dari tulisan mengenai Era perkembangan internet yang telah di publikasikan di sini.

Jadi, apa itu web 2.0?

Web 2.0 adalah generasi/wajah baru dari world wide web: world wide web yang lebih partisipatif.

Istilah web 2.0 menjadi terkenal semenjak O’Reilly Media Web 2.0 Conference di tahun 2004. Web 2.0 tidak merujuk kepada teknologi baru dalam world wide web, meskipun web 2.0 memiliki kecenderungan tertentu dalam design dan penggunaan teknik AJAX.

Secara historis, web 2.0 adalah come back dari bisnis web semenjak tragedi dotcom bubble burst di tahun 2000. Sementara secara teknis, web 2.0 adalah satu pengklasifikasian “wajah baru dari web” dimana karakteristik pertukaran data many-to-many terjadi.

Di era sebelum web 2.0 (sebelum tahun 2000, ada juga mengklasifikasikannya sebagai web 1.0), hanya mereka yang memiliki pengetahuan mengenai web (programming n design, or geek) atau para pemilik modal yang mampu menghire programmer yang mampu menyediakan konten (teks, gambar, musik) di web. Sehingga pertukaran data yang terjadi adalah one-to-many atau sedikit-ke-banyak.

Sederhananya, web 2.0 adalah klasifikasi dari web (yang kemudian berevolusi menjadi lebih dari sekedar klasifikasi: sebuah era) yang membuat ’semua orang’ yang terhubung ke web mampu menyediakan dan mendistribusikan konten (teks, grafis, dll) di web. Website yang membuat orang dapat berbagi konten di web dengan mudahnya (tidak perlu pengetahuan pemrograman web pun bisa berbagi data di web) adalah web 2.0: Blog, Photo Sharing (flickr), Video Sharing (YouTube), Presentation Sharing (Slideshare.net), Social Networking (facebook, myspace, friendster, linkedIn, etc) dll.

Kemampuan pengguna internet biasa untuk mendistribusikan konten telah merubah wajah web: Bukan lagi web sebagai informasi dimana distribusi data terjadi antara sedikit-ke-banyak, melainkan web sebagai platform di mana distribusi informasi terjadi antara banyak-ke-banyak: many-to-many. Dan inilah esensi dari web 2.0: partisipasi. kolaborasi. many-to-many. contoh spesifik dari web 2.0: Wikipedia, Flickr, dll.

‘Pernak-Pernik’ Web 2.0

Sementara esensi penting dari web 2.0 adalah partisipasi user, web 2.0 sebagai suatu era juga membawa berbagai hal yang menjadi ciri khas dan klasifikasi spesifik web 2.0:

Folksonomy (tagging), bukan taxonomy (category). Tag Cloud adalah salah satu contoh ini. Untuk lebih jelasnya anda bisa baca tulisan saya mengenai perbedaan tagging dan category disini.

Web sebagai platform. Web menjadi platform dimana user berinteraksi dan berpartisipasi. Inilah mengapa cloud computing seperti zoho dan google docs termasuk Web 2.0

Memanfaatkan kecerdasan kolektif. The wisdom of crowd. Partisipasi user dimanfaatkan untuk tujuan bersama. contoh dari poin ini: Ranking artikel di digg (atau lintasberita pada versi indonesia), dan sistem editing wikipedia.

Akhir dari perputaran release software: Software terus di update sesuai dengan kebutuhan user. Sekarang anda tahu mengapa label beta di gmail masih ada hingga detik ini kan? ;)

Model Pemrograman yang mudah untuk di kolaborasikan: Facebook dengan Facebook applicationnya, teknologi RSS Feed, Mashup site seperti housingmaps yang mengandalkan API Google Maps dan data craiglist, dll.

Rich User Experiences : pengalaman penggunaan software yang kaya (susah sekali menemukan padanan katanya. Ada usulan?). Thanks to AJAX, teknik pemrograman kombinasi antara xhtml, css, DOM, XMLHttpRequest, XML yang disatukan oleh JavaScript yang membuat antar muka web menjadi semakin ‘mendekati’ antarmuka desktop. NOTE: penggunaan teknik AJAX ini juga menjadi salah satu ‘trend’ dalam berbagai aplikasi web 2.0. Hal ini dipicu oleh teknik yang dilakukan Gmail.

