Arsip Untuk Post Dengan Tag ‘Domain Name’

Pengelola Nama Domain Internet Indonesia

Dalam memilih nama domain untuk blog, beberapa blogger memilih untuk tidak menggunakan Top Level Domain (TLD) .com dan lebih memilih menggunakan Country Code Top Level Domain (ccTLD). Let’s say Matt Mullenweg dengan http://ma.tt (.tt merupakan ccTLD Trinidad & Tobago), Mas Koen dengan http://kun.co.ro (.ro merupakan ccTLD Romania) dan Firman Firdaus dengan http://daus.trala.la (.la merupakan ccTLD Laos).

Setidaknya ada tiga alasan mengapa ccTLD menjadi lebih menarik untuk digunakan dibandingkan TLD .com sekalipun:

Klik disini untuk membaca selengkapnya..

9 komentar untuk post ini

specificlabelling-actual

Niche blog adalah blog yang kontennya fokus membahas satu topik tertentu. Karena keterbatasan topiknya, membangun niche blog memiliki ’seni’-nya tersendiri yang berbeda dari membangun personal blog.

Apa saja tips – tips seputar membangun niche blog? Setelah pembahasan mengenai lima keuntungan membangun niche blog, berikut ini adalah tiga tips utama seputar ‘pembangunan niche blog’:
Klik disini untuk membaca selengkapnya..

8 komentar untuk post ini

 free-domain-name-registration from A. www.viajar24h.com

free-domain-name-registration from A. www.viajar24h.com

Nama domain adalah satu unsur yang vital bagi blog. Nama domain berfungsi sebagai alamat dan identitas blog.

  • Berfungsi sebagai alamat karena nama domain lah yang diketikkan di address bar browser ketika pengunjung hendak mengunjungi blog anda.
  • Berfungsi sebagai identitas karena nama domain adalah jawaban dari pertanyaan “apa nama blog anda?”.

In case tulisan saya yang berjudul “Tips dan panduan cara memilih nama blog” masih kurang membantu dalam memilih nama domain untuk blog anda, saya punya 26 tips tambahan untuk anda yang tengah mencari nama domain yang sesuai untuk blog anda. Here we go:

Klik disini untuk membaca selengkapnya..

14 komentar untuk post ini
Buy Domain Name

Buy Domain Name

Setelah memilih nama domain yang tepat untuk blog anda, selanjutnya yang perlu anda lakukan adalah membeli nama domain tersebut pada salah satu penyedia jasa hosting yang ada. Membeli sebuah domain bukan perkara yang sulit tetapi tak jarang juga anda akan menemukan beberapa problem. Salah satunya adalah tidak tersedia nama domain yang sudah anda pilih. Untuk itu buatlah list beberapa nama domain yang cocok untuk blog anda. Kemudian jangan lupa melakukan pengecekan ketersediaan nama domain yang telah anda pilih itu.

Biasanya setiap penyedia jasa web hosting dan nama domain mempunya cara tersendiri untuk mengecek ketersediaan nama domain. Contohnya saja IDwebhost.com langsung menyediakan satu tab pada halaman utamanya untuk mengecek ketersediaan nama domain yang anda inginkan. Berbeda dengan Qwords yang mengharuskan anda untuk mengakses halaman Check untuk mengecek ketersediaannya. Rata-rata sistem pengecekan ini menuju pada salah satu database IP address dunia seperti ARIN(American Registry for Internet Numbers).

Sebelum membeli nama domain yang sudah anda siapkan, ada baiknya anda memilih penyedia jasa hostingnya terlebih dahulu. Yang perlu anda perhatikan adalah:

  1. Kualitas dari jasa penyedia hosting. Cek beberapa testimonial dan jumlah client dari penyedia hosting tersebut, pastikan layanan yang diberikan tidak mengecewakan.
  2. Kesiapan support system. Periksa juga jika supportnya online 24 jam atau tidak. Ini menunjukkan kesiapan dari supportnya jika suatu waktu ada masalah yang terjadi.
  3. Test software hostingnya. Anda bisa mencoba cPanel Demo dan WebHost Demo dari masing-masing halaman utama penyedia jasa hosting.

Jika sudah mari kita beli nama domainnya.

