Arsip Untuk Post Dengan Tag ‘Feed’

Web 2.0 Workshop Sneak Preview: What is RSS? by Inju

Web 2.0 Workshop Sneak Preview: What is RSS? by Inju

Mungkin bagi sebagian anda sudah pernah mendengar istilah blog aggregator tentu tidak akan bertanya lagi apa itu blog aggregator. Tapi bagi yang belum mengetahuinya mungkin akan saya jelaskan sedikit melalui tulisan ini.

Apa Itu Blog Aggregator?

Ya, blog aggregator adalah salah satu jenis blog yang isinya mengaggregate artikel atau tulisan dari blog lain yang dirasa dan dianggap akan berguna bagi pembacanya. Mungkin anda sudah mengetahui teknologi sindikasi halaman blog yang dapat meringkas isi artikel blog ke dalam bentuk feed atau atom sehingga mempermudah anda untuk membacanya dari feed reader anda. Lantas apa bedanya dengan berlangganan feed langsung dari blog yang anda favoritkan?

Klik disini untuk membaca selengkapnya..

9 komentar untuk post ini

Beberapa pekan yang lalu saya sempat men-share mengenai bagaimana cara mengimport tulisan dari feed blog ke facebook notes. Yah, memperbesar cakupan audience lah :)

Masalahnya sekarang adalah, kita hanya bisa mengimport satu feed saja ke facebook notes. Bagaimana jika kita memiliki lebih dari satu blog? Contohnya, saya memiliki dua blog: http://fikrirasyid.com yang berisi personal thoughts dan pengembangan diri dan http://bloggingly.com yang merupakan niche blog.

Jawabannya: Dengan Mirror Blog Application.

Saya mengimport feed blog pribadi saya ke facebook menggunakan facebook notes (karena facebook lebih ke personal, jadi yang saya tampilkan sisi personal saya :) ). Nah, untuk bloggingly, saya install mirror blog application, add feed bloggingly, lalu munculkan feed tersebut di sidebar profile. Bisa juga di tab info profile :)

Mudah kan? ;)

Sebenarnya, Mirror Blog Application juga bisa digunakan untuk menulis posting blog via facebook. Namun karena mengharuskan kita mensave username dan password, saya menjadi tidak nyaman karenanya dan tidak menggunakannya. :)

Tertarik menggunakannya? Klik disini untuk mengakses halaman mirror blog application. Di kanan atas ada button add application. Tekan, lalu ikuti saja langkah2 berikutnya :) Yang perlu di perhatikan, di langkah pertama anda akan diminta mensetting apa yang anda inginkan: Sudah memiliki blog, Membuat Blog Baru, atau hanya mengimport feed blog saja (in english tentunya). Pilih yang hanya mengimport blog saja, lalu ikuti langkah selanjutnya.

Anyway, apakah ada yang sudah menggunakannya? Yang sudah menggunakan mirror blog application, share pengalamannya donk :D

Enjoy! :D

23 komentar untuk post ini
facebook

facebook

Beberapa saat yang lalu saya membuat tulisan mengenai komparasi google vs facebook. Salah satunya adalah mengenai facebook notes yang menyerupai fitur blogging ( plus fitur tagging yang menjadi kelebihan facebook ). Kalau bicara dari sisi komparasi facebook – google nya, facebook notes ini seperti blogger-nya google lah. Anda bisa menuliskan apa yang menjadi pikiran anda, di publikasi via facebook notes, dan teman – teman anda bisa membaca dan mengomentarinya.

Mirip blog kan? kecuali kategorisasi dan tagging nya :)

Meskipun di satu sisi facebook notes ini memiliki kekurangan, yaitu tertutupnya konten yang hanya bisa diakses oleh lingkungan jaringan pertemanan anda, namun facebook notes ini juga memiliki beberapa kelebihan : keintiman. Teman anda yang membaca facebook notes tahu dengan jelas bahwa penulis notes tersebut adalah anda. Sedikit berbeda dengan blog yang terkadang anonim.

Sekarang masalahnya adalah : Anda lebih memilih mempublikasikan pemikiran anda via blog karena blog lebih terbuka dan dapat diakses oleh siapa saja. Namun disisi lain, anda juga ingin agar entri blog anda itu di ketahui oleh beberapa teman anda yang tidak familiar dengan blogging dan Feed reader, namun senang berlama – lama di facebook. Apa yang harus dilakukan? Apakah anda harus menulis & mempublikasikan ulang apa yang anda tulis di blog ke dalam facebook notes?