Design. Ini bukan patokan utama sih, namun penggunaan CSS dan webstandard menjadi ciri utama. Pada level yang sangat ekstrim, bahkan berbagai aplikasi web 2.0 memiliki pola design yang seragam: Font besar, glossy effect, warna cerah yang kontras, rounded corner, dll.

Ketidak setujuan seputar Web 2.0

Tim Barners Lee, sang penemu world wide web menyangkal eksistensi web 2.0 karena ‘aspek partisipasi’ yang menjadi kata kunci web 2.0 memang sudah menjadi aspek world wide web itu sendiri. Dan teknologi yang digunakan di web 2.0 juga memang teknologi world wide web. Jadi, Tim memandang bahwa web 2.0 ya world wide web itu sendiri.

2.0 yang lain

Konsep dasar web 2.0 yang merupakan partisipasi membuat istilah 2.0 menjadi kata sifat yang memiliki makna partisipasi. Dan sebagaimana istilah e- yang bermakna electronic yang dapat melekat pada berbagai kata benda dan berfungsi sebagai kata keterangan (contoh: e-store, e-mail, e-book, dll), begitupun juga istilah 2.0. Dari web 2.0, muncul istilah politik 2.0, Business 2.0, Enterprise 2.0, Goverment 2.0, health 2.0, bahkan porn 2.0.

Bacaan lebih lanjut:

Saya menulis entri ini berdasarkan banyak tulisan yang saya tarik benang merah kesimpulannya. Jika anda masih tertarik lebih dalam mengenai web 2.0, silahkan di jelajahi:

Hey, bagaimana pendapat anda mengai hal ini? ;)

Enjoy!

8 komentar untuk post ini

Intro:

Blog (Concept) by mel danan

Blog (Concept) by mel danan

Masih berada dalam serial memahami infrastruktur blogging. Jika pada tulisan lalu kita sudah membahas mengenai definisi internet, hal-hal penting dalam perkembangan internet, 3 cara menghasilkan uang lewat internet, dan perbedaan website statis dan dinamis, tulisan ini berbicara mengenai konsep CMS: lebih dalam mengenai konsep website statis.

Here We Go.

Di tulisan yang lalu kita sudah memahami perbedaan antara website statis dan dinamis. Blog, pada umumnya merupakan website dinamis. Website dinamis memiliki ciri-ciri adanya pemrograman di sisi server untuk mengelola konten yang di tampilkan di website dinamis tersebut.

Sekarang, jika blog adalah website dinamis dan website dinamis disusun dari program yang diinstall di server, bagaimana saya bisa membuat blog? Saya tidak mengetahui apa-apa mengenai pemrograman server!

Tenang saja. Ada content management system.

Apa itu Content Management System (CMS) ?

Seperti arti harafiahnya, CMS adalah sistem manajemen konten. Bahasa sederhananya: Software yang cukup anda install di server, konfigurasikan, masukkan informasi yang anda ingin tampilkan di website anda ke CMS yang anda install, lalu jadilah website anda.

Bahasa teknisnya: Kesatuan program server side dan database yang bertugas mengolah data yang anda input menjadi halaman web (me-manage data yang di input menjadi halaman web. Itulah mengapa namanya CMS)

Kalau anda membaca tulisan saya mengenai internet timeline: Daftar Kronologis Perkembangan Internet, anda akan menyadari bahwa jumlah website (dan blog) semakin hari semakin tumbuh dengan angka yang sangat fantastis (terutama belakangan ini).

Salah satu faktor pendukung hal tersebut adalah adanya Content Management System.

Dengan adanya CMS, tidak hanya geek yang dapat memiliki website. Orang yang tidak mengetahui apa-apa mengenai pemrograman server pun bisa membuat website.