Cara Membeli Nama Doamain:

Pada contoh kali ini saya akan menggunakan Qwords.com karena sudah pernah melakukan pembelian nama domain di Qwords.com

  1. Akses halaman Qwords.com
  2. Lalu pada Layanan Kami anda akan melihat Domain Name yang dengan latar orange di urutan terbawah.
  3. Ketika anda klik maka drop downnya akan keluar dan muncul pesan Alamat nama domain yang unik dan spesial hanya untuk anda. Bisa didaftarkan sampai 10 Tahun. Pilihan Extensi Banyak. Fasilitas Lengkap! Mulai Dari Rp. 125.000,-/Tahun. More>>. Klik lah More>>
  4. Lalu dibawah Anda Dapat Mencari Nama Domain yang Anda Kehendaki disini, ketik nama domain yang sudah anda pilih dengan extension domain sesuai keinginan anda. Dan klik Go
  5. Setelahnya anda akan melihat ketersediaan nama domain yang anda pilih. Jika tersedia maka akan berwarna hijau, jika tidak maka akan bertanda silang merah, dan jika yang muncul simbol lampu bertanda whois lookup error.
  6. Jika nama domain anda tersedia klik lah tombol Perbaharui Pilihan/Lanjutkan
  7. Selanjutnya anda tinggal memilih berapa tahun anda ingin membeli nama domain tersebut.
  8. Jika sudah kliklah tombol Checkout untuk membelinya.
  9. Lalu anda akan diarahkan untuk login jika anda sudah mempunyai akun login. Jika belum maka anda akan diminta mengisi form untuk membuat akun. Jika akun telah selesai dibuat maka selanjutnya anda akan mendapat email dari support Qword untuk melakukan pembayaran.
  10. Saya sarankan untuk melakukan transfer pembayaran agar lebih mudah. Jangan lupa untuk melaporkan ke support jika anda sudah melakukan pembayaran. Bisa lewat YM atau kirim email ke supportnya.
  11. Setelah konfirmasi berjalan lancar, maka anda akan mendapat email balasan jika domain yang anda beli sudah menjadi milik anda.

Voila! sampai disini anda telah membeli nama domain untuk blog anda. Tetapi belum cukup untuk membuat blog anda online. Selanjutnya lakukan sewa hostingnya.

Ada yang ingin anda tambahkan? Pendapat? Share pengalaman? Silahkan berdiskusi melalui form komentar.

Happy Blogging! :D

2 komentar untuk post ini

Domain Name Choice by Tyrone Shum

Domain Name Choice by Tyrone Shum

Memilih nama (untuk apapun, -termasuk untuk blog) adalah salah satu pekerjaan paling menyenangkan sekaligus paling menyebalkan. Alasannya sederhana: Nama mencerminkan identitas. Salah memilih nama berarti membiarkan identitas anda salah arah.

Dalam ruang lingkup blogging, memilih nama domain memiliki makna lebih dari sekedar memberikan identitas pada blog anda. Nama domain turut menentukan apakah blog anda akan dikunjungi oleh banyak (nama domain turut berpengaruh dalam search engine optimization, anyway) visitor atau tidak.

Memilih nama domain untuk blog anda seperti memilih nama untuk bayi anda, atau bisnis anda, atau mungkin ayam peliharan anda. Maka dari itu, saya beredar mencari referensi untuk topik ini dan mengkombinasikannya dengan pengalaman pribadi saya:

Tips Memilih Nama Domain Untuk Blog

Start with an end in mind (Stephen Covey’s 7 Habits). Ketahui tujuan blog anda, dan apa yang ingin anda capai melalui blog tersebut. Aturan berbeda berlaku untuk tujuan berbeda. Penamaan blog personal, corporate blog, dan niche blog yang membahas topik tertentu tentulah berbeda. Lebih detail lagi: ketahui apa yang hendak anda bahas melalui blog tersebut, seperti apa gaya menulis anda, siapa saja yang anda harapkan mengungjungi blog anda dan membaca tulisan anda.