Tidak Perlu. Import Feed Blog anda ke facebook notes saja.

Cara mengimport feed blog ke facebook notes pun sangat sederhana :

  1. Login ke facebook account anda
  2. Melalui application menu di bawah, buka notes application
  3. Cari link import a blog di sidebar sebelah kanan. Klik link itu.
  4. Di kolom form Web URL, tuliskan alamat feed lengkap anda. Contoh : http://feeds.feedburner.com/Bloggingly
  5. Centang checkbox di bawahnya sebagai tanda bahwa feed blog yang anda import adalah feed blog anda.

    CATATAN : Anda hanya diizinkan mengimport feed blog milik anda, dan anda hanya diizinkan mengimport satu feed saja.

  6. Klik Start Importing.
  7. Voila! Sekarang, setiap entri yang anda publikasikan di blog anda akan muncul juga di facebook sebagai notes.

Yay, kini teman – teman anda yang tidak familiar dengan blog anda dan RSS Feed bisa membaca pemikiran anda juga :)

Enjoy! :D

10 komentar untuk post ini
Brickshelf RSS feed by teikjoon

Brickshelf RSS feed by teikjoon

RSS Feed. Sebuah pedang bermata dua.

RSS Feed membuat aktifitas membaca konten menjadi lebih mudah. Feed membuat anda tidak perlu lagi terus bulak – balik mengunjungi blog favorit anda hanya untuk menantikan upadte entri terbaru. Cukup langganan Feednya di Feed Reader anda, dan setiap kali blog tersebut mengupdate konten, anda dapat membacanya di Feed Reader anda.

Di satu sisi, Feed membuat segalanya menjadi mudah. Di sisi lain, membuat segalanya menjadi sulit. Terutama untuk blog yang “menjual” banner. Logika sederhana : Jika konten di cukup diakses melalui feed, siapa yang akan mengunjungi blog dan “melihat” banner? Siapa yang akan memasang banner?

Feed Setting : Sebagian dan Semuanya

Dua sisi feed tersebut akhirnya menciptakan dua golongan : Mereka yang menyediakan feed penuh ( Full Text ) untuk kontennya, dan mereka yang hanya menerbitkan feed “separuh” ( Parsial ) saja.

Mengapa Sebagian ( Parsial )?

Terbitkan feed sebagian, dengan harapan pelanggan feed mengetahui ada upadate terbaru dan akan mengunjungi blog ketika mengetahui ada update terbaru.

Masalahnya adalah, tidak sesederhana itu. Tidak semua “preview” blog anda yang terbitkan via feed akan membuat pelanggan feed mengunjungi blog anda demi membaca keseluruhan feed. Sederhananya, hal ini dilakukan demi pageviews. Namun hampir dapat dipastikan bahwa setiap pengguna feed reader men-subscribe banyak feed. Kondisi tersebut membuat mereka hanya membaca topik yang menarik untuk mereka, atau yang menyediakan full feed sekalian.

Untuk anda yang menerbitkan feed secara parsial, coba lihat stat blog anda. Berapa banyak yang di refferer via Feed Reader?

Mengapa Semuanya ( Full Text )?

Alasan saya disini sangat subjektif. Saya percaya satu prinsip sederhana : You get what you give. Anda dapat apa yang anda beri. Semakin banyak anda memberi, semakin banyak anda menerima. Orang yang takut memberi, rezekinya agak seret. :P

Dalam pandangan saya, menerbitkan feed secara parsial dapat diartikan bahwa kita takut kehilangan pageviews karena adanya feed : Orang tidak akan mengunjungi lagi blog kita karena mereka sudah membaca konten via feed. Well, takut memberi mengakibatkan tidak memberi. Tidak memberi mengakibatkan tidak menerima.

Padahal jika diperhatikan, memberi feed secara sebagian saja juga tidak membuat pengunjung SELALU datang kembali HANYA untuk membaga keseluruhan post anda kan? Kecuali post anda sangat menarik. Selanjutnya, perhatikan kenyataan bahwa KEBANYAKAN blog dengan feed reader banyak selalu memberikan keseluruhan konten di feednya.