Cukup beli domain, sewa server, install CMS. Tidak mengetahui tahapan installasi CMS? Anda bisa mencari tutorial yang tersebar di world wide web atau meminta tolong customer service tempat anda menyewa server.

Setelah instalasi, atur (konfigurasikan) tampilan website anda, susun struktur halaman website anda, lalu ketikkan informasi yang ingin anda tampilkan di editor WYSIWYG (What You See Is What You Get, tempat mengetikkan data seperti tampilan MS Word. Umumnya CMS memiliki fitur ini), lalu klik publish. Informasi yang anda ketikkan itu kini dapat diakses melalui halaman website anda.

Dimana Saya Bisa Mendapatkan CMS?

Good Question. Setelah mengetahui apa itu CMS dan apa yang anda dapat lakukan dengan CMS, pertanyaan selanjutnya adalah dimana anda bisa dapatkan CMS tersebut.

Banyak cara mendapatkan CMS. Ada yang berbayar, ada yang gratis. Dulu sebelum dotcom bubble burst, mungkin orang perlu membayar web developer untuk mendapatkan CMS yang diinginkan untuk website dinamisnya.

Namun zaman berubah. Hari ini anda bisa mendapatkan CMS yang sangat berkualitas secara gratis, atas nama project Open Source. Ada banyak CMS yang bisa anda download dan anda install di server sewaan anda dengan gratis, di dukung oleh komunitas pengguna yang besar.

Beberapa CMS yang dapat anda download dan gunakan secara gratis: Ada Joomla, Drupal, Expression Engine (ini ada versi berbayarnya juga), ZenCart, Textpattern, Wordpress, dll. Berapa CMS mengkhususkan diri untuk tujuan spesifik. Seperti ZenCart untuk toko online, dan wordpress untuk blogging.

That’s it. Konsep Content Management System. Ada pertanyaan (ada yang belum terlalu jelas mungkin?), masukan, saran atau tambahan? Beritahu kami melalui fitur comment dibawah.

Enjoy! :D

jadilah yang pertama berkomentar!

Intro:

Blog berdiri diatas satu infrastruktur raksasa bernama internet, world wide web, bahasa pemrograman, content management system, dan banyak lagi hal lain. Sebagaimana kita telah mempelajari operasi matematika dasar sebelum kita mempelajari aljabar, akan menjadi lebih menyenangkan jika kita memahami apa yang menjadi dasar dari sesuatu sebelum kita mencoba memahami bangunan yang berdiri di atasnya.

Saya mempelajari garis besar hal ini di qcollege (Jl. Supratman Bandung) ketika mengambil course web development. Sementara detailnya, World Wide Web masih menjadi andalan :)

Yang saya sampaikan disini bukanlah penyampaian seorang expert mengenai satu konsep teknologi. Ini upaya penyederhanaan konsep yang mendasari konsep lainnya agar kita sama-sama mengerti. Jadi jika anda menemukan sesuatu yang patut dikoreksi, perhatian anda sangat kami apresiasi. :)

Well, Here We Go:

Jan 2005 Map of the Internet by matthewjetthall (Visualization of the various routes through a portion of the Internet)

Jan 2005 Map of the Internet by matthewjetthall (Visualization of the various routes through a portion of the Internet)

Apa Itu Internet?

Internet adalah jaringan komputer yang saling terhubung secara global yang memungkinkan pengguna internet saling bertukar informasi/data melalui jaringan tersebut. Internet adalah sistem komunikasi data berskala global, suatu infrastruktur yang terdiri dari hardware dan software yang menghubungkan komputer yang berada di jaringannya.

So, internet berbicara mengenai jaringan komputer yang terhubung dan saling berinteraksi satu sama lain dalam skala global.

Awal Mula Internet (Sejarah Internet versi singkat)

Ada banyak sekali poin penting dalam sejarah perkembangan internet. Namun pada kesempatan ini saya akan menyederhanakannya menjadi 5 milestone penting dahulu saja, berdasarkan apa yang telah di beritakan oleh CNET Australia. Milestone versi yang lebih kompleks akan saya terbitkan di tulisan selanjutnya :)

Kemunculan internet dimulai pada 1966, oleh ARPA (Advanced Research Project Agency – Salah satu divisi di departemen pertahanan U.S.) dengan ide yang sangat simpel: membuat jaringan komputer militer yang mampu bertukar data dari tempat yang jauh.