Mengetahui sumber traffic blog anda. Merujuk pada Darren Rowse (ProBlogger), setidaknya ada tiga jenis sumber traffic (traffic source):

  1. Search Engine (Pengunjung datang melalui search engine seperti Google)
  2. Loyal Readers (Direct Traffic)
  3. Refferal Traffic (website lain yang me-link ke blog anda)

Ketiga jenis sumber traffic ini menciptakan tiga kategori bagaimana blogger pada umumnya menamai blog mereka:

  1. Penamaan blog yang mengandung keyword.
    Dalam perspektif SEO (Search Engine Optimization – terjemahan bebas: ilmu membuat halaman web anda tampil di halaman pertama hasil pencarian Google. Baca disini untuk lebih detailnya), nama domain turut mempengaruhi urutan munculnya halaman blog anda di SERP – Search Engine Page Result (Halaman hasil cari di search engine). Aplikasi dari hal ini: Jika blog anda berbicara mengenai photography, maka sertakan keyword photography dalam nama domain anda. Tralala! blog http://digital-photography-school.com/ muncul di halaman pertama google ketika anda mengetikkan keyword digital photography. Get what i mean? ;)
  2. Penamaan blog yang mengutamakan brand.
    Perduli amat dengan SEO, masih ada Social Media Marketing! nama adalah brand! Jika nama blog catchy, mudah diingat dan menggambarkan karakteristik dari blog, itu sudah cukup sebagai sebuah nama. Aplikasi dari konsep ini: http://navinot.com, http://boingboing.com, etc
  3. Kombinasi dari nama domain yang mengandung nama dan brandable.
    Cerdas kan? cari frase yang catchy dan mengandung kata kunci yang di targetkan, maka kedua keuntungan dari penamaan domain diatas turut diambil. Contoh dari aplikasi ini: http://problogger.net yang mengandung kata kunci blog, dan blogger. Anyway, http://bloggingly.com juga menggunakan cara penamaan seperti ini ;)

Berangkat dari poin kedua diatas, sekarang saatnya kita mulai brainstorming mencari nama domain untuk blog anda. Dalam menentukan nama domain, perhatikan hal-hal berikut:

  1. Cari nama domain yang mudah diingat
  2. Cari nama domain yang mudah diketik – agar pengunjung tidak salah mengetikkan alamat blog anda. Well,
  3. Buat nama domain anda sependek mungkin – agar mudah diketik dan mudah diingat.
  4. Hindari penggunaan angka – Jika seseorang mengatakan “satu tujuh puluh dot com”, bagaimana penulisannya? www.170.com atau www.satutujuhpuluh.com?
  5. Pertimbangkan apakah nama tersebut akan terus relevan untuk jangka panjang? Hindari lucu-lucuan dalam memilih nama domain, karena sering kali hal yang lucu sekarang tidak lagi lucu di masa mendatang.
  6. Hindari memilih nama blog yang memiliki unsur copyright. Hindari tuntutan hukum yang tidak perlu.

Tips diatas efisien baik untuk anda yang membeli domain atau menggunakan blog service seperti blogger atau wordpress.com. Namun jika anda berniat membeli domain name, ada tips tambahan:

  • Utamakan membeli TLD (top level domain) .com. Bagaimanapun, sudah terbentuk image bahwa yang namanya website yang umumnya berakhiran .com. Meskipun untuk beberapa hal seperti personal branding dan aktualisasi diri (menunjukkan keunikan diri), bisa juga menggunakan TLD yang aneh-aneh. http://ma.tt dan http://daus.trala.la contohnya

Dalam memilih nama domain, satu hal lagi yang patut diperhatikan dalam memilih domain: ketersediaan. Terkadang kita sudah menemukan nama yang sangat kena banget, namun apa daya ternyata sudah ada yang menggunakan nama domain tersebut. Dalam kasus seperti ini tipsnya hanya satu: Miliki banyak alternatif nama domain, kecuali anda punya dana banyak untuk membeli nama domain milik orang lain dari pemiliknya ;)

Ok, cukup teorinya. Sebagai tambahan untuk anda, pembaca bloggingly.com, saya sertakan pengalaman saya memilih nama domain bloggingly.com:

  1. Langkah pertama, menentukan tujuan. Saya menemukan bahwa blogging sebagai hal teknis, sosial dan kultural adalah sesuatu yang sangat menarik! Dan belum ada blog berbahasa indonesia yang menggarap topik ini dengan matang. Ok, saya memutuskan untuk membuat blog tentang blogging disitu.
  2. Lalu saya memutuskan untuk membahas tentang blogging. And for the sake of SEO and branding, saya menginginkan ada kata blogging di nama domain saya. Dan karena memutuskan untuk mengeksekusinya dengan serius, akhirnya saya memutuskan untuk menggunakan domain sendiri.
  3. Lalu saya mulai menuliskan berbagai alternatif nama. Mulai dari bloggingpath.com, bloggingleaf.com, bloggingline.com, dll
  4. Mengecek ketersediaan nama domain tersebut. Sebenarnya ada banyak tools untuk mengecek ketersediaan nama domain, namun saya sering menggunakan domain checker-nya idwebhost. Simple sih.
  5. Setelah banyak cek ketersediaan, akhirnya berakhir di bloggingly.com: unik, berkarakter, bermakna, simple, pendek, mudah dieja, mengandung kata kunci blog dan blogging, serta brandable.
  6. Beli domainnya! :D

That’s it. Langkah-langkah memilih nama domain untuk blog. Bagaimana dengan anda? Bagaimana pengalaman anda memilih nama domain untuk blog? ;)

Enjoy! :D

P.S.

kalau butuh rujukan lebih dalam memilih nama domain untuk blog anda, saya rekomendasikan link ini:

6 komentar untuk post ini

Domain Name by piestobis

Domain Name by piestobis

Domain Name adalah nama unik yang digunakan untuk mengidentifikasi server komputer di jaringan komputer yang tergabung dalam internet.

Berdasarkan artikel di wikipedia:

A domain name is an identification label to define a realm of administrative autonomy, authority, or control in the Internet, based on the Domain Name System (DNS).

Pada awal internet di kembangkan, satu sistem bernama IP address digunakan untuk memberikan alamat kepada masing-masing server yang tergabung ke dalam jaringan internet. IP Address ini berupa deretan angka. contohnya: 208.77.188.166. Jadi jika user internet hendak mengakses satu data di satu server, yang dia perli lakukan adalah mengakses server tersebut dengan mengetikkan alamat IP Address tersebut.

Namun seiring dengan laju perkembangan internet yang berkembang dengan sangat pesat, terjadi satu masalah: Pengalamatan dengan menggunakan IP Address dinilai kurang manusiawi. Kebanyakan orang kesulitan menghafal berdigit-digit angka seperti IP Address. Maka dari itu, munculah ide untuk memberikan alias menggunakan alfabet yang lebih manusiawi dan mudah dihafal dari pada pengalamatan menggunakan IP Address yang kurang manusiawi.

Contoh:

IP Address dari satu server adalah 208.77.188.166. karena mengetikkan berdigit-digit angka seperti itu kurang manusiawi, maka dibuatlah domain name www.example.com sebagai alias dari 208.77.188.166. Siapapun yang mengakses www.example.com, secara otomatis akan diarahkan ke server yang beralamat di 208.77.188.166.

Kesimpulannya:

Domain Name (Nama domain) adalah nama unik yang digunakan sebagai alias dari satu alamat IP server. Ketika kita mengakses satu domain name, secara otomatis kita mengakses satu server dengan satu IP Address tertentu yang di alamatkan oleh domain tersebut.

Beberapa Istilah seputar domain:

  • Top Level Domain – bagian paling belakang dari sebuah domain name
  • Second Level Domain – Bagian setelah Top Level Domain
  • Subdomain - domain yang menjadi bagian dari domain yang lebih besar

Untuk ketiga istilah diatas, paling mudah dengan menggunakan contoh langsung:

www.list.bloggingly.com

  • com adalah Top Level Domain
  • bloggingly adalah Second Level Domain
  • list adalah subdomain

Yap, saya rasa demikian dulu perkenalan dengan domain name. Untuk lebih jelasnya, anda bisa membaca halaman wikipedia mengenai domain name:

http://en.wikipedia.org/wiki/Domain_name

Ada yang ingin anda tambahkan? Pendapat? Share pengalaman? Silahkan berdiskusi melalui form komentar.

Enjoy! :D

3 komentar untuk post ini