Coba pertimbangkan : Anggaplah anda mendisitribusikan feed secara separuh, lalu di saat anda menerbitkan feed, ternyata topik anda SEDANG kurang menarik bagi pelanggan feed anda. Efeknya? Sudah tentu mereka tidak akan melihat keseluruhan tulisan anda di blog. Tidak menghasilkan pageviews juga. Mengapa tidak terbitkan secara full feed saja sekalian? Sama – sama tidak menghasilkan pageviews, namun setidaknya tulisan anda dibaca oleh pelanggan feed anda.

Setidaknya tulisan anda ada yang membaca kan? ;)

Kesimpulan : Berikan Feed Sebagian Atau Semuanya? Kali ini saya memilih semuanya.

Yap, terbitkan saja semuanya. sebelumnya konten feed bloggingly hanya parsial. Dan hasilnya? sekitar 50 subscriber setelah 4 bulan update setiap hari. Sekarang mari kita rubah kebijakan dan lihat hasilnya.

Tertarik Menerapkan Hal Serupa?

Untuk anda pengguna wordpress, pastikan setting feed anda full text.

SETTINGS > READING > for each article in a feed, show : Full Text

Pengguna Blogspot :

Pengaturan > Feed Situs > Izinkan Feed Blog : Penuh

Bagaimana pendapat anda?

Enjoy! :D

P.S :

IMHO, sebenarnya menerbitkan feed dengan Full tetap berpotensi menghasilkan pageviews, jika postingan anda cukup menarik untuk di komentari atau di bookmarks ;)

5 komentar untuk post ini
Feedburner, by mantis1

Feedburner, by mantis1

Memindahkan Account Feedburner? Mengapa? Karena anda memang harus memindahkannya. Di halaman FAQ feedburner, di sebutkan bahwa Google merencanakan untuk memindahkan semua feedburner account ke Google Account paling lambat hingga 28 februari 2009, agar memudahkan integrasi antara feedburner dan layanan google lainnya, seperti Adsense for feed. Jadi? Mari kita pindahkan Account Feedburner anda ke Google Account. Ikuti post ini untuk mengetahui caranya.

NOTE : diasumsikan bahwa anda sudah mem-burn feed blog anda via feedburner, dan sudah memiliki Google Account. Jika anda sudah memiliki Account di salah satu layanan Google ( Gmail, Google Reader, Google Analytics, etc ) berarti anda sudah memiliki Google Account. Belum punya Google Account? Sign up disini

Ini dia langkah memindahkan Account Feedburner ke Google Account :

  1. Log in ke Google Account Anda
  2. Sign in ke feedburner
  3. Lihat di bagian atas dashboard feedburner. Klik Move Your Account Now
  4. Terdapat tiga pilihan :
    Stay signed in as googleaccountanda@gmail.com
    (menggabungkannya dengan google account sedang login),
    Sign in to another Google Account
    ( memindahkannya ke Google Account lain ),
    dan Create a new Google account ( Membuat Google Account baru ).
    Seperti asumsi diatas, pilih Stay signed as googleaccountanda@gmail.com dan klik Next
  5. Sekarang anda mendapatkan halaman notifikasi ala “are you sure”. Jika datanya sudah benar, klik Move Feeds
  6. Yep, sudah selesai! Sekarang account feedburner anda sudah dipindahkan ke Google Account anda. Sebuah e-mail notifikasi akan dikirim ke account Gmail anda

kini alamat feed anda telah dipindahkan ke alaman baru : http://feeds2.feedburner.com/NamaFeed . Jika anda mengalihkan feed blog anda ke feedburner menggunakan plugin feedsmith, sebaiknya anda mengedit alamat feed anda, meski di e-mail notifikasinya Google menginformasikan bahwa semua feeds yang telah ada akan di redirect secara otomatis. Jika anda menemukan feedcount anda menjadi 0 seharian ini, jangan panik! Memang dibutuhkan hingga 1 pekan untuk mengembalikan data stat ke account baru.

Enjoy! :D

P.S.

Sekaligus pemberitahuan, silahkan update alamat feed bloggingly ke http://feeds2.feedburner.com/Bloggingly

7 komentar untuk post ini