Di tahun 1969, ARPA dengan ARPANET-nya berhasil menghubungkan dua komputer di University of California, Los Angeles dan SRI International di Menlo Park, California. Hal ini lah yang menjadi salah satu embrio kelahiran internet.

Di tahun 1974, TCP/IP (Transmission Control Protocol/Internet Protocol) diperkenalkan dan menjadi sangat populer serta diterima di tahun 80-an. TCP/IP adalah standar komunikasi data yang digunakan untuk proses tukar-menukar data dalam jaringan internet. Sederhananya, TCP/IP adalah protokol/aturan yang digunakan bersama dalam mentransfer data dari satu komputer ke komputer lain dalam jaringan internet.

TCP/IP menggunakan skema pengalamatan yang disebut IP Adress. Satu skema yang memberikan satu alamat kepada satu mesin komputer, yang membuat data yang disimpan di dalamnya dapat diakses oleh komputer lain. Contoh IP Address: 205.116.008.044. Untuk lebih memahami tentang IP Adress, anda bisa artikel mengenai ip address di wikipedia

Pada Oktober 1984, sistem domain name (.com, .org, .gov, .edu, etc) diperkenalkan. Domain name adalah satu cara untuk membuat internet menjadi lebih mudah untuk di jelajahi. Sederhananya begini: Teknologi TCP/IP memberikan satu IP address untuk setiap komputer yang membuatnya dapat diakses oleh komputer lain. IP address ini terdiri dari beberapa deret angka, contohnya: 192.12.12.98 . Nah, domain name adalah satu usaha untuk membuat internet menjadi lebih manusiawi dengan cara menjadikan domain name sebagai “alias” dari IP address. Lebih mudah mengetikkan bloggingly.com daripada 192.12.12.98 kan? ;)

Juni 1987, format gambar gif ditemukan. GIF, atau graphic interchange format adalah salah satu format gambar digital yang relatif lebih efisien (karena ukurannya yang lebih kecil) daripada format gambar lain (misalnya, .JPEG) yang segera membuat internet menjadi lebih berwarna dengan berbagai gambar dalam format .gif.

November 1990, format World Wide Web atau www diperkenalkan oleh Tim Barners Lee, seorang karyawan CERN (Organisasi gabungan negara-negara eropa yang meneliti teknologi nuklir. Sudah baca Deception Point, novel karangan Dan Brown?).

Well, ini hal yang penting namun seringkali pemahaman kita kurang tepat: internet dan world wide web adalah dua hal yang berbeda. Internet adalah jaringan komputer yang terhubung dalam skala global, sedangkan world wide web adalah salah satu layanan internet yang berupa jaringan dokumen atau sumberdaya lain seperti audio, video atau gambar yang saling terhubung oleh hyperlink atau URL (Uniform Resource Locator – alamat web dokumen web yang anda ketikkan di address bar browser) yang ditransfer melalui jaringan internet melalui protokol HTTP (hypertext transfer protocol).

Jadi awalnya ada berbagai macam format pertukaran data antar komputer yang eksis di jaringan internet. Sialnya, terkadang antara satu format dengan format yang lain tidak kompatibel. Hal tersebutlah yang mendasari diciptakannya world wide web sebagai platform internet: untuk menyeragamkan format pertukaran data di internet.

FYI, Ada beberapa layanan lain selain world wide web yang “bernaung” di dalam internet: Gopher, E-Mail, IRC, dll.

Kelanjutan dari world wide web? Apa yang tengah anda jelajahi sekarang adalah kelanjutan pengembangan dari world wide web :)

Yap, itu dia tulisan pembuka mengenai blog: internet yang menjadi fondasi berdirinya blog. Pendapat, komentar, masukan, atau koreksi anda? Silahkan sampaikan melalui form komentar.

Enjoy! :D

Rujukan:

http://en.wikipedia.org/wiki/Internet
http://id.wikipedia.org/wiki/Internet
http://www.computerhistory.org/internet_history/
http://www.cnet.com.au/50-significant-moments-from-internet-history-339292301.htm
http://en.wikipedia.org/wiki/IP_address
http://id.wikipedia.org/wiki/Transmission_Control_Protocol/Internet_Protocol

7 komentar untuk post ini

Seperti yang sudah saya bahas kemarin mengenai jenis posting yang mendatangkan banyak traffic, Posting berjenis How To merupakan salah satu jenis posting yang paling banyak mendatangkan bannyak traffic.

Pada entri kali ini, kita akan mengupas tuntas jenis posting ini ;)

How to work better by markbarky

How to work better by markbarky

Definisi Posting How To

Posting How To : Sebuah entri pada blog yang tulisanya memandu pembaca untuk melakukan sesuatu.

Contoh : Tutorial Cepat dan Sederhana ( Langkah – Langkah ) Installasi Wordpress di Komputer Lokal Menggunakan XAMPP

FYI, posting how to dikenal juga dengan posting tutorial :)

Kelebihan Posting Berjenis How To

  1. Timeless ( dalam jangka waktu tertentu ) . Tidak perduli postingan anda terkubur di archive atau baru di posting, jika pengunjung membutuhkan pandauan cara melakukan sesuatu, posting anda masih relevan dengan kebutuhan mereka.
  2. SEO friendly. Biasanya tanpa disadari meta title dan headingnya padat kata kunci

Kedua faktor ini lah yang membuat posting berjenis how to mendatangkan banyak traffic ke blog anda : Tidak perduli apakah tulisan anda baru atau sudah lama, jika seseorang mencari mengenai “cara melakukan sesuatu” di Search Engine, karena faktor SEO yang entah disengaja atau tidak, halaman blog anda muncul di halaman pertama mesin pencari dan di kunjungi oleh pengunjung.

Kelemahan Posting Berjenis How To

  1. Sangat rawan di copy paste. Yep, entah dengan dalih publikasi ulang atau apapun, tulisan berjenis How To sangat sering di copy paste. Hmm, copy paste masih merupakan isu yang terus terjadi y?
  2. Postingan anda akan dikomentari bertubi – tubi dengan pengunjung yang tidak berhasil mengikuti langkah – langkah anda. :P
  3. Pengunjung yang datang bukan merupakan pengunjung berulang, melainkan pengunjung yang mencari tahu sesuatu. Selesai mereka mendapatkan apa yang mereka butuhkan, mereka akan meninggalkan anda. ;)

Cara Membuat Tulisan How To

Sebenarnya bukan “cara” yang benar – benar baku. Tidak ada cara menulis yang “benar” dan “salah“. Yang ada adalah cara membuat tulisan yang terbukti dan tidak. Apa yang saya tuliskan disini berdasarkan pengalaman pribadi membuat tulisan how to. Singkatnya, share pengalaman pribadi saja :

Tulis pengalaman How To yang anda sendiri lakukan.

mengapa? karena tulisan anda akan jadi lebih hidup dan nyata.
Saya mengaplikasikan hal ini secara sederhana : satu window untuk melakukan, dan satu notepad untuk menulis apa yang saya lakukan.

  1. Lakukan langkah 1
  2. pindah ke notepad lalu tulis apa yang saya lakukan.
  3. switch window lagi, lakukan langkah 2
  4. pindah ke notepad lagi lalu tulis langkah apa yang saya lakukan
  5. switch window lagi, lakukan langkah 3
  6. Begitu seterusnya hingga selesai.
  7. NOTE : Selipkan beberapa screenshot untuk lebih memperjelas

Sederhana kan? Saya pribadi hanya menuliskan langkah how to yang telah saya lakukan sebelumnya untuk menjaga kredibilitas. Masa menunjukan cara melakukan sesuatu sementara kita sendiri belum melakukan? ;)

Pendapat anda?

Enjoy! :D

4 komentar untuk post ini